Senin, Jun 17, 2019
radio
Artikel
Nilai butir ini
(0 pemilihan)

 Foto : Afifahasbullah.com


                Berdasarkan beberapa pengertian,  “Hukuman”  adalah sesuatu yang diberikan kepada sesorang yang dapat membuatnya menderita atau jera agar supaya orang yang diberi hukuman tersebut dapat berubah kearah yang lebih baik lagi, atau merasa jera dan tidak mengulanginya lagi. Sederhananya terjadinya sebuah hukuman diakibatkan oleh adanya pelanggaran-pelanggaran dari norma, asas dan aturan  yang ada pada Masyarakat sehingga sesorang yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut harus di balas/disanksi sesuai dengan unsur-unsur pelanggaran yang dibuatnya.

               Balas dendam yang dilakukan berupa “siksaan” dan “Penderitaan” baik itu berupa Siksaan Moril dan Fisik secara langsung atau tidak langsung. Sehingga orang yang melakukan tersebut menderita, yang berimbas kepada dirinya sendiri maupun kepada keluarganya. ASN terpidana bukan hanya menanggung penderitaan fisik, tapi juga penderitaan moril sebagai terpidana atau mantan terpidana yang turut membebani keluarganya.

                Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah incrach karena dipidana dengan pidana penjara karena jabatannya, telah di vonis hakim bersalah melakukan tindak pidana kejatahan jabatan dengan Unsur Kejahatan Jabatan berupa penyalahgunaan wewenang, gratifikasi  dll, sehingga ASN tersebut harus di siksa sebagai balasan atas tindakan penyimpangannya terhadap norma, asas, aturan yang telah dibuktikan di pengadilan.  Unsur penyelahgunaan wewenang menjadi unsur pembuktian telah tejadinya kejahatan jabatan yang harus di sanksi berupa kurungan badan, mengganti  dan didenda serta menerima hukuman tambahan sesuai dengan Pasal 10 KUHP. Dan setelah itu orang tersebut diharapkan untuk jera untuk tidak melakukan pelanggaran.

                 Sayangnya, Seorang ASN yang sudah dihukum oleh  satu putusan di Pengadilan karena adanya  satu unsur kejahatan jabatan, harus dihukum kembali oleh satu keputusan PPK karena dianggap terbukti telah melakukan kejahatan karena adanya unsur kejahatan yang sama. Jelasnya, orang-orang yang karena kejahatan Jabatannya dia dihukum, harus di hukum kembali karena adanya Kejahatan Jabatan itu. Apakah itu sebagai bagian dari pencabutan hak-hak yang melekat padanya, tetap saja merupakan sebuah hukuman. Sebab karena kehilangan hak-hak tersebut seseorang harus menderita untuk ke dua kalinya. Hal ini dapat diartikan bahwa Hak-Hak dalam UUD 45 Pasal 28I ayat 5 Jo Pasal 27 ayat 2 UU HAM: Tiap-tiap Warga Negara berhak atas atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (dari ASN) tidak berlaku.

               Teryata pada tatanan bernegara kita, dalam kerangka  Nagara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan  Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 ini seseorang di hukum berkali-kali itu dimungkinkan. Sesuai Putusan MK Nomor 87/PUU-XVI/2018 mengenai Pasal 87 ayat b Undang-Undang ASN. Membuktikan bahwa dengan tidak dicabutnya Pasal tersebut, ASN dimungkinkan untuk di hukum berkali kali. Apapun yang di bahasankan menurut hukum sehingga hal itu dimungkinkan, tetapi ASN tetap saja merasa hukuman yang didera padanya terasa berkali-kali. Hal tersebut dapat dirasakan bahwa seluruh ketidak sempurnaan Birokrasi harus ditimpakan kepada ASN Tipikor, baik itu ketidaksempurnaan dalam mekanisme dan sistem berorganisasi, perencanaan, dan pelaksanaan pembangunan yang menjadi acuan birokrasi.  Sementara mekanisme dan sistem birokrasi itu sendiri dipandang tidak bersalah dan bermasalah.

                Berdasarkan definisi hukuman diatas, dan  untuk sesorang yang diharapkan menjadi ASN  yang lebih baik lagi setelah menjalani hukumannya  tidak pernah akan terwujud, karena merekapun harus dihukum kembali dengan menghilangkan hak-haknya sebagai ASN. Bahkan mungkin ada hak-hak lain lagi bisa di cabut bila diisyaratkan peraturan perundang-undangan. Seperti hak untuk mencalonkan diri menjadi Kades, Parpol dan Pimpinan Daerah. Lantas bagaimana dengan sila ke-2  dan Ke-5 dalam pancasila, kemanusiaan yang adil dan beradab, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,  serta  UUD 45 Pasal 28I ayat 5 Jo Pasal 33 ayat 1 Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tidak bisa berbuat banyak dengan kalimatnya, Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan, penghukuman, atau perlakuan yang kejam, tidak manusiawi, merendahkan derajat dan martabat kemanusiaannya. Atau terlalu sulitnya kita memahami bagaimana maksud Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia itu sebenarnya dalam tatanan kita Berbangsa dan Bernegara untuk mencapai keadilan yang hakiki.

Penulis : Roi Monang, ST

Nilai butir ini
(0 pemilihan)


*Oleh : Dede Farhan Aulawi ( Pemerhati Masalah SDM)*

Zaman terus berubah dan waktu terus bergulir. Waktu tidak pernah bertanya apakah manusia di zamannya sudah siap atau belum, tetapi kemajuan teknologi sudah pasti membawa banyak perubahan, termasuk perubahan peradaban yang semakin memanjakan manusia yang berkembang saat ini dan nanti. Terakhir dengan telah lahirnya konsep revolusi industri 4.0 yang digagas oleh Prof. Klaus Schwab seorang pakar ekonomi dari Jerman dalam bukunya, “ The Fourth Industrial Revolution “. Inti dari buku tersebut menjelaskan tentang perubahan cara hidup, cara bekerja, dan interaksi satu dengan yang lainnya.

Kemajuan tidak pernah mengalami istirahat, dan perubahan peradaban juga tidak bisa dihentikan. Jangan berfikir karena ada yang belum siap lalu teknologi berhenti sejenak. Tidak pernah dan tidak akan ada kesempatan yang diberikan untuk suatu jalan perubahan. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang, dan tentu tidak sedikit yang memandang sebagai ancaman zaman karena timbul rasa takut kehilangan pekerjaan misalnya. Meski demikian, tentu tidak semua orang merasa khawatir, karena ada sebagian orang justeru menyambut positif karena munculnya banyak peluang baru yang menumbuhkan cakrawala kesempatan dan bertaburannya bunga – bunga harapan.

Konsep Revolusi Industri 4.0 tidak sekedar berbicara terkait munculnya sistem otomasi industri, karena kalau bicara sistem otomasi sudah berlangsung cukup lama. Tetapi sistem otomasi yang diintegrasikan dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence) memunculkan fenomena akhir dari sistem otomasi penuh, dimana sistem atau robot yang diciptakan didesain bisa berfikir seperti manusia, sehingga peran manusia sebagai pekerja konvensional akan berkurang. Hal ini tentu akan memunculkan beberapa permasalahan baru, baik masalah sosial, masalah serapan tenaga kerja, dan lain – lain.

Konsep baru ini tentu memberi dampak positif dan negatif. Dampak positif seperti masalah efisiensi, kecepatan dan keakurasian kerja, hubungan industrial pekerja – pengusaha, kualitas produk, minimnya demo – demo pekerja, munculnya peluang – peluang baru dan lain – lain. Dampak negatifnya tentu terkait masalah pengangguran, kesenjangan ekonomi, kejahatan, dan lain – lain. Jadi di saat jumlah penduduk (angkatan kerja) terus meningkat sementara lapangan kerja tersedia semakin sedikit, maka berbagai masalah akan timbul. Meski demikian, sebenarnya akan muncul peluang – peluang baru bagi generasi yang bisa mengimbanginnya. Persoalannya adalah apakah kompetensi mayoritas angkatan kerja saat itu memenuhi kualifikasi yang dipersyaratankan sesuai tuntutan zamannya ???

Jadi pokok persoalan SDM yang akan terjadi di masa depan adalah terkait dengan apa yang disebut *Talent Gap*, yaitu kurangnya kemampuan yang sesuai dengan jenis pekerjaan pada masa yang akan datang. Jadi kemampuan atau kompetensi yang dimiliki apa (X), sementara tuntutan pekerjaan masa depan menuntut kemampuan apa (Y). Gap antara X dan Y inilah yang menjadi pokok persoalan masa depan SDM. Bukan hanya di Indonesia tetapi bisa terjadi di banyak negara. Bukan hanya di bidang sektor swasta, tetapi bisa juga di bidang – bidang pelayanan publik pemerintahan lainnya. Termasuk ketersediaan produk hukum yang bisa menaungi dan memprediksi permasalahan – permasalahan hukum yang mungkin terjadi di masa depan. Di dalam adagium hukum, ada istilah *het recht hink achter de feiten aan* yang artinya “ hukum selalu berjalan di belakang peristiwanya “. Jadi ada kejadian atau timbul masalah dulu, baru ribut dan sibuk memikirkan aturan mainnya.

Nilai butir ini
(0 pemilihan)

Dede Farhan Aulawi :

Tanggal 1 Juni Bangsa Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila. Pancasila adalah dasar negara yang harus dipedomani dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar kehidupan bermasyarakat menjadi rukun dan damai. Satu sama lain saling menghormati dan menghargai serta merasa diperlakukan secara adil. Ini sangat penting agar keutuhan NKRI tetap terjaga dan Indonesia semakin maju.

Terkait hal tersebut media mewawancarai Pembina Kosgoro Jabar Dede Farhan Aulawi melalui sambungan telepon, tepat Sabtu (1/6) yang sedang berada di Bandung.

Dede menjelaskan bahwa sila - sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam sehingga semua tokoh Islam yang turut merumuskan Pancasila menyetujuinya. Dalam dinamika sebuah musyawarah pasti ada beberapa usulan pendapat dari satu peserta dan yang lainnya, dan pada akhirnya akan dipilih kesepakatan - kesepakatan berdasarkan kemufakatan bersama.

Selanjutnya Dede juga menambahkan bahwa sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan yang Maha Esa sejalan dengan
QS.Al-Ikhlas (112) : 1 yaitu "qul huwallohu ahad" yang artinya katakanlah : Dialah Alloh yang Maha Esa.

Sila kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab sejalan dengan QS.An-Nahl (16):90 yaitu "innalloha ya'muru bil adli wal ihsan" yang artinya sesungguhnya Alloh menyuruh berbuat adil dan baik (beradab).

Sila ketiga, Persatuan Indonesia sejalan dengan
QS.Ali Imron (3) : 103 yaitu "wa'tashimu bi hablillahi jami'an wa laa tafarroqu" yang artinya " dan berpegangteguhlah kalian semua pada tali Alloh, dan jangan bercerai-berai".

Sila keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan sejalan dengan QS.Asy-Syuro (42) : 38 yaitu "wa amruhum syuro bainahum" yang artinya
"dan urusan mereka agar dimusyawarahkan di antara mereka sendiri".

Sila kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sejalan dengan
QS.Al-Hasyr (59) : 7 yaitu
"kay laa yakuuna duulatan bayna aghniyaai minkum" yang artinya
"agar harta itu tidak hanya beredar pada orang kaya saja di antara kalian ".

Dari uraian di atas jelaslah bahwa sila - sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan nilai - nilai Islam. Oleh karena itu semoga Pancasila bisa tetap menjadi pemersatu bangsa. Harap Dede mengakhiri wawancara.

Selamat hari lahir Pancasila, semoga Indonesia semakin damai, maju dan sejahtera.

Nilai butir ini
(0 pemilihan)

Alasannasa--Bermarkas di stasiun luar angkasa internasional (International Space Station/ISS), astronot kerap merekam pemandangan menakjubkan planet Bumi. Termasuk foto terbaru ini yang memperlihatkan sebagian Bumi malam hari dengan siang hari.

Foto itu dijepret oleh astronot NASA, Christina Koch, pada 20 Mei dari salah satu jendela di ISS. "Beberapa kali dalam setahun, orbit ISS sejajar dengan garis bayangan Bumi siang dan malam," tulisnya di Twitter.

ISS mengorbit di ketinggian sekitar 354 kilometer di atas permukaan Bumi dan menyelesaikan satu perjalanan keliling Bumi setiap 92 menit. Astronot pun bisa melihat 15 sampai 16 kali matahari terbit dan tenggelam setiap harinya.


"Dari sini, kami memiliki pemandangan yang mengagumkan dari planet rumah kita, Bumi," tulis Koch yang rencananya akan berada di ISS selama 328 hari.

"Melihat pemandangan luar dari jendela ISS adalah pengalaman yang menginspirasi. Sungguh bikin fokus tentang bagaimana pentingnya untuk menjaga planet yang kita miliki ini," tambah dia.

Dikutip detikINET dari Space.com, Koch rencananya baru akan kembali mendarat ke Bumi pada tahun 2020. Ia berpotensi menjadi astronot wanita terlama yang berada di luar angkasa.

Rekor sebelumnya dipegang atas nama Peggy Whitson yang berada di ISS selama 288 hari. Bersama astronot lainnya dalam misi bernama Expedition 59, Koch mengadakan 250 penelitian ilmiah di ISS.(fyk/krs)

(Artikel ini telah ditayang di detikinet)
bumi astronot

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Puasa baru memasuki hari ke lima, namun persiapan menghadapi lebaran mulai terlihat. Apa itu indikasinya? Usaha kue kering dqn obral pakaian di pasar mulai marak.

Berikut penelusuran tim media, Jumat (8/5) usaha aneka kue kering ibu Kina, di bilangan Tuweley Tolitoli, merupakan salah satu usaha home industri yang banyak pesanan pelanggannya.

Ditemui di kediamannya, Kina mengaku setiap harinya mencetak kue ringan sampai 50 toples. "Itu, tunjuk ibu dua anak ini kepada tim media, untuk menyaksikan ragam kue buatannya".

Kina home industri, merupakan usaha keluarga yang setiap lebatan idusl fitri menerima orderan kue kering dalam jumlah banyak. "Pesanan ini dari teman-teman saja, ada juga dari bebetapa pejabat di daerah ini yang melirik kelezatan kue bu Kina," ujar Ega anak sulungnya.

Kalau bukan lebaran, usaha keluarga ini menyiapkan kuliner nasi kuning has kota Kaledo, Palu. Selain itu, ada juga beberapa makanan ringan seperti bakso bakar dan lainnya.

Kuliner bu Kina, sudah sangat dikenal di Kota Cengkeh. Lewat pesan SMS atau WhatsApp keluarga ini biasa melayani pelanggan mereka.sy

