Selasa, Agustus 20, 2019
alasaniduladha
Artikel
PEMRED

PEMRED

 

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Kepastian Desa Lalos dan Desa Kalangkangan bakal jadi Desa Binaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Tolitoli.
 
Hal itu diungkap Kabid Pemdes Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Tolitoli, Ramli Mukarram, ST., MSi., saat ditemui di sela pertemuan pihaknya dan BPJS Ketenagakerjaan dengan Kades Lalos serta Kades Kalangkangan di Warkop Buya, Selasa (20/8/2019).
 
Pertemuan itu membahas kesiapan Dua Desa tersebut di Kecamatan Galang untuk bisa bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan louncing program jaminan sosial ketenagakerjaan.
 
Sebelumnya menurut Ramli, pihak BPJS ketenagakerjaan sudah menghadap Sekretaris Kabupaten Tolitoli, Drs. H. Mukaddis Syamsuddin, MSi., dan telah mendisposisi hal tersebut ke Dinasnya untuk ditindak lanjuti.
 
"Ini kami ketemukan pak Kades Lalos dan pak Kades Kalangkangan dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk pembicaraan lanjut mengenai kerjasama untuk penetapan Lalos dan Kalangkangan jadi desa binaan," ujar Ramli.
 
Sementara itu ditempat yang sama, Kepala kantor perintis BPJS ketenagakerjaan wilayah Tolitoli - Buol, Andi Ilham Akbar kepada alasannews.com mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan serangkaian bentuk kerja sama yang telah terjalin dengan Pemda Tolitoli.
 
"Tadi baru menghadap pak Sekab, dan beliau sudah memberi arahan untuk berkoordinasi dengan pihak terkait. Setelah koordinasi dengan DPMD, kami temui Kades Lalos dan Kades Kalangkangan di sini," terang Andi Ilham.
 
Dalam pertemuan itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan itu menguraikan beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi kedua desa. Sekaligus menjelaskan bentuk kerja sama serta hal yang menjadi komitmen BPJS Ketenagakerjaan.   
 
"Desa yang kita tetapkan tentu saja yang sudah menjadi peserta program jaminansosial ketenagakerjaan dan menyatakan kesediaan," ujarnya Andi Ilham.
 
"Kami luncurkan semacam branding di desa sasaran dengan berbagai bentuk yang sifatnya mensosialisasikan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dan itu kami siapkan anggaran sesuai ketentuan kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan," lanjutnya.
 
Merespon rencana kerja sama itu, Kades Lalos, Sudjono G. Darus menyambut dengan terbuka. Pihaknya sangat berterimakasih dan segera memenuhi semua yang menjadi persyaratan.
 
"Segera kami tindak lanjuti ini, apalagi kan Pemda sudah memberi arahan. Kepesertaan kami juga sudah berproses sekarang," imbuh Sudjono.
 
Moh. Djahir, Kades Kalangkangan yang hadir pertemuan tersebut, senada dengan Sudjono G. Darus. Menurutnya program itusangat baik dan menguntungkan aparatnya.
 
"Kalau perlu semua Kadus juga saya upayakan bisa ikut program jaminan sosial ketenagakerjaan ini," ujarnya menimpali pembicaraan saat itu...... (Ma'ruf Asli)

 

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Jabatan Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polres Tolitoli diserahterimakan hari ini di Mapolres Tolitoli, Senin (19/8/2019)
 
Pejabat tersebut yakni AKP Esti Prasetyo Hadi SH., SIK., selaku Kasat Reskrim Tolotoli, pindah jadi Kasat Reskrim Polres Kota Palu. Ia digantikan pejabat baru AKP Bara Libra Sagita, SIK. 
 
Sedangkan Kasat Lantas Polres Tolitoli AKP I Nyoman Raka Arya Wiyasa, SH yang pindah tugas ke Polres Morowali diganti pejabat baru AKP I Dewa Made Arda Dwi Alit Sukardi, SIK.
 
Dua perwira pejabat baru Polres Tolitoli, AKP. Bara Libra Sagita, SIK., yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Donggala dan AKP. Bara Libra Sagita, SIK yang sebelumnya Kasat Lantas Polres Kota Palu, disambut dengan upacara Sertijab yang dipimpin langsung Kapolres Tolitoli AKBP. Hendro Purwoko, SIK., MH.
 
Acara berlangsung di Aula Jananuraga Polres Tolitoli dihadiri Waka Polres Tolitoli Kompol. M. Nur Asjik, S.Sos., para Kabag, Kasat, Kapolsek, Perwira, dan Bintara Polres Tolitoli. 
 
Sertijab itu dihadiri juga Ibu Kapolres selaku Ketua Bhayangkari Cabang Tolitoli beserta jajaran pengurusnya.
 
Hadirnya Kasat Reskrim dan Kasat Lantas baru ini diharapkan bisa menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
 
 
Kapolres Tolitoli, AKBP. Hendro Purwoko SIK., MH., ketika dikonfirmasi Senin sore, optimis dua pejabat baru di bawah kepemimpinannya bisa bekerja maksimal.
 
Selaku Kapolres, Hendro Purwoko berharap prestasi yang sudah di capai pejabat lama agar diperthankan dan ditingkatkan.
 
"PR yang belum selesai, agar diselesaikan dan tentunya berinovasi atau berkreasi untuk kelola dan menjaga kamtibmas tetap kondusif," ujar perwira dua melati itu.
 
"Semoga kehadiran pejabat baru akan membuat warna baru di polres Tolitoli," sambungnya.
 
 
Tentu saja masih ada sejumlah 'warisan' pejabat sebelumnya pada ranah Reskrim yang belum sempat diselesaikan. 
 
Tercatat misalnya kasus hutan mangrove Lingadan, kasus reklamasi, tambang liar, kasus pembuangan bayi, kasus pembunuhan di Dampal Selatan yang masih menyisakan seorang pelaku berstatus DPO.
 
Hal yang sama pada ranah Lantas Polres Tolitoli. Perlu terus ditekannya kasus laka lantas yang mana sebelumnya telah memperlihatkan penurunan angka lakalantas di Tolitoli. 
 
Demikian pula menyangkut balapan liar dan kebut-kebutan anak muda dibeberapa titik dalam kota perlu terus ditangani dan dicarikan solusia yang baik. Anak muda perlu tersalurkan bakatnya namun tidak boleh meresahkan warga sekaligus membahayakan keselamatannya.
 
Semuanya tentu memerlukan penanganan yang kreatif dan tidak melahirkan persoalan baru sebagaimana dimaksud Kapolres Tolitoli dan juga harapan  masyarakat Toltoli.
 
Kepada pejabat lama, ucapan terimakasih dan selamat bertugas ditempat pengabdian yang baru......(Ma'ruf Asli)

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019 di Tolitoli selain secara formal terpusat di Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan, ada juga dilaksanakan secara khusus kalangan terbatas.

 
Sekitar pukul 07.30, peringatan HUT RI ke-74 diselenggarakan oleh pimpinan dan staf kantor Badan Pertanahan Tolitoli dalam bentuk pengibaran bendera merah putih di halaman kantornya.
 
Kesibukan di Kantor yang berada di Jalan Samratulangi Kelurahan Tuweley itu, tidak biasanya. Ada penampakan lain Sabtu pagi (17/8/2019).
 
Peserta yang hadir dalam barisan upacara tidak menggunakan seragam kantor, korpri atau sejenisnya. 
 
Sebaliknya setiap peserta yang hadir berpakaian adat yang  menggambarkan adat daerah.nusantara.
 
Ya, ruapanya pegawai BPN Tolitoli memperingati hari kemerdekaan RI ke-74 dengan konsep Bhinneka Tunggal Ika yang menghadirkan sejumlah pakaian adat dari beberapa daerah di tanah air. Antara lain pakaian adat Bugis. Tolitoli, Buol dan Jawa.
 
 
Informasi yang diperoleh dari keterangan sekuriti yang mengamankan jalannya acara tersebut, mengatakan kebijakan pimpinan kantor untuk penggunaan pakaian adat Nusantara itu.
 
"Itu kebijkan pimpinan pak," singkat sang sekuriti yang jaga pintu pagar kantor.
 
Saat itu nampak prosesi upacara sedang dimulai. Lengkap dengan petuas-petugas upacaranya mulai dari komandan upacara, inspektur upacara dan petugas pembacaan teks proklamasi.
 
Informasi dari keterangan sekuriti mengatakan upacara itu sengaja dibuat pagi karena pimpinan kantornya akan hadir juga dalam upacara jelang detik-detik proklamasi di Lapangan Tamkot GMB Tolitoli........(Ma'ruf)
 
 
 
Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, H. Rustan Rewa, SP., MP., lakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap perkembangan tanaman padi masyarakat di Desa Kalangkangan Kecamatan Galang.
 
 
Monev itu dilakukan pada Minggu (19/8/2019) dengan turun langsung ke sawah bersama kelompok tani.
 
Kesempatan itu menurut Kadis TPH, sekaligus untuk mengetahui secara dekat kegiatan persawahan para petani di daerah ini.
 
Berdasarkan rilis yang diterima redaksi alasannews.com, hasil monev langsung oleh Kadis, memperlihatkan  perkembangan yang menggembirakan. Pihaknya yakin target-target capaian akan diraih dengan baik.
 
"Bagus pertumbuhan nya dan perkiraan hasilnya meningkat," ungkap Rustan Rewa dalam pesan singkatnya via WhatsApp.
 
Lebih lanjut menurut Kadis Rustan Rewa dalam rilisnya diterima redaksi Alasannews.com sore tadi,  optimisme peningkatan itu setelah pihaknya mengevaluasi langsung hasil perlakuan petani dengan perawatan yang baik dan penggunaan pupuk cair yang diberikannya kepada petani secara cuma-cuma.
 
"Karena pake pupuk cair aminosong. Pupuk itu tadi telah saya bagikan kepada petani secara gratis," tulisnya dalam rilis itu..
 
"Bagi petani yang betul mau maju dan berkembang produksinya bisa lebih meningkat. Bahkan hingga 30 %," terangnya........(Mrf)
 
Dini Azizah Larasati dan Nunung Nurhidayani, pembawa bendera saat upacara pengibaran dan penurunan bendera  pada peringatan HUT RI 74, Sabtu 17 Agustus 2019 di Lapangan Taman Kota Gaukan Mohammad Bantilan Tolitoli. 
 
Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Pelaksanaan upacara pengibaran bendera merah putih dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke -74 pada tanggal 17 Agustus kemarin, berjalan lancar dan sesuai harapan. Demikian pula saat prosesi penurunan bendera pada sore harinya.
 
Kesuksean itu lahir dari kerja sama dan kekompakan yang terbangun saat latihan yang tekun dan tak kenal lelah selama 4 bulan sebelumnya. 
 
Masing-masing anggota pasukan pengibar bendera memiliki tanggung jawab yang besar sesuai perannya. 
 
Namun setiap perhelatan agenda tahunan nasional itu, pusat perhatian seluruh yang hadir tertuju pada sosok pembawa bendera.
 
Bagi yang bertugas membawa bendera baik saat pengibaran pagi hari maupun penurunan sore harinya, butuh kemampuan ekstra dari sisi kesiapan mentalnya.
 
Adalah Dini Azizah Larasati, Pelajar Siswi Kelas XI IPA 3 SMA Negeri 3 Tolitoli yang bertugas membawa baki naik ke podium utama menjemput duplikat bendera pusaka. Usai menerima bendera dari inspektur upacara yang juga Wakil Bupati Tolitoli,  lalu bergabung dengan pasukan lainnya menuju tiang pengibaran. 
 
 
 
Dini, putri tunggal pasangan Sofiyudin, SH. dan Sumarni, SKM. itu mampu mengalahkan rasa groginya hingga sukses menyelesaikan tugas berat yang dipercayakan padanya.
 
Sama halnya yang dialami Nunung Nurhidayani, Pelajar Siswi Kelas XI Madrasah Aliyah Alkhairat Kalangkangan ini mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Menurunkan bendera bersama pasukan penggerek bendera lalu mengantarnya ke podium utama dan diserahkan kepada Wakil Bupati selaku Inspektur Upacara.
 
Beban psikologis yang diterima Nunung tidak lebih ringan dari apa yang dialami Dini. Putri dari pasangan orang tua yang keduanya berprofesi guru, Abdul Kadir S. SPd. , dan Ernawaty,  SPd., ini mampu menghalaurasa nerfes dan keragu-raguannyaku dan menuntaskan tugasnya dengan sukses.
 
Ditemui kedua siswi inspiratif ini saat bersantai dengan rekannya sesama Paskibraka di Lobby Hotel Dini fitri Tolitoli, Sabtu malam (17/8/2019), mengungkapkan rasa bangga dan senangnya sukses melaksanakan tugas.
 
Keduanya mengaku senang dan ber terimakasih atas bimbingan para pelatih yang dengan frofesioral menjalankan tugasnya.
 
Ungkapan kedua siswa ini diangguki  H. Ukkas, selaku Pelatih yang juga Ketua Purna Paskibraka Indonesia  (PPI) Tolitoli yang hadir saat wawancara berlansung.
 
Saat ditanya proses awal dan motivasi mengikuti perekrutan pasukan pengibar bendera,  baik Dini maupun Nunung mengaku karena keinginnanya menjadi anggota Polisi Wanita  (Polwan) setelah tamat SLTA.
 
Mereka mengaku proaktif mencari tahu proses pendaftaran dan mengikutinya hingga terpilih dan ikut latihan selama 4 Bulan.
 
 
Berikut profil Dini dan Nunung
 
 
Dini Azizah Larasati 
 
Sekolah:  SMA NEGERI 3 Tolitoli 
Kelas: XI IPA 3 
Orang tua:
Ayah : Sofiyudin, SH. (Anggota Polri)
Ibu    : Sumarni, SKM. (PNS/Bidan)
Kelahiran : Jakarta, 23 Januari 2004
Cita-cita: Polwan / Dokter
 
 
Nunung Nurhidayani

Sekolah: Madrasah Aliyah Alkhairat Kalangkangan Kelas : XI
Orang Tua: 
Ayah : Abd. Kadir S. SPd.  (Kepala Sekolah)
Ibu.    : Ernawaty, SPd. 
Alamat : Jl. Bandar Udara Ginunggung.
Kelahiran : Tolitoli,  15 Februari 2005
Cita-cita :  Polwan / Dokter
 
Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Kapolres Tolitoli AKBP Hendro Purwoko, SIK., MH.,  menghadiri upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 Tanggal 17 Agustus 2019, Sabtu pagi.
 
Pada Pengibaran Bendera Merah Putih yang  dipimpin Wakil Bupati Tolitoli H. Abd Rahman H. Budding itu,  Kapolres hadir bersama unsur Forkopimda Tolitoli, Sekertaris Kabupaten Tolitoli, Drs. Mukaddis Syamsuddin, MSi., Staf Ahli Bupati,  Para Asisten Setdakab Tolitoli dan para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemda Tolitoli. 
 
Sementara peserta upacaranya terdiri dari personil  TNI, Polri, Satuan Pemadam Kebakaran BPBD, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Mahasiswa, Pramuka, Pelajar SLTA dan SLTP serta Aparatur Sipil Negara Kabupaten Tolitoli. 
 
 
Unsur Forkopimda yang hadir bersama Kapolres Tolitoli dalam Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih tersebut yaitu Dandim 1305/BT, Danlanal, Kajari, Ketuan Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama dan Ketua DPRD Tolitoli. Selain itu hadir juga para Pejabat Utama Polres Tolitoli. 
 
Komandan upacara pada pengibaran Bendera Merah Putih ini adalah Letda Laut (k) Evenetus Longginus dan Kanit Pidsus Polres Tolitoli Ipda Salman sebagai pemimpin pasukan pengibar benderanya. 
 
Usai upacara pengibaran bendera, Kapolres Tolitoli didaulat memberikan hadiah kepada para pemenang pertandingan tenis lapangan yang digelar oleh pemerintah Kabupaten Tolitoli dalam memeriahkan HUT RI ke-74...... (Redaksi)
 
Sumber: Tribratanews Polres Tolitoli
 
Regu Gerak Jalan perwakilan Ibu PKK Desa Ogowele Buga saat mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 74 di Tinabogan, 17 Agustus 2019
 
Alasannews.com, Dondo, Tolitoli-Sulteng | Peringatan HUT Kemerdekaan RI yang ke 74 tahun, turut dimeriahkan masyarakat kecamatan Dondo dengan berbagai kegiatan. Salah satunya yang menarik  perhatian adalah lomba gerak jalan.
 
Kegiatan lomba gerak jalan yang melibatkan ibu-ibu PKK dari semua desa sekecamatan Dondo itu dipusatkan di ibu kota kecamatan, Lapqngan Desa Tinabogan, SAbdullah sore (17/8/2019).
 
Pelaksanaan lomba di mulai jam 14:30 siang hari. Pelepasan pserta dengan titik star dri lapangan ogogilli dn finish di lapangan Tinabogan. 
 
 
Selain ibu PKK, turut ambil bagian wakil dari masing-masing desa, .Staf pegawai RSU. Hj. Zusai dah Bantilan Malala dan Siswa SMA.SMK serta security mitra Polri.
 
Sementara untuk Tim juri yang dilibatkan dalam penilaian lomba berasal dari pegawai kecamatan, Koramill Dondo dari unsur TNI  dan Polsek Dondo dari unsur Polri. 
 
 
Pantauan awak media Alasannews.com saat kegiatan berlqnsung, nampqk eeserta sangat antusias dan bersemangat. Terlihat juga kekompakan  melakukan gerak jalan sambil melakukan atraksi yang membuat  penonton bersorak. Atraksi itu semakin variatif  di depan juri penilai. 
 
Sepanjang lintasan, warga cukup antusias turun ke bahu jalan menyaksikan kegiatan yang ada setahun sekali itu.
 
 
"Senang limannya.  Jarang-jarang terjadi," kata salah seorang warga yang menyaksikan tim gerak jalan yang melintasi di depan rumahnya.
 
Untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiata, pihak ke polisian mengawal jalannya lomba dri mulai star sampai finish. Demikian pula 1 unit ambulance disiagakan beserta tim medis untuk evakuasinformasi jika ada yang butuh penanganan medis.
 
Kegiatan lomba gerak jalan itu berakhir di Tinabogan skligus langsung mengikuti upacara penurunan bendera merah putih...... (Hasbi AR)

 Sekda Tolitoli, Drs Mukaddis Syamsuddin, MSi  foto bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Buol,  Andi Ilham Akbar dan Kepala DPMD, Moh.  Zikron, SH, MSi., serta Kades Ogosifat, Kades Kongkomos dan Kades Lantapan  saat penyerahan secara simbolis Sertifikat dan kartu BPJS Ketenagakerjaan di Lapangan Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke -74

Alasannews.comel,  Tolitoli-Sulteng | Pada peringatan HUT RI ke -74, Pemda Tolitoli bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan program perlindungan kepada para Kepala Desa dan Aparatnya.
 
Penyerahan secara simbolis Sertifikat kepesertaan dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Aparat Desa diserahkan oleh Sekda Tolitoli, Drs. H. Mukaddis Syamsuddin, MSi didampingi Kepala DPMD Tolitoli, Moh. Zikron, SH., MSi., serta Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS wilayah Tolitoli Buol, Andi Ilham Akbar di Lapangan Taman Kota Gaukan Mohamemada Bantilan serangkaian peringatan HUT RI 74, Sabtu  (17/8/2019).
 
Penerima sertifikat dan kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Kades dan Aparatnya diwakili Kades Ogosifat, Kades Kongkomos dan kades Lantapan. 
 
Ditemui usai penyerahan kartu secara Simbolis itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Moh. Zikron, SH., MSI., mengatakan pihaknya mendorong agar seluruh Kades dan Aparatnya Desa yang ada di Tolitoli mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. 
 
"Itu tidak memberatkan dan memang hak mereka juga. Kasihan mereka menjalankan tugas penuh resiko. Kalau ada apa-apa mereka tidak perlu risau karena sudah ada perlindungan kesehatan dan lainnya," ujarnya.
 
 
Program perlindungan dari BPJS untuk aparat desa itu  merupakan hasil MoU antara Pemda Tolitoli dan BPJS Ketenagakerjaan yang diteken langsung Bupati Tolitoli, Moh.Saleh Bantilan, SH., MH., pada Bulan November 2018 silam.
 
Kepala Kantor Cabang Perintis Wilayah Tolitoli Buol mewakili BPJS Ketenagakerjaan di tempat yang sama kepada Alasannews.com.,  mengatakan mengapresiasi kepedulian Bupati Tolitoli H. Moh Saleh Bantilan, SH., MH., kepada Kepala Desa dan Aparat Desa di Kabupaten Tolitoli saat ini.
 
"Kami mengapresiasi langkah beliau untuk memberikan perlindungan kepada aparatnya di tingkat desa melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu kami siap memfasilitasi dan melaksanakannya sesuai amanat undang-undang," ujar Andi Ilham Akbar.
 
Masih menurut Andi Ilham Akbar, aparat desa akan mendapatkan perlindungan dari 2 program BPJS Ketenagakerjaan yaitu jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). 
 
 
Untuk JKK,  Kades dan Aparat Desa yang jadi peserta jika tanpa brharap mengalami kecelakaan dan seterunya, namun jik mengalaminya akan mendapatkan biaya pengobatan tanpa batas biaya sesuai kebutuhan medis. Demikian pula santunan sementara tidak mampu bekerja. Dan bila sampai mengakibatkan meninggal dunia, maka ahli waris berhak mendapatkan santunan senilai 48 kali upah yang dilaporkan
 
Sedangkan untuk JKM, apa bila aparat desa pemegang  Kartu BPJS  meninggal tanpa penyebab kecelakaan kerja, ahli waris tetap mendapatkan Rp. 24.000.000. Apabila  memiliki anak yang masih bersekolah,  berhak mendapatkan beasiswa yang kepesertaan nya mencapai 5 tahun.
 
"Kami akan memberikan pelayanan prima sesuai harapan pak Bupati," kata Andi Ilham Akbar.
  
Sementara itu 3 Kepala Desa, Ogosifat, Kongkomos dan Lantapan yang mewakili Kades dan Aparat Desa lainnya merasa bersyukur dan berterima kasih atas kebijakan  yang diberikan Bupati kepada mereka.
 
Selanjutnya sesuai ketentuan, mereka akan mengalokasikan anggarannya melalui Alokasi Dana Desa....... (Ma'ruf Asli)

 

Alasannewscom, Tolitoli Sulteng | Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-74 Kabupaten Tolitoli, 17 Agustus 2019 dilaksanakan  di Lapangan Taman Kota Gaukan Muhammad Bantilan (GMB)
 
Dimulai 09.45, Sabtu pagi (17/8/2019), upacara dipimpin Wakil Bupati Tolitoli, H. Rahman Hi. Budding, dan dihadiri seluruh unsur Forkopimda serta Kepala Perangkat Daerah Lingkup Kabupaten Tolitoli. 
 
 
Suasan cukup kondusif didukung cuaca cerah. Para peserta berbaris rapih di bawah terik metahari. Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian prosesi upacara. Peserta seolah tak terpengaruh dengan panas terik matahari yang menyengat jelang siang itu.
 
 
Memasuki detik-detik proklamasi yang merupakan agenda utama peringatan bersejarah dan monumental bagi bangsa Indonesia itu, Wakil Bupati Tolitoli naik mimbar tribun utama. Sesaat kemudiab pembacaan teks proklamasi yang dilakukan oleh Ketua DPRD Tolitoli,  Andi Ahmad Syarif.
 
Selanjutnya pengibaran Bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera. Degan barisan yang rspi, tratur, melangkah mantap dan penuh semangat, mereka melaksanakan prosesi menaikkan bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
 
Kegiatan upacara Kemerdekaan 17 Agustus 2019 yang jatuh pada Hari Sabtu itu diikuti oleh personil TNI-Polri, Satpol  PP dan ASN Lingkup Pemda Tolitoli serta Pelajar SLTA dan SLTP.
 
Menempati tribun utama, Wakil Bupati beserta unsur  Forkopimda. Tribun kanan ditempati kepala OPD Lingkup Pemda Tolitoli. Pada tribun bagian kiri diisi oleh tamu undangan VIP. Adapun tamu undangan lainnya berada pada sisi kanan dan kiri tribun. Termasuk para orang tua dari pasukan pengibar bendera.
 
 
Secara keseluruhan prosesi kegiatan berlangsung lancar. Tak ada hambatan dan kendala selama prosesi peringatan hari bersejarah itu berlangsung. 
 
Usai pengibaran bendera, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan santunan bencana banjir yang melanda Tolitoli 2017 silam. 
 
Dana sebesar Rp. 25.000.000 dialokasikan per Kepala Keluarga dari Dinas Sosial. Dana diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Tolitoli. Total nilai bantuan yang diserahkan itu,  sebesar Rp. 1,925 M.
 
Selain penyerahan dana bantuan bencana, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah pemenang Lomba Desa. Pada kesempatan itu diserahkan beberapa unit hand tracktor dari dinas TPH Tolitoli. 
 
Terakhir penyerahan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Aparat Desa oleh Sekda Tolitoli, Drs. H. Mukaddis Syamsuddin, MSi didampingi Kepala DPMD Tolitoli dan Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS wilayah Tolitoli Buol. Kades dan Aparatnya diwakili Kades Ogosifat, Kades Kongkomos dan kades Lantapan. 
 
Setelah selesai semua rangkaian upacara, selanjutnya dilaksanakan acara ramah tamah oleh Wakil Bupati dan Unsur Forkopimda serta Kepala Perangkat Daerah di Gedung Wanita lama yang tak jauhanya dari Lapangan Taman Kota GMB....... (Ma'ruf Asli)

Alasannews.com, Bandung–Jabar |  Irjen Pol Boy Rafli Amar, berhasil meraih gelar doktor ilmu komunikasi di Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat 

wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri itu berhasil mempertahankan Disertasinya yang berjudul berjudul Integrasi Manajemen Media dalam Strategi Humas Polri 

Mantan Kapolda Papua itu memaparkan disertasinya dalam Sidang terbuka promosi doktor yang digelar Rabu (14/8/2019) silam di Balai Salawa, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor.

Dihadapan penguji yang salah satunya adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Profesor Tito Karnavian, Irjen Boy Rafli mampu mempertahankan disertasinya. 

Dalam pandangan Boy Rafli, seperti dilansir unpad.ac.id, manajemen media sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan publik pada Polri......(Redaksi)

 
Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah, Hi Rustan Rewa, SP. MP.,  menyaksikan langsung penimbangan hasil ubinan Kelompok Tani (Poktan) Mandiri pada Kamis (15/8/2019) di Desa Lakatan Kec Galang Kabupaten Tolitoli. 
 
Menerapkan perlakuan yang tepat dan pemeliharaan yang intens, Poktan damping PPL Farid Weijedi,  SP. MP., mampu mencspai hasil ubinan 8 ton/ ha gabah kering panen.
 
Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tolitoli  bersama petani dan PPL dari Desa Aung Sukono Saiman,  SP.,  mengambil sampel padi pada desa yang sama.
 
Setelah penimbanang hasil ubinan Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura menyimpulkan bahwa dengan perlakuan yang tepat dan pemeliharaan yg intens oleh pemilik dapat meningkatkan produksi gabah yang cukup. Metode itu juga dapat meningkatkan 25 %.
 
"Jelas sekali perbedaannya seperti alat yang menggunakan mesin tanam lebih bagus di banding dengan yang tidak menggunakan alat tersebut," ujar Kadis TPH yang tak sungkan terjun langsung ke sawah bersama warga ini. 
 
Selanjutnya H. Rustan Rewa, SP., MP., menyarankan kepada semua Poktan agar kiranya dapat mempergunakan alat teknologi yang ada.
 
Disamping itu kadis yang getol menghadirkan sistem penerapan pertanian modern itu mewanti-wanti agar petani konsisten menggunakan varietas unggul....... (Ma'ruf)

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Kejutan buat warga Tolitoli datang dari Bupatinya, Moh. Saleh Bantilan yang diluar dugaan turun langsung menjadi komandan regu gerak jalan pada Kamis sore (15/8/2019).

