Kamis, Desember 05, 2019
hut daerah
Selasa, 20 Februari 2018 16:59

Sulteng Terima Bantuan Pengembangan Perikanan 5,8 Miliar

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Foto : Komisi IV DPR RI mengunjungi pembibitan udang vanami di Mamboro, Palu

Alasannews.com--Palu, Pemerintah provinsi Sulawesi Tengah menerima bantuan dari kementrian kelautan dan perikanan (KKP) senilai 5,8 miliar pada Selasa (20/2) di tambak udang vanamei supra intensif kecamatan Mamboro. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh kepala badan karantina dan pengendalian mutu Kementerian Kelautan dan Perikanan Dr Ir Rina M Si kepada kepala dinas KKP provinsi Dr. Ir Hasanuddin Atjo, MP yang disaksikan rombongan anggota DPR RI Komisi 4.


Bantuan tersebut diterima dalam bentuk alat eskavator sebanyak 4 unit, 2 paket kegiatan program pengelolaan irigasi tambak partisipatif (PITAP), calon induk Nila, benih Nila dan Vaname, pakan ikan dan asuransi untuk budi daya seluas 50 hektar. Hasanudin mengatakan bahwa pihaknya tengah mengembangkan budidaya udang vanamei skala micro, yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan oleh masyarakat petani.  Ia mengungkapkan jika setiap kepala keluarga memiliki setidaknya 8 tambak micro yang berukuran diameter 5 meter dan harga jual udang vanamei 70 ribu per kilogram , lebih kurang akan mendapatkan keuntungan 30 juta sekali panen dalam waktu 4 bulan.


Selain itu ia menyampaikan, bahwa apa yang tengah dikembangkan dinas KKP Sulawesi Tengah dapat memberi sumbangan nyata kepada pembangunan di Indonesia. Secara khusus mengentaskan kemiskinan. “Teknologi supra intensif skala rakyat yang merupakan yang pertama di Indonesia saya harap dapat Mengentaskan kemiskinan. Kita berharap ini dapat membangun Indonesia dari Sulawesi Tengah”, kata Hasanuddin.


Anggota DPR RI Roem Kono yang meninjau budi daya tersebut mengamini apa yang disampaikan sebelumnya. Ia mengatakan bahwa setiap program pemerintah, harus dapat menyentuh rakyat, dan juga mensejahterakan masyarakat. Khususnya rakyat petani dan nelayan. Menurutnya, petani dan nelayan merupakan pejuang bangsa yang menyediakan sumber makanan serta protein bagi banyak orang. “Orang bisa bilang ikan enak tetapi bagaimana kondisi kesejahteraan nelayan. Dan ini menjadi kewajiban pemerintah, termasuk pembibitan. Pembangunan perumahan untuk nelayan menjadi perhatian. Seperti juga ada di kementerian sosial. Bagaimana generasi kita bergantung juga kepada petani dan nelayan, karena mereka yang menyediakan makanan protein. Dan kita menginginkan pemerataan pembangunan”, kata Roem. humas/si

 

Baca 234 kali
Ruslan S Untuh
Mapri
Alimran
Kadis Perkebunan
Ruslan Hadi
Minarni
abd rhman
Amrin Haling
Kadri
Jusman

Kontak Polisi

RESOR PALU