Jumat, November 22, 2019
Iklan Haji
Minggu, 30 Jun 2019 04:12

Lagi, APH Diborgol KPK Akibat Suap

Ditulis oleh
Nilai butir ini
(1 Pilih)

Alasannews.com, Jakarta | Lagi, aparat penegak hukum (APH) terkena kasus hukum. Kali ini,  Asisten Tindak Pidana Umum (Aspindum) Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta, Agus Winoto resmi ditahan KPK.

Agus ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. 

Seperti ditulis dari Pantauan detikcom di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (29/6/2019), Agus keluar pukul 23.30 WIB. Agus mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye dan tangan terborgol.


Namun, Agus enggan berkomentar saat ditanya mengenai kasusnya. Dia memilih langsung memasuki mobil tahanan KPK.

"Nggak ada, nggak ada (komentar)," ujar Agus sambil berjalan memasuki mobil.

Sementara itu, tersangka kasus yang sama, Alvin Suherman keluar dari gedung KPK sekitar pukul 23.58 WIB. Senada dengan Agus, Alvin mengenakan rompi oranye tahanan KPK dan tangan terborgol sambil membawa dokumen.

"Ya pasti ada permintaan lah. Nanti kita bicara lah," ucap Alvin sambil tersenyum. Alvin tidak menjelaskan secara detail permintaan apa yang dimaksud.


Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati mengatakan Agus akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) yang berada di belakang gedung KPK. Sedangkan Alvin ditahan di Rutan KPK cabang C1.

"Penahanan untuk AWN (Agus Winoto) di Rutan K4, AVS di Rutan KPK cabang C1," terang Yuyuk.

Sebelumnya diberitakan, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Selain Agus dan Alvin, KPK juga menetapkan seseorang lagi bernama Sendy Perico.

Kasus yang menjerat Agus terkuak berawal dari operasi tangkap tangan KPK terhadap Kasubsi Penuntutan Kejati DKI Yadi Herdianto dan Kasi Kamnegtibum TPUL Kejati DKI Yuniar Sinar Pamungkas. Namun, status dua jaksa tersebut belum ditentukan. (zak/zak)

 

 

Baca 84 kali Terakhir diubah pada Minggu, 30 Jun 2019 04:22

Berikan komentar

TULIS PESAN

Rustam Rewa1
dr adjimain
Fadjar S

Kontak Polisi