Kamis, November 21, 2019
Iklan Haji
Senin, 21 Oktober 2019 13:14

Jelang Pilkada, Masalah Moral jadi Sorotan Masyarakat

  • Cetak
  • Email
Nilai butir ini
(1 Pilih)

ANcom--POLITIKA | Jelang Pilkada Tolitoli, isu moral muncul di tengah masyarakat. Apakah ada kaitanya dengan kandidat yang bakal bertarung? Rdaksi alasannews.com, mulai edisi ini ikuti selengkapnya.

Ketua Lembaga Sawadaya Masyarakat Gerakan Indonesia Anti Korupsi (LSM GIAK) Provinsi Sulawesi Tengah, Hendri Lamo mengemukakan, kalau masyarakat mengingatkan agar untuk menjadi pemimpin harus benar benar bersih dari hal hal yang dianggap tabu dalam budaya ketimuran.

"Ini sinyal. Bahwa masyarakat tidak akan memilih calon yang ada kaitannya dengan masalah rumah tangga atau pernah bersentuhan dengan moral," tandas Hendri.
Tanpa mengurangi maksud duga menduga, alumnus Tadulako University ini bahwa fakta ideal tidaknya pemimpin harus memiliki moral baik menurut ukuran ketimuran.

Di America sana katanya, politisi yang punya skandal dengan wanita pasti dia mundur dari panggung politik. Ini artinya, setiap politisi ingin jadi kepala daerah pun harus demikian.
"Ya tahu dirilah," imbuhnya.

Menurut aktivia ini, calon pemimpin seharus memiliki tiga hal pokok, pertama moral yang baik, intelektual yang cukup dan emosional yang terukur.

Hendri tampaknya paham akan masalah moral sangat mempengaruhi kepemimpin seseorang dalam menjalan tugas dan tanggungjawabnya sehari-hari. Seseorang yang secara moral tidak baik akan cenderung dalam kepemimpinannya tidak optimal.

Dia kata Hendri, mungkin tidak bisa adil dalam memberi pelayanan. Padahal seorang pemimpin itu, seyogyanya mengayomi seluruh elemen dan kelompok dalam masyarakat, baik agama, suku dan tradisi budaya yang begitu beragam.

Bahkan jelas moral pemimpin dapat terlihat bagaimana dalam kehidupannya sehari-hari. Keluarganya, merupakan gambaran calon pemimpin yang dipilih. Artinya tidak hanya sekadar memiliki intelektual bagus la tas itulah pemimpin, tiga hal itu akan saling terlihat manakala moralnya baik.

Intinya soal moral itu harus dikedepankan bagi seseorang yang ingin menjadi pemimpin. Sikap dan tindakannya akan bisa dilihat masyarakat, jika pemimpin itu terindikasi memiliki moral yang kurang baik. Bisa saja dia akan korupsi, katanya.

Penghargaan kepada seseorang atau kelompok tidak bisa dilihat status sosialnya saja. 

Di Tolitoli, masalah pelakor meski tidak bermuara ke kehukum, tapi santer di masyarakat. Ikuti edisi lanjutannya. Puan

 

 

Baca 144 kali
Empek Empek
Valentio112
Sekprov
MOH SALEH
Bupati dan Wakil Ramdhan
Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi

RESOR PALU