 
Sontak warga sepanjang jalan yang dilalui Sang Bupati beserta pasukannya mengundang perhatian warga. Saat berhenti di depan Masjid Agung Tolitoli, warga segera berkerumun. Mereka  tak ingin melewatkan kesempatan yang tak terduga itu.
 
Mendadak jalanan jadi padat oleh kerumunan warga. Sambil berteriak, tertawa dan bersorak mereka menyaksikan penampilan Bupati Alek Bantilan yang sesekali membuat gerakan jenaka.
 
Bukan hanya kehadiran Bupati yang tak terduga itu yang menyita perhatian warga. Anggota pasukan gerak jalannya yang terdiri dari Sekda, Asisten, Staf Ahli dan Kabag lingkup Setdakab juga turut memberi kejutan.
 
 
Sekretaris Daerah, H. Mukaddis Syamsuddin diapit Asiten l Anhar Dg. Mallawa dan pejabat lainnya nampak bersemangat dalam barisan. Mereka bergerak teratur sambil mengayunkan tangan disertai hentakan kaki dibawah komando Danru yang identik dengan kumis lebatnya.
 
Menggunakan seragam lengkap warna krem, regu dengan nomor dada 37 itu turut menyusuri rute yang telah ditentukan panitia pelaksana. 
 
 
Kerumunan warga yang sempat menyaksikan penampilan petinggi daerah yang dikomandani langsung orang nomor satu Tolitoli itu merasa senang dan terhibur.
 
"Seru, mantap, dan menghibur. Wow, ini surprise," kata salah seorang warga yang merangsek mendekat untuk mengabadikan momen itu dengan kamera handphonenya.
 
Selain regu yang di pimpin Bupati, agenda peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 itu dimeriahkan juga oleh regu gerak jalan dari dinas lingkup pemda Tolitoli. Disusul kemudian oleh kelompok masyarakat dan mahasiswa.
 
Kegiatan gerak jalan ini telah berlangsung sejqk kemari, Rabu (14/8) yang melibatkan ribuan anak SD dan SLTP.
.......(Ma'ruf Asli)

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Toltoli

Nomor: 83/PL.01.0-Kpt/7204/KPU-Kab/VIII/2019

Tentang

Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tolitoli Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019

Dapil 3:

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Toltoli

Nomor: 83/PL.01.0-Kpt/7204/KPU-Kab/VIII/2019

Tentang

Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tolitoli Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019

Dapil 2:

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Toltoli

Nomor: 83/PL.01.0-Kpt/7204/KPU-Kab/VIII/2019

Tentang

Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tolitoli Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019

Dapil 1:

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Toltoli

Nomor: 83/PL.01.0-Kpt/7204/KPU-Kab/VIII/2019

Tentang

Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tolitoli Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019

Dapil 4:

 

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Kepolisian Resor (Polres) Tolitoli ungkap 3 kasus narkoba jenis shabu melibatkan 7 orang tersangka pada jumpa pers di Rauang Aula Parama Satwika Mapolres Tolitoli, Rabu Pagi (14/8/2019).

Selain kasus narkoba, polres juga mengumgkap satu kasus pencurian kendaraan bermotor dengan seorang tersangka.
 
Wakapolres Tolitoli, Kompol Nur Asjik, S.Sos., didampingi Kabag Ops, Kompol Nurhadi, SH., dan Kasat Narkoba, Iptu S. Kinsale kepada sejumlah awak media memaparkan hasil kerja jajaran satreskrim dan satresnarkoba Polres Tolitoli tersebut.
 
Dalam kesempatan tersebut, Nur Asjik menghadirkan 8 orang tersangka dan menguraikan kasus dan modus kriminal masing-masing tersangka. Diperlihatkan juga sejumlah barang bukti berupa hasil kejahatan seluruh tersangka tersebut.
 
"Inilah mereka para tersangka dan barang bukti hasil kejahatan yang berhasil diungkap tim satreskrim dan satuan resese narkoba polres Tolitoli. Keberhasilan jajaran kami ini berkat dukungan masyarakat yang memberikan informasi," ujar orang kedua di Polrrs Tolitoli itu di awal penyampaiannya.
 
Kami berharap dukungan masyarakat dan juga rekan media untuk membantu kami  mengungkap kasus-kasus yang ada. Termasuk persoalan narkoba yang semakin mengancam generasi kita," sambungnya.
 
 
Ketiga kasus Narkoba yang diungkap tim polres Tolitoli itu berlangsung ditempat dan waktu berbeda. 
Kasus pertama dengan tersangka Muksin (32), Lelaki, Wiraswasta, Islam, Suku Bugis beralamat di Jl. Wa'ani Kelurahan Baru Tolitoli dan Jl. Siswoyo (lorong salamae) Kelurahan Baru Tolitoli.
 
Tersangka  Muksin ditangkap di lorong salamae Sabtu dini hari (3/8) setelah melalui pengintaian oleh anggota opnal satresnarkoba. Ditempat itu dilakukan penggeledahan dan ditemukan 5 paket shabu dengan berat bruto 1,04 gram yang diakui miliknya dan diperoleh dari Palu.
 
Dari tempat Muksin, diamankan barang buktiberupa 5 Paket shabu, 1 buah tempat bedak, 1 buah alat hisap shabu (bong) dan 1 buah morek api gas. Hasil pemeriksaan urine terbukti positif (+) Amphetami  (AMP).
 
Terhadap Muksin, dikenakan pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dipidana paling singkat 4 Tahun dan paling lama 12 Tahun dan denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak Rp.8 milyar. Sedangkan tersangka Ardiansyah dikenakan pasal 112 ayat (2) undang-undang yang sama.
 
Kasus kedua, penangkapan terhadap 2 orang tersangka Ansar alias Anca (24) dan Ardiansyah alias Dedi (26). Keduanya masih memiliki hubungan kerabat sebagai saudara ipar. Ansar terlebih dahulu ditangkap pada Senin (12/8) sekitar jam 19.30 saat singgah di sebuah kios di pertigaan mapolsek Galang.
 
Penangkapan itu setelah beberapa waktu dilakukan pengintaian oleh anggota satresnarkoba. Saat digeledah badan, Ansar sempat membaung paket shabu tersebut, namun sempat terlihat oleh petugas. 
 
Ansar mengakui paket tersebut adalah miliknya dan diperoleh dari saudara iparnya. Keterangan Ansar itulah yang mengantarkan anggota opnal satnarkoba menangkap Ardiansyah di Jl Ahmad Yani (Kampung Kuda).
 
Setelah dilakukan penggeledahan di rumah tersangka  Ardiansyah, petugas menemukan 11 paket shabu siap edar. Ditemukan juga 1 buah alat hisap sanu (bong), 3 buah korek api gas,1 pak plastik obat kosong ukuran sedang, 2 lembar sachet kosong ukuran 1 ball (50 gram) dan 1 buah timbangan digital.
 
Dari tangan 2 tersangka saudara ipar itu, diamankan total 7 gram shabu. Selanjutnya hasil pemeriksaan urin di lab RSU Mokopido Tolitoli kepada tersangka Ansar dan Ardiansyah, dinyatakan positif (+) Amphetamine (AMP).
 
Terhadap Ansar dikenakan pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dipidana paling singkat 4 Tahun dan paling lama 12 Tahun dan denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak Rp.8 milyar. Sedangkan tersangka Ardiansyah dikenakan pasal 112 ayat (2) undang-undang yang sama.
 
Kasus narkoba yang ketiga, penangkapan diakulan terhadap tiga tersangka yakni, Riki Ferdianto (24), Bugis, beralamat Desa Oyom Kecamatan Lampasio Tolitoli. Ferdi (24), Bugis, Alamat Desa Tinabogan Kecamatan Dondo. Buhari (31) Bugis, alamat Desa Salumpaga Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli.
 
Ketiganya tertangkap pada Selasa dini hari (13/8) oleh anggota Polsek Tolitoli Utara yang sedang melaksanakan giat Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD).
 
Berawal saat petugas kepolisian menghentikan sebuah mobil Avanza warna silver nomor polisi DN 1585 DE di Jalan Poros Trans Sulawesi Desa Salumpaga. Kendaraan dikemudikan Bukhari yang berasal dari Desa Salumpaga. Kecurigaan bermula karena Bukhari diketahui baru beberapa bulan bebas dari Lapas Kelas II B Tolitoli terkait kasus Narkoba.
 
Petugas lalu menggeledah mobil yang juga didalamnya ada 2 orang penumpang yakni Riky Ferdianto dan Ferdi. Disaksikan Bankamdes dan aparat desa, petugas menemukan 5 paket kecil dengan berat bruto 0,58 gram. Paket shabu itu ditemukan dibawah kursi depan sebelah kiri.
 
Berdasarkan temuan itu, petugas menghubungi anggota opsnal satresnarkoba untuk menjemput terduga dan barang bukti shabu. Setibanya di Tolitoli, dilakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan tempat kos para terduga di Kelurahan Baru Kecamatan Baolan, 
 
Tak ditemukan barang bukti dikos mereka, selanjutnya dilakukan tes urine di RSU Mokopido Tolitoli. Hasilnya, positif  (+) Amphetamin.
 
Pengakuan paratersangka, mereka me gkonsumsi narkotika itu sebelum berangkat ke Salumpaga. Dan 5 paket yang ditemukan itu adalah sisa yang mereka konsumsi sebelumnya.
 
Dari ketiga tersangka diamankan barang bukti berupa 5 paket shabu, 1 potongan kertas warna putih, 1 unit mobil Avanza silver nomor polisi DN 1585 DEyang diakui tersangka saat dialog interaktif singkat dengan para wartawan saat konfrensi pers tengah berlangsung dipandu Wakapolres Tolitoli, Kompol Nur Asjik, S. Sos.
 
Kepada tiga tersangka, Bukhari, Riky Ferdianto dan Ferdi, fikenakan pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tetang Narkotika.
 
Sementara itu, kasus tuggal pencurian sepeda motor yang berhasil diungkap satuan reskrim Polres Tolitoli, menangkap tersangka bernama Adrianto Wolinga alias Rian (19), Gorontalo, Desa Malomba Kecamatan Dondo.
 
 
Tersangka ditangkap pada hari Sabtu (6/7) sekitar jam 02.00 di dini hari di Jl. Daud Lapau, Lr ll Kelurahan Tuweley, Baolan.
 
Tersangka ditangkap terkait dugaan pencurian kendaraan sepeda motor merek Honda Beat warna hitam Nomor Polisi DN 3368 DW, Nomor rangka MH1JFZ133KK115659, Nomor mesin JFZ1E-3115671.
 
Tersangka mengambil kendaraan arna hitam itu yang kini telah digantiwarna biru putih dari dalam rumah yang sedang kosong ditinggal pemiliknya. Sebelumnya tersangka mengintai rumah korban dari bangunan sarang walet yang sedang dikerja oleh Rian tak jauh dari tempat kejadian perkara.
 
Terhadap tersangka, dikenakan pasal 363 ayat (2) KUHPidana Sub Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,
 
Ketuju orang tersangka saat ini meringkuk dalam sel tahanan polres tolitoli. Adapun barang bukti yang ditemukan, diamankan pihak kepolisian....... (Ma'ruf Asli)

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Toltoli Nomor: 82/PL.01.9-Kpt/7204/KPU-Kab/VIII/2019

Tentang

Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tolitoli Tahun 2019

Berikut lampiran daftar perolehan masing-masing partai Politik di DPRD Tolotoli:

 
Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Tolitoli menyelenggarakn Rapat Pleno  Penetapan Perolehan Kursi setiap partai dan calon annggota DPRD terpilih tingkat kabupaten di Hotel Mitra Utama Tolitoli, Senin malam (12/08/2019).
 
Rapat pleno mengagendakan pembacaan dan penandatanganan surat penetapan perolehan kursi masing-masing partai peserta pemilu. Selanjutnya penetapan calon anggota legislatif terpilih kabupaten Tolitoli untuk periode 2019 - 2024. 
 
Hadir dalam rapat pleno KPU tersbut pimpinan partai peserta pemilu 2019, Bawaslu, serta perwakilan unsur Forkopimda Tolitoli. 
 
Agenda rapat pleno tersebut sesuai PKPU semestinya telah dilaksanakan pada bulan Juli lalu.  Namun harus tertunda beberapa kali.
 
Alisman, SH., kepada Alasannews.com saat ditemui di sela acara rapat pleno KPU, mengatakan penundaan rapat beberapa kali itu karena menunggu hasil putusan sidang mahkamah konstitusi atas sengketa hasil pemilu,
 
"Sebenarnya di Tolitoli tidak ada sengketa antar peserta dan calon anggota legislatif. Namun kita tetap menunda rapat pleno sesuai arahan dari KPU melalui KPU Provinsi. Itu karena menunggu nomor Buku Register Perkara Konstitulisan," terang Alisman,
 
 
Adapun perolehan kursi dari total 30 kursi DPRD Tolitoli erbagi kepada partai peserta pemilu pada pemilu serentak 2019, yakni :
 
1. PPP dengan perolehan kursi 4
2. Partai Golkar peroleh kursi 4
3. Partai Nasdem peroleh kursi 4 
4. PBB perolehan kursi 4.
5. Partai Gerindraku peroleh kursi 3
6. Partai Demokrat peroleh kursi 3
7. PKS peroleh kursi 3
8. PAN peroleh kursi 2
9. PDPII peroleh kursi 2 dan
10. Partai Hanura peroleh kursi 1
 
Selanjutnya 30 Anggota DPRD itu tinggal menunggu jadwal pengambilan sumpah dan pelantikan........(Hasbi AR)

Suasana acara pembukaan festival lagu daerah, nampak Ir. Hardiyan beserta sejumlah Kadis dan perwakilan Forkopimda Tolitoli, Senin 12 Agustus 2019

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng |  Pembukaan Festifal Lagu Daerah Dewan Kesenian Tolitoli Pantai Gaukan Bantilan, Senin malam (12/08/2019).
 
Setelah sempat ditunda karena bersmaan malam takbiran Idul Adha, Agenda Dewan Kesenian Tolitoli dalam rangkah memeriahkan HUT Kemerdekaan RI itu akhirnya dibuka malam ini.
 
Hadir membuka acara, Asisten lll Administrasi Umum Setdakab, Ir. Hadiyan, MSI., dalam kapasitas ya mewakili Bupati Tolitoli, H. Moh. Saleh Bantilan, SH., MH. 
 
Ir. Hardiyan saat membacakan sambutan Bupati Tolitoli mengapresiasi kegiatan yang sarat pesan keragaman dan kebinnekaan. Ia berharap kegiatan seni budaya bisa terus dikembangkan dan dilestarikan.
 
Hardiyan menekankan perlunya semangat keragaman itu dibangun ditengah kemajemukan. Apa lagi momentumnya adalah perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 74.
 
"Ditengah kemajuan super canggih di erah teknologini ini jangan sampai generasi milenial kita lebih kenal budaya luar ketimbang budaya daerah sendiri," ujar Asisten III itu mengingatkan saat membuka acara.
 
Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Tolitoli, Rustam Sombo dalam sambutannya menegaskan kegiatan festival lagu daerah ini adalah wujud nyata upaya menjaga kebinnekaan ditengah msyarakat melalui jalan berkesenian.
 
"Kita perlu menghargai keragaman agar kalimat Bhineka Tunggal Ika yang dicengkram kuat dalam genggaman burung Garuda  betul-betul terwujud," ujarnya penuh semangat. 
 
Festival lagu daerah itu akan berlangsung hingga tanggal 16 Agustus 2019 seperti disampaikan Ketua Panitia, Ahyar Tauhid saat membacakn laporannya.
 
Jumlah peserta yang terdaftar pada panitia hingga acara pembukaan adalah sebanyak 52 peserta dari berbagai wilayah kecamatan yang ada di Tolitoli. 
 
 
Acara pembukaan festival diawali penampilan kelompok tari binaan Dispar Tolitoli yang diiringi lagu pembuka, yaitu Lagu Patriot Sibitolu. 
 
Tarian  dan lagu Patriot Sibitolu itu bermakna keragaman etnis yang mendiami bumi Sibitolu dari Kombo Dampal Selatan hingga Lakuan di Tolitoli Utara yang hidup rukun dan saling menghargai. 
 
Tarian berlanjut dengan iringan lagu-lagu daerah  Makassar, Jawa, Gorontalo, Kaili dan Buol.
 
Usai acara pembukaan, Panitia memperkenalkan dewan juri yang akan mengawali pentas lagu daerah itu hingga tanggal 16 Agustus mendatang. 
 
Pantauan di lokasi, arena dipadati warga yang hendak menyaksikan pementasan seni pada acara pembukaan itu. Nampak hadir pasangan muda mudi yang antusias menonton acara. Selain itu nampak hadir juga para pemerhati dan pecinta seni Tolitoli.
 
Sedangkan untuk keamanan acara, nampak terlihat petugas keamanan dari Polsek Baolan. Dipimpin langsung Kapolseknya, Iptu Army, dengan kekuatan penuh berpakaian lengkap terlihat siap amankan kegiatan..... (Ma'ruf Asli)
Halaman 1 dari 10

Terkait Artikel

Kontak Polisi

RESOR PALU