Alasannews.com, Sleman-Yogyakarta| Saat Anda melewati Jalan Raya Yogyakarta-Solo di kawasan Candisari Kalasan, Sleman, sebuah bangunan berkubah warna-warni ini pasti menarik perhatian. Ya, Inilah Masjid An Nurumi. Walau tergolong kecil, namun bentuknya yang unik sangat mudah terlihat oleh para pengendara. Siapa sangka, masjid itu ternyata mengambil bentuk dan gaya bangunan keagamaan di negara Eropa Timur. Masjid An Nurumi itu tampak seperti Katedral St. Basilius (Rusia: Sobor Vasiliya Blazhennogo ) di Moskow. Di Rusia, bangunan itu memang sudah lama menjadi bangunan ikonik dengan sembilan kubahnya. Ada yang menyebutnya Gereja Kremlin, meskipun ada pula yang membicarakan Gereja Lolipop, karena kubahnya yang berwarna-warni cerah seperti permen. Tidak jarang, bagi orang-orang yang kurang akrab dengan bangunan gereja Kekristenan Timur, katedral yang sangat populer Patriakh Gereja Ortodoks Rusia ini, lebih tepatnya dikira masjid. Olehnya sering muncul di gambar kartu pilihan, serta desain lain yang bertema Hari Raya Islam. Di Rusia sendiri Katedral St. Basilius hanya dijadikan museum di masa pemerintahan Komunis. Sekarang sudah difungsikan kembali sebagai gereja. Ada pun penggunaannya secara massal, hanya di hari raya tertentu saja. Keindahan dan kemegahan Katedral St. Basilius itu kemudian menjadi inspirasi bagi Hj. Umi Nursalim  untuk membangun sebuah masjid di Indonesia. Walau tergolong kecil, namun bentuknya yang unik sangat mudah terlihat oleh para pengendara. Masjid ini dibangun tahun 2005, atas prakarsa Hj. Umi Nursalim, pengusaha yang dikenal lewat jaringan rumah makan Ayam Goreng Mbok Berek. Kisah awalnya ketika Umi Nursalim dan keluarga berangkat umrah ke Tanah Suci. Setelah menjalankan ibadah umroh, pulangnya  melewati Eropa Timur. “Di Eropa Timur, Ibu Hajjah Umi Nursalim dan Nurindarti singgah di Kremlin (Moskow), waktu itu habis sembahyang Ibu bernazar. Memohon kepada Allah untuk mengizinkan dan memberi rezeki kepada kita, ingin membangun masjid seperti ini," kisah Jarod. Setelah itu,proses pembangunan masjid pun dilakukan. Dilakukan secara manual, tidak menggunakan alat berat. Untuk membuat sembilan kubah di bagian atas dilakukan oleh tenaga manusia. Proses pembangunanya selesai tahun 2007 dan diresmikan pada Agustus oleh Gubernur DIY, yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X. “Masjid ini bisa menampung hingga sekitar 200 jemaah, ” ucap Jarod. Masjid An Nurumi ini sebenarnya sama seperti masjid biasanya, hanya yang ditentukan kubah di bagian atas. Jumlah kubah di atas ada sembilan. Tinggi kubah yang berada di tengah sekitar 26,5 meter. Sedangkan lainnya enam meter. Jumlah kubah yang sembilan itu ditegaskan oleh Umi Nursalim sebagai bentuk kenangan dan penghormatan atas para walisongo, yang terbitkan Islam di tanah Jawa. Kubah berwarna-warni itu memang langsung terlihat menonjol. Olehnya masyarakat sekitar ada yang menyebut masjid ini sebagai Masjid Permen lolipop. Masjid An Nurumi pada bulan suci Ramadhan selalu ramai disinggahi warga yang ingin melaksanakan shalat. Selain musafir yang berasal dari Malaysia, Turki dan Australia, banyak juga kalangan datang ke masjid ini karena penasaran dengan bentuk yang terkenal.


Alasannews.com, Bangkok | Penobatan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn begitu dipenuhi kemewahan, mahkota dan takhta kerajaan yang berhiaskan emas nampak pada acara yang dimulai pada Sabtu (4/5/2019).

Sejak Sabtu (4/5/2019) hingga Senin (6/5/2019) upacara penobatannya masih akan berlangsung.

CNN melaporkan, biaya sekitar 1 miliar Baht atau sekitar Rp 446 miliar disiapkan untuk acara istimewa tersebut.

Meski angkanya fantastis, apakah Raja Thailand masuk jajaran lima pemimpin monarki paling kaya di dunia?


Business Insider pada 2018 merilis laporan soal 10 anggota kerajaan di dunia yang masuk sebagai bangsawan terkaya di dunia.

Mulai dari penguasa Eropa hingga Asia, lima besarnya diduduki oleh raja atau penguasa suatu wilayah.

Siapa saja mereka?

Raja Maroko, Mohammed VI.(AFP)

5. Raja Mohammed VI dari Maroko

Raja Maroko, Mohammed VI.(AFP) 

Kekayaan sang raja diperkirakan mencapai 5,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 81,2 triliun.

Sebagian besar kekayaan berasal dari kepemilikan keluarga atas Perusahaan Investasi Nasional Maroko, sebuah perusahaan induk swasta yang berinvestasi di Afrika.

Selain itu, dia juga memiliki perusahaan perbankan, telekomunikasi, dan energi terbarukan.

4. Emir Khalifa bin Zayed Al Nahyan dari Abu Dhabi

 

Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed al-Nahyan. (AFP/ROSLAN RAHMAN)

Presiden Uni Emirat Arab ini mempunyai kekayaan 15 miliar dollar AS atau sekitar Rp 213,8 triliun.

Emir Abu Dhabi ini mengumpulkan kekayaannya sebagai Keta Otoritas Investasi Abu Dhabi yang mengelula kelebihan cadangan minyak UEA.

3. Raja Salman dari Arab Saudi

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud.(BANDAR AL-JALOUD / Saudi Royal Palace / AFP )

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud tercatat memiliki kekayaan 17 miliar dollar AS atau sekitar Rp 242,3 triliun.

Sumber kekayaannya juga berasal dari kepemilikan keluarganya atas kelompok media yang mencakup harian Asharq Al-Awsat dan Al Eqtisadiah.

2. Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah. (AFP / BRUNEI)

Sempat disoroti dunia atas keputusannya menegakkan hukum syarih ketat pada beberapa waktu lalu, kekayaan sang sultan diperkirakan mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 285 triliun.

Sultan Hassanal Bolkiah mendapat untung besar dari industri minyak dan gas.

Dia juga tinggal di istana terbesar di dunia seharga 350 juta dollar AS atau setara Rp 4,9 triliun.

Selain itu, dia disebut memiliki lebih dari 600 unit mobil Rolls-Royce.

1. Raja Maha Vajairalongkorn dari Thailand

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn.(AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA)

Raja yang baru dinobatkan setelah hampir tiga tahun kematian ayahnya ini ternyata berada di urutan teratas sebagai raja terkaya di dunia.

Kekayaannya tercatat mencapai 30 miliar dollar AS atau sekitar Rp 427,6 triliun.

Dia dan keluarganya menghasilkan uang dari investasi yang berasal dari Crown Property Bureau, yang mengelola properti mahkota Kerajaan Thailand.

Dia memiliki Golden Jubilee Diamond 545 karat, berlian terbesar di dunia.(serambinews.com)

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Untuk memenuhi kebutuhan kuliner masyarakat selama bulan Ramadhan 1440 Hijiriyah / 2019 Miladiyah serta sekaligus sebagai upaya peningkatan pendapatan keluarga, Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolitoli menyelenggarakan Tenda Ramadan 1440 Hijriyah dan pasar murah.

 "Melalui Tenda Ramadan dan Pasar Murah kita sambut Bulan Suci Ramadhan dengan penuh sukacita dan kita tingkatkan rasa persaudaraan antar sesama umat beragama".

Tenda Ramadhan dan Pasar Murah tersebut digelar di terminal Susumbolan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Tolitoli diwakili Sekretaris Daerah Drs. Hi. Mukaddis Syamsuddin,M.Si pada Sabtu sore (4/5).


Ketua Pelaksana Tenda Ramadhan dan Pasar Murah Ny. Ir Hadia Kasim pada kesempatan itu melaporkan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan tenda Ramadhan 1440 Hijriyah dan pasar murah ini adalah demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat selama bulan ramadhan dan sekaligus sebagai upaya peningkatan penghasilan keluarga.


Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekertaris Daerah Drs Hi. Mukaddis Syamsuddin, M.Si mengatakan selain transaksi jual beli dan mendapatkan keuntungan, tenda Ramadhan Ini juga merupakan salah satu wahana menjalin silaturahim antara penjual dan pembeli.

Tenda ramadhan dan pasar murah ini kata Bupati memiliki manfaat yang sangat besar dalam rangka memberdayakan ekonomi masyarakat. Olehnya itu Bupati berharap kepada para pedagang agar kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya.


Acara pembukaan tenda ramadhan dan pasar murah tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tolitoli, pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolitoli, pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tolitoli serta seluruh pedagang di tenda ramadhan.bhtt

Andi Hamka Palewai, Owner Warkop Buya Tolitoli

 
Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Popularitas Warung Kopi (Warkop) menjadi tempat nongkrong masih yang teratas di Tolitoli. Para pecinta kopi, dari semua kalangan di kota ini menghabiskan waktu di warkop yang tersebar di beberapa titik. 
 
Setiap kota terasa tak lengkap jika tak memiliki 'stasiun' kopi. Ya, namanya Warkop.
 
Salah satu dari sekian banyak warung kopi itu adalah Warkop Buya. Warkop asuhan Andi Hamka Palewai ini beroperasi di Jl. Ismail Bantilan, Kelurahan Panasakan.
 
Disela-sela kesibukannya, Owner Warkop Buya, Andi Hamka Palewai, menyempatkan waktu menerima dan berbincang denga awak redaksi Alasannews.com di warkop miliknya, Sabtu, (4/5/2019)
 
Dalam perbincangan itu, penggagas Kopi Buya ini menceritakan mengenai inisiasi awal hingga filosofi yang terkandung dalam setiap suguhan dari racikan kopinya.
 
"Meracik kopi itu harus dengan rasa. Dari rasa itu yang melahirkan cinta. Dengan itu, kopi akan disambut dengan cinta pula oleh pecintanya," demikian Andi Hamka dengan nada agak serius.
 
Kopi suguhan Warkop Buya, diklaim Andi Hamka sebagai kopi generasi pertama jika mengacu dari cara meracikanya. 
 
Untuk menjaga keaslian citarasanya, Andi Hamka masih turun langsung meraciknya. Kalau pun dilakukan oleh anak asuhannya, maka Andi Hamka akan terus mengontrolnya.
 
Disamping kopinya yang khas, Warkop buya menyediakan berbagai jenis menu suguhan yang umumnya tersedia di cafe atau warkop pada umumnya. 
 
Namun demikian, dari semua menu yang ada, menu andalannya adalah Kaledo, Palubasa dan Palumara.
 
Tiga menu andalannya itu semua khas tadisional daerah yang dikenal di Sulawesi. Kaledo adalah khas tradisional Palu, Sulawesi Tengah. Sedangkan Pallumara dan Pallubasa adalah khas tradisional Sulawesi Selatan.
 
"Kita perlu mengangkat dan terus melestarikan makanan tradisional kita. Namun perlu dikombinasi dengan selera kekinian agar bisa diterima dengan baik oleh konsumen masa kini," terang Andi Hamka.
 
Warkop Buya sesungguhnya adalah warkop pendatang baru di Tolitoli. Namun dengan keunggulan cita rasa kopi serta Tiga menu andalannya, diyakini mampu menjadi Warkop yang kompetitif di Tolitoli.
 
Terbukti, baru lounching beberapa bulan lalu, warkop yang awalnya buka di Jalan Trans Sulawesi, Ginunggung itu, kini selalu ramai dengan pengunjung.
 
Menyinggung penataan dan penampilan ruang Warkop, Andi menjelaskan bahwa desain konsep tempat yang ditampilkan dalam penataan Warkop Buya, menggunakan konsep minimalis dan tradisional.
 
Suasana Pengunjung Warkop Buya Malam Minggu, 4 Mey 2019
 
Pantauan media ini, selama berada di warkop itu hingga malam hari, pengunjung memang agak ramai. Umumnya kalangan muda. Mungkin karena bertepatan malam Minggu.
 
Rahman salah seorang pengunjung, menuturkan bahwa hari-hari waktunya dihabiskan nongkrong di Warkop Buya.
 
"Kopinya enak dan pas di lidah saya. Belum lagi selalu ramai. Teman-teman saya selalu ngumpul disini," aku Rahman.
 
Senada dengan Rahman, Wahyu yang sehari-harinya adalah jurnalis, mengaku senang nongkrong sambil mencari inspirasi baru sebagai bahan tulisannya.
 
Disini banyak ketemu teman-teman. Bisa berdiskusi dan menemukan ide-ide baru," tutur Ketua PWRI Tolitoli ini.
 
Beberapa pengunjung lainnya yang ditemui mengaku merasa senang. Mereka terlihat enjoy menikmati malam akhir pekannya di Warkop Buya...... (Mrf).
 
 

Alasannews.com, Thailand |  Thailand mengumumkan permaisuri Raja Maha Vajiralongkorn jelang upacara penobatannya yang bakal berlangsung tiga hari lagi.

Berdasarkan Royal Gazette yang dipublikasikan seperti dikutip AFP Rabu (1/5/2019), nama permaisuri yang baru adalah Suthida Vajiralongkorn na Ayudhya.

Suthida adalah perempuan berusia 40 tahun yang merupakan perwira tinggi berpangkat Jenderal di unit khusus Pasukan Penjaga Raja.


Dia juga pernah menjadi pramugari maskapai Thai Airways.

Pengumuman itu menyatakan Raja Vajiralongkorn telah menikah dengan Suthida pada Rabu waktu setempat secara legal dan sesuai dengan tradisi kerajaan.

"Karena itu, beliau menganugerahkan gelar kerajaan menjadi Ratu Suthida mulai saat ini," demikian pemberitahuan yang dikeluarkan dari Royal Gazette.

Pernikahan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan istrinya Suthida (Thai TV)

Upacara itu dilaporkan berlangsung di Istana Dusit Bangkok.

Raja Vajiralongkorn mengenakan seragam berwarna putih, dengan Ratu Suthida memakai pakaian tradisional Thailand.

Ratu Suthida pertama kali mendapat gelar kerajaan pada 2012 ketika bertugas di Resimen Penjaga Putra Mahkota dengan pangkat Letnan Kolonel, seperti dilansir SCMP.

 

Rekaman dari upacara pernikahan ditayangkan di saluran TV Thailand Rabu (01/05) malam, memperlihatkan anggota keluarga kerajaan dan penasihat istana yang hadir.

Raja terlihat menuangkan air suci di kepala Ratu Suthida. Pasangan itu kemudian menandatangani surat nikah.

 

Saat itu dalam keterangan Kantor Perdana Menteri, penghargaan itu diberikan setelah Suthida menunjukkan loyalitas, kejujuran, dan tanggung jawab menjaga Vajiralongkorn.

Enam penghargaan kemudian diberikan kepada Suthida setahun berselang untuk meningkatkan pangkatnya.

Pada akhir 2013, dia sudah menjadi Mayor Jenderal.

 

Kemudian Agustus 2016, dia mendapatkan pangkat Letnan Jenderal sebelum memperoleh bintang empat sebagai Jenderal Angkatan Darat beberapa bulan kemudian.

Kenaikan pangkat Suthida jadi bintang empat pernah diberitakan media BBC pada 17 Desember 2017.

Disebutkan Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun, mempromosikan salah seorang 'pengawal perempuan kerajaan' menjadi 'jenderal empat bintang khusus'.

Kenaikan pangkat itu -yang diumumkan oleh buletin resmi kerajaan, The Royal Gazette, pada 13 Desember- tak sampai setahun setelah perempuan tersebut mendapat pangkat 'jenderal empat bintang'.

Sebenarnya promosi terbaru untuk Suthida Vajiralongkorn Na Ayudhya yang menjabat sebagai Wakil Komandan Keamanan Kerajaan, diberlakukan 1 Agustus lalu namun baru diumumkan di catatan resmi kerajaan pada 10 Desember.

Menurut data Royal Gazette, Suthida hanya membutuhkan waktu empat tahun untuk naik pangkat dari letnan kolonel menjadi jenderal empat bintang, dan semuanya diputuskan oleh raja.

Pada 13 Oktober 2017 -saat mengenang satu tahun ayahnya- Raja Maha Vajiralongkorn juga menganugerahkan gelar kehormatan kepada Suthida, yaitu Dame Grand Cross (First Class) of The Most Illustrious Order of Chula Chom Klao atau Than Phu Ying.

Raja Maha Vajiralongkorn Bodindradebayavarangkun -sejak menjabat putra mahkota- yang memutuskan promosi Suthida dari letkol menjadi jenderal.

Artilel i i sudah ditayangkan di tribun.meda.com

Halaman 1 dari 7

Kontak Polisi

RESOR PALU