Selasa, Agustus 20, 2019
alasaniduladha
Sabtu, 11 Mei 2019 09:12

Kendalikan Harga Ayam, Disbunak Programkan Bantuan

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Alasannews.com, Tolitoli-Sulteng | Mengatasi penomena harga ayam potong cenderung naik, Disbunak Tolitoli minta bupati alokasikan bantuan bergulir kepada kelompok peternak.

Adalah kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak), Ir Hardyan Saad MM yang menggagas hal ini harus dilakukan pemerintah kabupaten Tolitoli agar ayam potong bisa diproduksi peternak lokal.

Sulit ditepis harga ayam potong menyentuh angka Rp 70.000 per ekor, khususnya dalam sepekan ramadhan ini. Walaupun itu, menurut Kadis,  Ayam yang ukurannya besar. "Itu yang besar, 2 kiloan per ekor," terang Hardyan.

Namun harga ini dinilai mahal. Pada hari-hari biasa, harga ayam potong berkisar Rp 55.000 perekor sampai Rp 60.000 per ekor.

Harga melambung dikarenakan ayam potong yang ada dipasaran Tolitoli didatangkan dari Palu. Bahkan, ayam potong berukuran besar itu didatangkan dari Mamuju, Sulawesi Barat, aku pedagang ayam di Pasar Bumi Harapan dan Susumbolan.

Memang kata Hardyan, produksi ayam potong di Tolitoli tidak mencukupi. Kebutuhan ayam potong di Tolitoli pada hari dan bulan ramadhan ini meningkat, katanya.

Disbunak mencatat, kebutuhan ayam setiap hari biasa hanya berkisar sampai 400 ekor. Tapi, ramadhan ini kebutuhan ini meningkat tajam sampai 600 ekor per hari, katanya.

Salah satu program Disbunak adalah menggelontorkan bantuan bibit ayam ke petani kelompok pemelihara ayam potong. Bantuan bergulir ini, kita akan mulai pada anggaran perubahan Tolitoli, kata Hardyan.sy

Baca 125 kali
Valentio112
Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU