Rabu, November 13, 2019
Iklan Haji
Kamis, 11 Juli 2019 17:28

Gubernur Berharap Pelaku Ekonomi Syariah Lindungi Sendi Ekonomi Rakyat

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

 

Alasamnnews.com, PALU-SULTENG | Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Richart Arnaldo SE, MSA secara resmi membuka seminar regional yang mengangkat tema Koperasi Syariah Sebagai Kekuatan Alternatif Lembaga Keuangan Mikro di Sulawesi Tengah bertempat di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis 11 Juli 2019.

Dalam sambutan gubernur, Karo Ekonomi Richard selaku pemerintah provinsi sulawesi tengah, sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan seminar regional, yang dilaksanakan oleh pusat inkubasi bisnis usaha kecil (Pinbuk) sulawesi tengah, yang bertajuk koperasi syariah sebagai kekuatan alternatif lembaga keuangan mikro di sulawesi tengah.

Menurutnya, sebagai negara dengan mayoritas jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sudah selayaknya menempatkan Indonesia sebagai sentra ekonomi syariah dunia, maupun sebagai pusat studi, riset dan role model bagi negera-negara lainnya yang ingin menerapkan sistem ekonomi syariah. Sebab, kelebihan dan potensi sistem ekonomi syariah yang diusung oleh bank-bank syariah, telah membuktikan sanggup bertahan dari gejolak krisis moneter pada tahun 1997, dengan kata lain, sistem tersebut menawarkan solusi yang realistis dan reliabel, dalam rangka menghadapi fase baru liberalisasi ekonomi global di indonesia.

Sehingga perkembangan ekonomi syariah dewasa ini cukup signifikan dan menjanjikan, namun masih perlu peningkatan pada peran ekonomi syariah, baik di sektor perdagangan, perbankan, asuransi, investasi termasuk koperasi dan lain-nya, khususnya dalam menerangkan faedah dan keunggulan ekonomi syariah dibandingkan ekonomi konvensional kepada masyarakat.

Untuk itu, saya mengharapkan para pelaku ekonomi syariah, kiranya berperan sebagai aktor utama dalam melindungi sendi-sendi perekonomian masyarakat, dengan ikut mempromosikan keutamaan prinsip-prinsip ekonomi islam dan syariah yang sangat tegas menolak dan mengharamkan riba atau bunga, serta dapat bersinergi dengan asas kekeluargaan dan koperasi yang menjadi ciri khas ekonomi pancasila.

"Insha Allah, hadirnya koperasi syariah, akan menjadi pondasi dalam memperkuat komitmen sistem perekonomian syariah pada lembaga keuangan mikro di sulawesi tengah, dalam memberikan jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat, baik melalui pinjaman atau pembiayaan dalam usaha skala mikro kepada anggota dan masyarakat, pengelolaan simpanan, maupun pemberian jasa konsultasi pengembangan usaha," pungkasnya.bhst

Baca 75 kali
Valentio112
Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU