Selasa, Agustus 20, 2019
alasaniduladha
Jumat, 24 Mei 2019 17:23

TPID Gelar Hight Level Meeting Terkait Stabilisasi Harga

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Alasannews.com, Palu-Sulteng | Beberapa kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri mengalami kenaikan harga misalnya bawang putih, bawang merah, cabe dan telur.

Untuk itu Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola MSI yang diwakili Asisten Administrasi, Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Setdaprov Sulteng, Mulyono, SE, Ak, MM memberikan apresiasi kepada semua anggota TPID yang telah bekerja keras dalam menstabilkan harga barang kebutuhan pokok masyarakat.

Akan tetapi, disisi lain masih ada permasalahan yang perlu disiasati yakni mengatasi kelangkaan LPG 3 Kg di masyarakat, ujar Asisten Mulyono dalam sambutan gubernur pada acara high level meeting tim inflasi daerah provinsi Sulawesi Tengah bertempat di Hotel Sentral, Jum'at 24 Mei 2019.

Menurut gubernur, salah satu penyebab kelangkaan disinyalir adanya penimbunan yang telah dibuktikan dengan ditemukannya penimbunan tabung gas 3 Kg di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikolore sejumlah 7.000 tabung gas.

Untuk itu, gubernur berharap agar pelaku penimbunan ditindak tegas sesuai aturan supaya ada efek jera, demikian juga untuk komoditi lain, jika ada distributor nakal yang menimbun dan menaikkan harga sepihak agar ikut ditindak sesuai aturan, untuk itu perlu pengawasan terhadap jalur distribusi, ketersediaan pasokan dan stabilitas harga terus dilakukan.

Gubernur pada kesempatan itu juga mengapresiasi langkah PT. Pelindo melalui suratnya yang bernomor 1/KB.302/1/PTL-2019 tanggal 4 Maret 2019 perihal pengiriman barang dari loss cargo lewat peti kemas kepada distributor semen Tonasa, semen tiga roda, semen conch, semen Bosowa, semen Holcim dan pupuk Kaltim, dan mengharap pihak-pihak lain dapat meniru upaya tersebut dalam konteks memperlancar jalur distribusi barang.

"Saya menghimbau kepada tiap OPD yang tergabung dalam TPID agar mempedomani roadmap yang telah di buat supaya inflasi di daerah dapat dikendalikan dengan baik," tutup gubernur.

Panitia pelaksana, Drs. Markus Duma dalam laporannya mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakannya High Level Meeting TPID yang diikuti 75 peserta TPID sebagai wadah koordinasi antar anggota tim pengendali inflasi daerah lingkup pemerintah Sulawesi Tengah dan para pelaku usaha untuk menjaga kestabilan harga jelang Idul Fitri.

Adapun bertindak sebagai narasumber, Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Kepala Perum Bulog Divre Sulawesi Tengah.bhstq

Baca 124 kali
Valentio112
Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU