Selasa, Juli 16, 2019
Alasannews.com

Alasannews.com

Alasnnews.com, PALU--SULTENG | Pihak pemerintah khususnya pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah saat ini memberikan kemudahan kepada para wajib pajak kendaraan bermotor untuk membayar pajak secara online.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah melalui Gubernur, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri dan PT jasa Raharja bertempat di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Tengah Senin 15 Juli 2019

Kepala Seksi STNK Ditlantas Polda Sulteng AKP Muh Fadhlan SH SIK dalam keterangannya menjelaskan penandatanganan nota kesepahaman dimaksudkan untuk memberikan kemudahan kepada para wajib pajak kendaraan bermotor

Kemudahan dimaksud karena para wajib pajak kendaraan bermotor bisa langsung mengecek jumlah yang harus dibayarkan melalui ponsel dengan cara mendownloadnya pada playstore pada aplikasi cek pajak kendaraan Indonesia, pilih Sulawesi Tengah masukkan nomor plat dan nomor rangka selanjutnya akan tertera data-data kendaraan termasuk besarnya pajak yang akan dibayarkan.

Pihak wajib pajak kendaraan bermotor selanjutnya dapat membayarnya melalui ATM terdekat selanjutnya struk dari pembayaran tersebut dapat diperlihatkan kepada petugas Samsat saat pengesahan STNK

Untuk kemudahan sistem pembayaran online tersebut juga telah dijalin kerjasama dengan beberapa perbankan.

salah satu kemudahan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor ini juga berlaku bagi mereka yang memiliki kendaraan bermotor di luar daerah tanpa harus membayar di kantor Samsat terkait

"Sebagai contoh kalau kita mempunyai kendaraan plat DN sementara kita berada di kota Jakarta maka tidak perlu lagi kita membayar pajak di kota palu akan tetapi dapat mengkroscek berapa pembayaran sekaligus membayarnya nya secara online," jelas AKP Fadhlan

Senada disampaikan Kepala Bidang Pajak Daerah Reza Rangga S.STP, MSI.

menurutnya dengan pembayaran secara online maka wajib pajak dapat lebih mudah untuk membayarkan pajaknya selain itu dapat menghindarkan dari para calo dan terhindar dari praktek korupsi kolusi dan nepotisme.

Pembayaran secara online juga diharapkan dapat menggugah para wajib pajak kendaraan untuk menyelesaikan kewajibannya dan tentu saja dapat meningkatkan pendapatan daerah.bhst

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Masyarakat Maluku Utara adalah kesatuan tak terpisah dari masyarakat Palu yang siap membangun kemajuan dan kesejahteraan bagi daerah.

Hal tadi disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si saat bersilaturahmi dengan Kerukunan Keluarga Maluku Utara-Sulawesi Tengah, Senin malam (15/7), di Toko Golden Bakery, Jalan Towua.

Lanjut Ia tuturkan bahwa masyarakat Palu tidak hanya dihuni warga asli Kaili tapi juga para pendatang yang menjadikan ibukota Sulteng ini Indonesia mini sebab keterwakilan semua suku dan etnis bisa dijumpai di Palu.

"Kami tidak merasa lagi warga Maluku Utara orang lain tapi sudah jadi orang Palu," ujarnya menegaskan tidak ada sekat yang membatasi kedua masyarakat.

Di bagian lain, Ia juga mengajak warga kerukunan aktif menata kembali Palu pascabencana 28 September 2018.

"Kita kembalikan keceriaan kita, kita kembali bangun Palu, Sulawesi Tengah," pungkasnya.

Acara diisi dengan santap malam bersama, hiburan, sambutan, penyerahan buku memoar ke sekda dan penggalangan dana atas musibah gempa yang melanda Maluku Utara belum lama ini.

Nampak hadir, akademisi Untad sekaligus ketua kerukunan Dr. Ir. Muh Nur Sangadji, DEA, wakil ketua DPRD Sulteng Dr. Alimudin Paada, forkopimda, tokoh muda Ruslan T. Sangadji dan komponen masyarakat Maluku Utara dari berbagai latar profesi.BHST

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Generasi millenial punya kelebihan sendiri-sendiri yang spesifik, ada yang unggul di akademik tapi ada juga yang justru unggul di non akademik misalnya di olahraga.

Hal ini dinyatakan Sekretaris Daerah Provinsi Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si saat mewakili gubernur di acara Pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA Tingkat Provinsi Sulteng Tahun 2019 di Hotel Graha Mulia, Senin malam (15/7).

Ajang diikuti lebih kurang 266 atlet pelajar beserta pendamping dari seluruh kabupaten/kota se Sulteng dengan cabor yang dilombakan antara lain karate, silat, atletik, renang dan bulutangkis.

Adapun waktu pelaksanaan mulai tanggal 15 sampai 18 Juli 2019 atau 4 hari dengan veneu atau lokasi bertanding tiap cabor antara lain, karate dan silat di GOR Madani, atletik di Lapangan Petobo, renang di kolam renang Paradise dan bulutangkis di GOR Cemerlang.

Lanjut sekda, olahraga diyakini bisa menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual yang dimiliki generasi millenial.

Sehingga Ia mengharap bukan hanya spirit kompetisi yang dibangun di O2SN tapi silaturahmi tetap harus ditonjolkan karena walau di gelanggang mereka adalah lawan tapi di luar mereka harus berkawan.

"Itu yang saya harap dibangun jadi bukan hanya mengirim untuk bertanding semata," titip sekda ke peserta supaya membangun silaturahmi.

"Mungkin nanti ada malam keakraban supaya silaturahmi bisa terjalin antar siswa," tambah Sekda mengusulkan acara tersebut dimasukkan ke O2SN SMA.

Usai membuka, sekda dan tiap kontingen menyempatkan sesi foto bersama yang dimulai dari kontingen Palu.bhst

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Menyiasati lahan di bawah tegakan agar bisa lebih produktif, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Tolitoli mengajak petani untuk melakukan inovasi dengan menanam jagung.

"Kami--dinas--menawarkan, jagung varietas unggul B18 yang bisa menghasilkan tiga ton per hektarnya," ungkap Kadis Rustan Rewa, Senin (15/7) saat meninjau Kelompok Tani di Mimbala.

Kenapa varitas ini yang kami tawarkan, karena jenis mampu beradaptasi dan bisa ditanam sekalipun di bawa tegakan seperti lahan kelapa eks PT Dampal tersebut.

Sekitar 200 hektat lahan yang dikelolah empat kelompok tani, setelah dievaluasi hasilnya cukup menggembirakan. Bahkan, hasil musim tanam sebelumnya, dapat disebut sesuai target, katanya tanpa merinci.

Kepada Poktan di kecamatan atau desa lain yang memiliki lahan serupa, dinas terbuka untuk memberikam bantuan benih maupun tehnis dari penyuluh lapangan.

Alhamdulillah kata Kadis, brkat ketekunan petani dan kegigihan penyuluh dari dinas pemanfaatan lahan-lahan di bawah tegakan di Tolitoli sudah semakin meluas.pu

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Tolitoli Sulawesi Tengah Rustan Rewa bergerak cepat, begitu mendapat laporan ribuan hektar sawah di Kecamatan Dampal Selatan, meragukan debit air pada musim tanam ini.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (15/7)  Rustan mengaku dengan ditemàni Kepala BPP Lempe, Ir Moh Saleh, pagi ini bergegas menuju lokasi untuk melihat kondisi saluran tersier di sana.

"Ya, pagi  ini saya dengan beberapa staf segera ke lapangan. Memastikan, apakah saluran itu tidak mampu memenuhi debit air bagi ribuan hektar sawah yang siap tanam di sana," tandas Rustan.

"Kalau belum bisa ditangani dengan peralatan, kami akan sarankan petani bergotong royong memperbaiki saluran bagian mana yang jadi kendala, " ujar Rustan lagi.

Menurut data Dinas Tanaman Pangan, ada 9 desa di Kecamatan Dampal Selatan memiliki areal sawah produktif 2.543 hektar dan khusus di desa Bangkir yang mrlaporkan masalah saluran ini seluas 418 hektar, katanya.

Ketika ditanya kondisi yang ada, Rustan mengaku optimis bisa menaikkan IP 300. "Beralasan, IP 300 bisa kita dorong," tandas Rustan sambil menambahkan kalau ketersediaan air secara tehnis cukup. 

Alasannews.com, SIGI-SULTENG | Sekretaris Daerah Prov.Sulawesi Tengah membuka Turnamen Sepakbola U19 Liga Desa Nusantara Tingkat Kabupaten Sigi Tahun 2019 mulai tanggal 14 Juli 2019 - 3 Agustus 2019, bertempat di lapangan sepakbola Garuda Mas Desa Kalukubula Kec.Sigi Biromaru Kab.Sigi, Minggu (14/7) 2019. Adapun peserta kegiatan berjumlah 12 Desa.

Kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Prov.Sulawesi Tengah Dr.H.Moh.Hidayat Lamakarate,M.Si mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan sebagai suatu wadah untuk menyalurkan minat dan bakat bagi masyarakat dalam olahraga sepakbola,"lewat moment ini diharapkan kita akan mendapatkan bibit pesepakbola yang berprestasi",tuturnya.

Menurutnya, animo masyarakat tentang sepakbola sangatlah besar karena olahraga ini sangat populer sehingga dibutuhkan perhatian semua pihak untuk mengembalikan kejayaan sepakbola di Sulawesi Tengah,"ke depan, kegiatan olahraga yang memang diminati masyarakat sulawesi tengah kita akan dorong terus untuk pelaksanaan eventnya sehingga semangat untuk berolahraga bisa lebih berkembang",katanya.

Selanjutnya dirinya berharap selama turnamen berlangsung semua tim dapat menjaga kondusifitas dan keamanan bersama dengan menjunjung tinggi sportivitas dan nilai fair play.

Ketua Panitia Anwar H.Samauna menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan sebagai suatu media silaturahmi antara desa satu dengan desa yang lain, serta penyaluran bakat anak-anak khusus usia 19 tahunan sekaligus rekrutmen atlet sepakbola untuk mewakili kabupaten sigi pada kejuaraan liga desa nusantara ditingkat prov.sulawesi tengah.

Nampak hadir Sahli Gubernur Sulteng Bidang Pemerintahan, Bupati Sigi diwakili Kadis Pora Kabupaten Sigi, Camat Sigi Biromaru, Para Kepala Desa, Tripika Kecamatan, KONI Provinsi Sulteng, KONI Kab.Sigi.bhst

Sebuah proses negosiasi dan persuasi yang panjang itu telah menemukan sebuah akhir yang indah.

Alasannews.com, JAKARTA | Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah balap mobil bergengsi Formula E di pertengahan tahun 2020 nanti! Selepas dari World Cities Summit di Medellin, Kolombia, langsung terbang ke New York, Amerika Serikat, untuk menuntaskan negosiasi dengan lembaga pengelola Formula E bahwa Jakarta lebih dari layak menjadi salah satu tuan rumah balap mobil kelas dunia ini.

Formula E adalah turnamen balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1. Bedanya dengan Formula 1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik sehingga bebas emisi, dan diadakan di jalan raya yang diubah jadi sirkuit sementara.

Sejak tiga bulan lalu persiapan pertemuan ini telah dilakukan. Pertemuan dibuat tanggal 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E. Tim dari Formula E juga sudah datang khusus untuk melakukan uji lapangan di Jakarta pada 8-9 Juli lalu. Karena Jakarta berkompetisi dengan kota-kota besar dunia lainnya, maka semua dikerjakan dengan rapi, teliti, tertib dan tak banyak bicara. Jadwal dan rute perjalanan ditata dengan baik. Semua bahan telah disiapkan.

Puncaknya adalah negosiasi pada Sabtu, 13 Juli kemarin di New York. Bernegosiasi dengan Alexandro Agag dan Alberto Longo, para pemimpin tertinggi yang juga legenda di dunia balap mobil. Pembicaraan jarak jauh lewat telepon dan diskusi antar tim sudah berlangsung lama, tapi kami baru sekarang bisa bertatap muka langsung. Kita langsung akrab seakan sudah kenal lama. Suasana negosiasi berlangsung serius, dengan bahan lengkap sudah disiapkan, namun berlangsung santai, hangat dan bersahabat.

Di ujungnya kita bersepakat, Jakarta lebih dari layak dipilih menjadi tuan rumah. Ini artinya, mata dan kamera seluruh dunia akan datang dan menyorot Jakarta, ribuan penonton dari seluruh dunia akan hadir langsung. Jakarta akan berada di radar prhatian dunia. Tak terkira banyaknya juga adalah penonton dari dalam negeri. Yang tak kalah penting adalah manfaat pergerakan ekonomi pun akan dirasakan. InsyaAllah!

Menurut preliminary study, satu agenda balapan di Jakarta ini akan menggerakkan perekonomian Ibukota hingga lebih dari 78 juta Euro, atau Rp 1,2 triliun. Ini adalah kesempatan bagi kesejahteraan, lapangan usaha dan lapangan kerja bagi warga Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. InsyaAllah!

Alhamdulillah, alhamdulillah dan alhamdulillah, atas izin Allah SWT, sebuah perjuangan panjang dari seluruh jajaran DKI dan tim telah membuahkan hasil. Bersyukur rasanya bahwa ada banyak kota besar dunia berusaha, tapi Jakarta lah yang dipilih mendapatkan kesempatan.

Pada dunia kita kirimkan pesan: Jakarta bukan cuma pemain domestik, Jakarta siap menyongsong, siap sejajar dan makin bersinar di antara megapolitan dunia, dan insya Allah akan makin kokoh hadir di orbit global.

Mari Jakarta, kita segera bersiap jadi tuan rumah laga kelas dunia!

*ABW

Minggu, 14 Juli 2019 04:29

Anies, Anak Bangsa yang Mendunia

 

Tony Rosyid:
Pengamat politik dan Pemerhati Bangsa

Alasannews.com | Sudah lama sekali, kami merindukan ada tokoh politik Indonesia yang bisa tampil di forum internasional. Dulu tokoh politik seperti Sukarno, Hatta, Agus Salim, Sjahrir, Natsir, Adam Malik ataupun Soedjatmoko adalah contoh tokoh-tokoh politik yang dihormati di gelanggang dunia.

Kini Indonesia beruntung, ada seorang Gubernur di DKI Jakarta yang bisa membawa nama baik bangsa kita dan dihormati di forum-forum global. Namanya Anies Baswedan. Dia sudah berada di arena global jauh sebelum jadi Menteri ataupun Gubernur. Lihat saja track recordnya.

Tapi lihat apa yang para jurnalis dan tim redaksi, khususnya media online, lakukan pada dia. Beramai-ramai menyerang, lihatlah beritanya: sinis pilihan fotonya, framing negatif beritanya. Seakan jangan sampai ada anak bangsa yang membanggakan di gelanggang internasional.

Bukankah Indonesia perlu mewarnai dunia di semua bidang, mulai dari budaya, seni, keilmuan hingga politik?

Saat ini, kami sedang bangga melihat ada tokoh politik bisa membagikan pengalaman di Jakarta dan Indonesia untuk dunia. Dan pada saat yang sama kami malu membaca media domestik dan online kita justru menuliskan dengan nada sinis, negatif dan seakan rabun dunia.

Umumnya politisi Indonesia pergi ke luar negeri memang sekadar studi banding, ephumismenya jalan-jalan, sementara tokoh seperti Anies Baswedan justru ke luar negeri untuk memberi ceramah, untuk membuat dunia mengerti tentang Jakarta dan Indonesia dan ikut kontribusi untuk kemajuan dunia. Beda sekali !

“Ikut melaksanakan ketertiban dunia” itu amanah Pembukaan UUD 1945, sudah saatnya Indonesia KEMBALI tampil di forum dunia, seperti masa awal kemerdekaan saat tokoh-tokoh nasional adalah juga tokoh Asia dan tokoh dunia.

Sekadar harapan saja untuk para jurnalis dan pemimpin redaksi terutama media Online buatlah kami bangga membaca berita bahwa ada tokoh dari Jakarta, dari Indonesia dikenal dan dikagumi dunia.

Salam,
Jakarta 13/7/2019

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Direktur PT Citra Nuansa Elok (CNE) pengelola MTP, Mohammad S Sandiri, S.Ag menegaskan,  pembangunan MTP segera dimulai dan ditarget 18 rampung.

“Dana pembangunannya murni dari pihak ketiga dan tidak lagi menggunakan dana Pemerintah Daerah,” kata Muhammad Sandiri kepada sejumlah wartawan, Sabtu (13/7).

Saat ini, proses pembongkaran serta pembersihan puing dan sisa-sisa bangunan sedang berlangsung, bahkan progresnya hampir selesai.

PT CNE selaku investor pusat perbelanjaan yang berlokasi di tengah Kota Palu, kini tengah melakukan pembongkaran puing-puing bangunan ini. Porses pembongkaran sudah mendapatkan persetujuan dari semua pihak, baik itu Pemerintah Daerah, DPRD Kota Palu, termasuk Asuransi Bumi Putera..

"Tahap pertama telah dibayarkan Rp 30 miliar dari klaim asuransi yang diajukan senilai Rp 87 miliar. Pembayaran klaim asuransi ini dilakukan lima tahap,” kata Sandiri.

MTP akan dibangun menjadi pusat perbelanjaan Tipe A2 dengan tujuh lantai. Dua lantai ke bawah berupa basement dan lima lantai ke atas. Pembangunnya diperkirakan akan menghabiskan dana sekira Rp 400 miliar hingga Rp 500 miliar, dan ditargetkan dalam 18 bulan akan rampung.***

 

foto dok

Alasannews.com, JAKARTA | Jabat tangan Prabowo Subianto danJoko Widodo menandai pertemua kedua tokoh itu di Stasiun MRT, Senayan Jakarta Pusat, Sabtu (13/7).

Prabowo pun mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai presiden terpilih 2019-2024. Prabowopun mengatakan minta maaf jika sering mengkritik jalannya pemerintahan. Dia menyebut itu sebagai bentuk demokrasi.

"Ada yang bertanya, kenapa Pak Prabowo belum ucapkan selamat ke Pak Jokowi. Saya katakan, saya ini gimana pun ada ewuh pakewuh, ada tata krama, saya maunya ucapkan selamat secara terbuka," kata Prabowo di Stasiun MRT, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019).

"Jadi kalau kita kadang-kadang bersaing, saling kritik, itu tuntutan politik. Tuntutan demokrasi. Sesudah kompetisi, bertarung keras, tapi dalam rangka keluarga besar RI. Kita sama-sama anak bangsa, patriot berbuat baik bagi bangsa," katanya.pu

 

Alasannews.com, PEKANBARU-RIAU |  Kembali terkait dugaan pungutan yang diduga dilakukan oknum Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 193 Pekanbaru Prop.Riau kepada orang tua didik Pindahan, sebagaimana yang telah dipublikasikan awak media siber (Media Online) lokal maupun nasional baru-baru ini.

Akan dugaan pungutan yang telah terjadi di lembaga pendidikan tersebut diatas, awak mediapun menjumpai Mardalis Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid.Dikdas) Dinas Pendidikan yang berlokasikan Jl.Pati Mura Gobah kota Pekanbaru Provinsi Riau.Kamis (10/07/2019)

Untuk mempertanyakan apakah benar dalam penerimaan siswa didik baru serta siswa didik pindahan, dikenakan biaya administrasi dan atau biaya lainnya dapat dibebankan oleh Lembaga Pendidikan Formal jenjang pendidikan dasar (SD). Seperti halnya yang diduga telah terjadi dan atau diduga telah dilakukan oleh Listriani Murni Kepala Sekolah SD Negeri 193 Pekanbaru, sebagaimana informasi dan data serta pernyataan yang telah didapatkan oleh awak media dari dirinya (Listriani Murni Kepsek SD Negeri 193 Pekanbaru)

Namun amat disayangkan jawaban yang ingin diraih dari dirinya (Mardalis) selaku Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pekanbaru, yang lebih memahami akan teknis proses belajar mengajar di lembaga pendidikan khususnya di lembaga pendidikan dasar (SD) tidak dapat diraih, melainkan dirinya hanya menggelengkan kepala.

" Langsung aja ke pak Kadis." ucap sembari pintanya dengan lemah gemulai pada awak media.

Akan tindakan yang diberikan Mardalis Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid.Dikdas) kepada awak media yang tidak dapat memberikan jawaban pada awak media, serta diduga lempar fungsi kepada Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru

Awak mediapun melakukan Konfirmasi kepada Muhadjir Effendy Menteri Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, terkait dugaan punguta liar yang diduga telah terjadi di lembaga pendidikan khususnya lembaga pendidikan dasar kota Pekanbaru Provinsi Riau yakni Sekolah Dasar (SD) Negeri 193, serta dugaan Mardalis Kabid.

Dikdas diduga 'Mandul' dan atau terkesan tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai Kabid Dikdas di Dinas Pendidikan kota Pekanbaru Prov.Riau yang lebih memahami alan Teknis proses belajar mengajar dan atau teknis akan pendidikan dasar.

"Waalaikum salam wr wb, Mohon disampaikan ke kepala dinas pendidikan saja." pinta Muhadjir Effendy Mentri Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI kepada awak media via WhatsApp Pribadinya

Atas Konfirmasi yang telah dilakukan kepada Muhadjir Effendy, awak mediapun berusaha menjumpai Abdul Jamal Kadisdik kota Pekanbaru untuk meminta tanggapan akan dugaan Pungli yang diduga telah terjadi dilingkungan pendidikan SD Negeri 193 serta Mardalis selaku Kabid Dikdas yang terkesan 'Mandul' dan atau diduga tidak berfungsi dalam menjalankan fungsinya sebagai Kepala Bidang Pendidikan Dasar

Hingga berita ini dipublikasikan, H.Abdul Abdul Jamal belum dapat dijumpai dan dimintai keterangannya akan hal tersebut diatas, dikarenakan beliau masih sibuk.....Bersambung

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Upaya Palu menjadi kota bersih, nyaman dan tertib terkendala mental warganya. Petugas kebersihan dan polisi pamong praja (Pol PP) sebagai penegak Perda menjadi satu-satunya harapan.

Hasil pantauan alasannews.com, dalam sepekan terkesan warga cuek dengan masalah kebersihan.

 Demikian juga dengan pedagang yang menempati bahu jalan dan trotoar sering merepotkan bahkan mengganggu warga lainnya.

Sampah berserakan bukan karena minim atau kurang petugas kebersihan yang saban hari bekerja. Masyarakat membuang sampah tampaknya, tidak memperhatikan lagi tempatnya.

Beberapa  pojok jalan seperti di pojok eks Mall Tatura, hampir menjadi tempat sampah yang sulit dikendalikan. Setiap pagi, warga melempar begitu saja sampah dari rumah mereka.

Bahkan dari atas kendaraan, warga melemparkan bungkusan sampahnya ke pojok jalan itu.

Pemandangan seperti ini bukan hanya di pojok eks Mall, ada beberapa tempat yang didapati di kota Kaledo ini sampah menumpuh.

Menurut Agus, pasca bencana 28 September 2017 sepertinya segalanya mengalami penurunan. Termasuk peduli bersih itu perlu dibangkitkan lagi, ujarnya.

Patroli penertiban pedagang di bahu dan trotoar selalu mendapat perhatian dari Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Palu. Namun berkali penertiban, berkali pula pedagang memanfaatkan kelengahan petugas.

Biasa, mereka memindahakan daganganya saat Pol PP operasi. Begitu pol PP pergi, mereka kembali memasang dagangannya di tempat yang sudah dilarang itu. 

Seperti pedagang buah di Jl Emy Saelan, petugas sudah menertibkan agar jangan menempati bahu jalan. Tapi, sampai tayang berita ini, pedagang buah di bahu jalan masih seperti semula.

Kontributor: karno

Alasannews.com, TOLITOLI-SULTENG | Penomena kabut, bukan cuma di puncak Gunung Bromo atau Dieng di Jawa. Di Sulawesi Tengah, Tolitoli setidaknya memiliki dua kawasan yang berkabut.

Kedua tempat yang penomenal itu adalah Puncak Babo Anjam sampai seluruh kawasan Kecamatan Lampasio. Sedangkan satunya adalah puncak Gunung Tinombala, areal gunung pasir putih.

Bahi wisatawan yang ingin mengabadikan atau sekadar menyaksikan pemandangan kabut tebal yang bagaikan seputih salju, pada waktu-waktu tertentu kedua tempat bisa menjadi pilihan.

Seperti pada gambar ini, dia,bil dari puncak Pangi dengan kamera amatir atau hanya dengan handphone. Gambar ini viral di medsos dalam pekan ini.

Alasannews.com, MAKASSAR-SULSEL | Rustan R SP MP akhirnya mendapat Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP). Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II angkatan IV tahun 2019 yang diselenggarakan pusat pelatihan dan pengembangan dan kajian manajemen pemerintahan, le,baga administrasi Negara (LAN) RI di Makassar.

Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah, masuk 10 besar dari 60 peserta yang dari berbagai daerah, secara resmi hari ini Jumat (12/7) dilakukan pelepasan peserta.

Melalui sambungan telepon, Rustan mengatakan, terima kasih kepada semua yang telah memberikan dukungan kepada sehingga bisa mengikuti yang biasa oramg sebut PIM itu.

Terima kasih kepada bupati dan wakil bupati Tolitoli yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menimba ilmu lebih kuramh tiga bulan sambil melaksanakan tugas kedinasan.

Demikian hal kepada staf dinas, semoga dengan ilmu ini akan brmanfaat bagi daerah dan masyarakat di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.pu

 

Alasannews.com, JAKARTA | Sejumlah organisasi kepemudaan gelar Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara dan menuntut agar Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (LBP) agar ikut bertanggung jawab atas tidak terbayarnya tanah rakyat Gorontao Utara yang dipakai pembangunan PLTU Sulbagut-1 Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, provinsi Gorontalo. Masa aksi ini merupakan gabungan dari beberapa organisasi kepemudaan dan mahasiswa.

Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara ini diinisiasi oleh Brigade Gerakan Pemuda Islam (Brigade GPI). Turut mendukung dalam aksi ini, Forum Umat Islam Bersatu, Gerakan Pemuda Jakarta, Forum Mahasiswa Adat Buru Jakarta, Forum Mahasiswa Adat SBT.

Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara ini berangakat dari markas GPI Menteng Raya 58, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Massa aksi ini bergerak menuju perkantoran daerah SCBD Jakarta Selatan, tempat kantor pusat PT Toba Bara Sejahtera Tbk.

Setelah Massa aksi sampai di lokasi. Peserta aksi langsung disambut oleh pihak keamanan setempat dan kepolisian. Sempat terjadi ketegangan antara koordinator lapangan massa aksi M Frans dengan kepala keamanan setempat Ali Pance.

Dalam orasinya, Koordinator lapangan Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara, M Frans meminta agar LBP turun tangan langsung menyelesaikan nasib rakyat kecil. Selama ini, tanah rakyat sudah dipakai untuk pembangunan PLTU, sedangkan ganti rugi belum terselesaikan.
"Kembalikan hak-hak kami dan saudara-saudara kami di Gorontaro Utara. Kalau tidak kami akan membawa massa yang lebih banyak lagi. Pak Luhut kembalikan hak kami," kata Frans.

Lanjut Frans, semestinya pembangunan mega proyek tersebut membawa manfaat dan kemaslahatan untuk masyarakat Gorontalo Utara dan Bangsa Indonesia. Bukan malah menjadi penjajah baru dengan mengambil tanah rakyat tanpa memberikan kompensasi.

Senada dengan Frans, Ade Selon juga meminta agar perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Luhut Binsar Panjaitan ini segera menyelesaikan pembayaran terhadap tanah rakyat Gorontalo Utara. Tanah rakyat yang kini dibangun PLTU Sulbagut-1 di desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, provinsi Gorontalo. PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP) yang merupakan anak perusahaan PT Toba Bara Sejahtera Tbk adalah pengelola PLTU tersebut.

“Rakyat sebagai pemilik lahan yang selama ini menggantungkan hidupnya dari hasil perkebunan kelapa. Terpaksa harus gigit jari dan menerima nasib atas perlakuan dzalim yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan milik Luhut Binsar Panjaitan. Kembalikan hak-hak kami dan saudara-saudara kami di Gorontaro Utara. Kalau tidak kami akan membawa massa yang lebih banyak lagi. Pak Luhut kembalikan hak kami " tegas Ade Selon.

Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara ini juga menyatakan bahwa rakyat Gorontalo Utara merasa didzalimi dengan dirampasnya tanah mereka. Hal ini sangat memalukan karena Luhut Binsar Penjaitan adalah salah satu pemegang saham PT Toba Bara. Sedangkan LBP sendiri adalah Menteri Bidang Kemaritiman di kabinet kerja Presiden Jokowi.

"Ini memalukan, rakyat Gorontalo Utara dirampas haknya oleh perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh salah satu menteri. Mau jadi apa negara ini? Mau jadi apa rakyat ini? Kemana rakyat harus mencari keadilan? Kembalikan hak kami, saudara kami. Pulangkan TKA China, kembalikan hak pribumi," ujar Ade Selon.
Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara juga sempat diwarnai dengan pembacaan puisi oleh Baby Herlina. Ia menyebutkan bahwa tanah yang diperoleh dengan penuh perjuangan, harus hilang begitu saja.

“Tanah kami bukan menjadi tanah kami lagi,” seru Baby Herlina.

Massa Aksi Bela Rakyat Gorontalo Utara ini mereda setelah pihak keamanan yang diwakili Ali pance mempersilahkan 4 orang masa aksi untuk beraudiensi dengan perwakilan dari PT Toba Bara. Keempat perwakilan tersebut adalah Frans, David, Icam dan Rahmat Himran.

Usai audiensi, massa aksi kemudian membubarkan diri. Rencana untuk long march ke kantor Kementerian Bidang Kemaritiman dan Istana Negara dibatalkan.

"Dari hasil audiensi tadi, pihak PT Toba Bara menyatakan siap bertanggungjawab dan siap untuk duduk bersama dengan tim pengacara para ahli waris, (ahli waris marga Tolinggi dan Lasoma) serta GPI. Untuk menyelesaikan permasalahan yang ada sampai tuntas," jelas Frans. (***)

Hadiri Silaturahmi Daerah HIPMI, Gubernur : Ini Bagian Kontestasi Pemilihan Ketua

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si mengapresiasi Silaturahmi Daerah (Silatda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulteng sebagai acara wajib yang dijalani para kandidat dalam proses kontestasi pemilihan ketua baru HIPMI Periode 2019-2022.

"Saya merasakan makna silaturahmi yang menonjol, yang mana saudara-saudara di daerah bisa melihat langsung calon ketua umumnya," ujar gubernur di hadapan peserta silatda HIPMI, Kamis malam(11/7), di Hotel Santika yang ikut dihadiri calon ketua Mardani H. Maming.

Caketum Mardani diakui gubernur adalah sosok pengusaha milenial yang inspiratif, yang tidak hanya sukses membesarkan jaringan bisnisnya tapi juga sukses memajukan daerah kelahirannya tanah bumbu, Kalimantan Selatan sebagai bupati yang pernah menjabat 2 periode masing-masing 2010-2015 dan 2016-2018.

Apalagi jiwanya, diakui gubernur sangat filantropi (dermawan) yang suka menolong sesama, seperti saat Ia merespon gempa Palu dengan mendirikan dapur umum dan penyediaan air bersih bagi penyintas Petobo.

"Beliau ini banyak berbuat di Sulteng," tambahnya bertestimoni seputar sepak terjang Mardani yang banyak membantu Sulteng baik sosial maupun ekonomi khususnya dari usaha tambang yang Ia kelola di Morowali.

Dengan kelebihan-kelebihan tersebut, Gubernur Longki merasa yakin sosok Mardani H. Maming patut diperhitungkan sebagai harga mati menahkodai HIPMI kedepan.

Bagi Mardani, sukses bukan datang bak durian runtuh tapi murni dari hasil kerja keras siang malam dan pengorbanan yang Ia lakukan.

"Siang Saya jadi bupati maka malam Saya (ganti) mengambil keputusan-keputusan buat perusahaan," kenang Mardani membagi pengalamannya.

Akan tetapi di periode keduanya tahun 2018 lalu, Ia justru memilih mundur di tengah jalan supaya lebih fokus di usahanya.

Bila terpilih, Figur yang pernah dinobatkan sebagai bupati termuda dan orang kaya termuda di Indonesia ini berencana menerapkan sejumlah terobosan revolusioner guna meningkatkan kiprah pengusaha muda.

Diantaranya dengan meregulasikan supaya pengusaha-pengusaha muda yang diwadahi HIPMI bisa ambil bagian dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah.

Disamping itu Ia juga berkeinginan meningkatkan sinergitas pemerintah dan pengusaha dalam memperbaiki nasib bangsa.

"Kalau Pemerintah yang mengeluarkan ijin (usaha) maka pengusaha lah yang membuka lapangan kerja," tandasnya menggambarkan hubungan mutualisme pemerintah-pengusaha.

Selain didesaki para pengurus, kader dan senior HIPMI se Sulteng, acara juga dihadiri unsur pengurus daerah HIPMI Sulbar, HIPMI Gorontalo, wakil organisasi profesi, media dan perbankan serta Wakil Bupati Donggala dan Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo.bhst

Stevandi (manager kampanye dan perluasan jaringan WALHI Sulteng)

Alasannews.com-WALHI | Masih banyak kelemahan yang substansi dalam Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tataruang Wilayah Provinsi yang saat ini sedang disusun oleh Pemerintah Daerah. Hal yang paling penting menjadi sorotan adalah soal ketahanan Pangan.


Kita ketahui bersama bahwa, pangan merupakan faktor penting dalam menentukan stabilitas ekonomi suatu daerah; dalam pemenuhan pangan bagi masyarakatnya sebagai bagian yang takterpisahkan dalam proses pembangunan di Sulawesi Tengah.

Di beberapa referensi, pangan secara rill bisa diperoleh dari tiga aspek penting yakni, ketersediaan pangan, akses pangan dan pemanfaatan pangan. Konsep ketersediaan pangan di Sulawesi Tengah merupakan hal yang penting untuk melihat dan menalaah bagaimana ketahanan pangan di Sulawesi Tengah.

Sayangnya dalam Ranperda RTRW Sulawesi Tengah yang tengah disusun oleh oleh Pemerintah Daerah, WALHI Sulawesi Tengah menemukan bahwa ketersediaan lahan untuk pertanian dan untuk cadangan pangan di Sulawesi Tengah hanya 12 persen dengan luas 777.634 ha. Bila di presentasikan maka akan ditemukan 2 persen wilayah pertanian yang eksisting, 4 persen lahan cadangan pangan dan 6 persen kawasan pangan berkelanjutan.

Kecilnya luasan pangan di Sulawesi Tengah, tidak berbanding lurus dengan luasan Perkebunan Sawit serta pertambangan yang telah menguasai 44 Persen wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam data WALHI Sulteng, konsesi pertambangan telah menguasai 2.210.036 Ha dan perkebunan sawit seluas 591,606. 72 Ha. Jumlah ini begitu kontras dengan luasan yang diperuntukan untuk ketersedian pangan di Sulawesi Tengah. Dengan data tersebut, jelas bahwa Ranperda RTRW Sulawesi Tengah tersebut tidak meletakan kedaulatan Pangan sebagai hal yang prioritas.

Menejer Kampanye WALHI Sulteng Stevandi menjelaskan bahwa, “ Ranperda RTRW yang saat ini disusun oleh Pemeritah Daerah jelas tidak meletakan persoalan pangan sebagai prioritas. Padahal, penduduk Sulawesi Tengah saat ini banyak yang mengantungkan hidupnya sebagai petani, namun bila melihat data-data yang telah kami sebutkan, makin kelihatan keberpihakan Pemerintah kepada korporasi berbasis lahan di Sulawesi Tengah”.

Tidak diletakannya kepentingan pangan sebagai landasan pembagunan, berbanding lurus dengan makin meningkatnya konflik agraria di Sulawesi Tengah yang melibatkan petani dan korporasi berbasis lahan. Periode 2018-2019, WALHI Sulteng mencatat terdapat 5 sampai 10 Kali konflik agraria di Sulawesi Tengah yang melibatkan masyarakat dengan korporasi baik tambang maupun perkebunan sawit.

Stevandi Menambahkan bahwa, harusya Ranperda yang sedang di susun saat ini, adalah kesempatan bagi Pemerintah Daerah untuk memperbaiki kekeliruan Perda RTRW yang sebelumnya. Jangan lagi Perda RTRW ini menambah panjang dosa kepada masyarakat.

“Pemerintah harus lebih teliti lagi dengan pengalaman-pengalaman yang sudah-sudah, bagaimana penguasaan lahan bagi korporasi di Sulawesi Tengah, telah berkontrbusi terhadap berbagai persoalan, seperti yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara. Akibat masifnya ekspansi korporasi, deforestasi hutan, telah menyisahkan kerusakan ekologi yang membawa petaka banjir bagi masyarakat.”

Kami meminta kepada Pemerintah serius dalam menyusun Perda RTRW ini, sebab ini berbicara hajat hidup orang banyak. Serius dalam pengertiannya adalah tidak lagi memberikan ruang bagi penguasaan lahan terhadap korporasi, cabut izin perusahaan-perusahan yang bermasalah atau berada dalam kawasan hutan dan terpenting RTRW ini harus lebih berpihak pada masyarakat Sulawesi Tengah bukan korporasi. Kami tak ingin ada lagi nyawa rakyat yang menjadi korban akibat kebobrokan penyusunan RTRW yang tidak tegas terhadap pelaku kejahatan lingkungan di Sulawesi Tengah. Tutup Stevandi.***

Alasannews.com, PALU-SULTENG | Badan Pengelolah Keuangan Haji ((BPKH) akan mengucurkan bantuan bagi korban dampak bencana Sulawesi Tengah. Bantuan unuk bidang pendidikan dan kesahatan itu, akan bisa merekonstruksi bernagai infrastruktur yang rusak.

Hal itu teruangkap pada pertemuan, Sekprov Hidayat Lamakarate yang didampingi Kalak BPBD Sulteng, Bartholomeus Tandigala dengan Agung Sri Hendarsa selalu Kepala Devisi Program Badan Pengelola Keuangan Haji, Jumat (12/7).

BPKH akan memberikan Dukungan bantuan dalam Penanggulangan dampak Bencana Sulawesi Tengah,  sehingga BPKH datang untuk melakukan diskusi kepada Pemerintah Daerah  untuk merumuskan Fokus bantuan yang akan disalurkan BPKH pada masa rehabilitasi dan rekontruksi,  apakah pada bidang Pendidikan dan Kesehatan.

Penjejakan yang dilakukan sehubungan dengan BPKH memiliki dana tetapi perlu menggandeng lembaga yang ada didaerah untuk melaksanakan. Pada pertemuan iu, belum diungkapkan berapa besar dana yang akan dikucurkan.

Sekretaris Daerah menyampaikan melihat kondisi kebutuhan masyarakat adalah kebutuhan pembangunan infrastruktur khususnya Infrastruktur Bidang Kesehatan pembangunan Puskesmas dan Pustu dan Infrastruktur Pendidikan dalam pembangunan ruang kelas Permanen dan Pembangunan Sekolah.

Seperti Pembangunan MTS 6 Petobo diharapkan dapat dibantu untuk dibangun secepatnya lebih jauh Sekda menyampaikan bahwa dukungan bantuan dari lembaga donor sangat dibutuhkan karena dapat cepat terealisasi kalau Dana Pemerintah akan ada tetapi memerlukan waktu yang panjang.

Kita dorong dan harapkan lembaga lebaga dapat memberikan bantuan , sekda juga mencontohkan saya sebagai Ketua PMI propinsi sulteng sebentar akan membicarakan sekolah yang akan dibangun PMI sebanyak 10 Unit demikian juga kita harapkan lembaga lainnya kata sekda.

Indriayu Afriani, selaku Senior Devolepment Officer BPKH menyampaikan bahwa dana BPKH untuk bantuang sangat tersedia tetapi BPKH ingin mengetahui fokus bantuan yang disalurkan khususnya pada bidang Pendidikan dan Kesehatan dan meminta dukungan Sumberdaya yang akan melaksanakan.

Sekretaris Daerah mengharapkan untuk dapat lebih fokus sekda mengharapkan dapat dilibatkan kabupaten dan kota terdampak karena Pemda Kabupaten dan Kota memiliki data terinci apa yang dibutuhkan untuk segera dibangun sesuai dengan rencana aksi yang sudah ditetapkan.bhst

Alasannews.com, MEDELLIN-KOLOMBIA | Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memulai kunjungan di Kota Medelin, Kolombia. Kota yaang awalnya dengan masalah sosial paling tinggi soal pembunuhan menjadi kota aman di dunia.

Lawatan Anies ke Kolombia merupakan rangkaian dari acara World Cities Summit mayors Forum, di Kota Mdellin. Ini merupakan pertemuan ke 10 kota-kota di dunia.

Dalam pertemuan bilateral, Walikota Gutierrez brbagi kisa tentang transformasi Medellin, dari kota dengan tingkat pembunuhan paling tinggi di dunia dengan berbagai masalah sosialnya, menjadi kota yang aman, menggeliat secara ekonomi dan hidup dengan kegiatan budaya.

Perubahan sosial Medellin itu dimulai denhan perluasam cakupan serta integrasi transfortaso publiknya, sehingga rakyat Medellin saling terhubung.

Kota Medellin terletak di kawasan lembah, dari dataran tinggi si Kolombia. Salah satu hasil utama kawsan pegunungan adalah bunga. Karangan bunga yang menjadi latat belakang adalah bunga segat yang dipetik dari dataran tinggi di sekeliling Medellin. 

Keindahan dan keharumannya ,ewarnai ruanhan tempat kita melakukan pertemuan bilateral, tulis gubernur Anies dalam istagramnya.

Dalam pertemuan itu kata Anies, walikota Medellin ingin bertukar pengalaman dengan Jakarta, serta menjajaki berbagai kesempatan ketjasama ke depan, utamanya dibidang integrasi transfortasi mobilitas kota dan pertukaran budaya.

Mengakhiri pertemuan, sebagai simbol persahabatan dari warga Jakarta kepada Walikota medellin Gutierrez adalah selembar kain Batik Betawi. Tak disangka, Walikota Gutierrez menyampaikan bahwa kenang-kenangan yang Jakarta berikan ini sangatlah emosial baginya.

Ia bercerita, ibunya adalah peneliti bayik dan mengajar tentang batik. Ia sering melihat ibu ,embayik, dan beberapa tahun lalu ibunya telah tiada. Sehingga, ia mengatakan bahwa batik yang ia dapat ini mengingatkan dirinya pada ibunya.

 

foto kebakaran hebat saat warga terlelap tidur di Selayar (fadly syarif)

Alasannews.com, SELAYAR-SULSEL | Kebakaran dua petak rumah di Jln. MT. Haryono, Lingkungan Bonehalang, Kelurahan Benteng Selatan, Kecamatan Benteng Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, mengawali medio bulan Juli 2019.

Peristiwa kebakaran yang terjadi pada sekitar pukul 18.20 wita, hari Kamis, (12/7) tersebut dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang terjadi di lantai dua bangunan rumah petak bercat putih.

Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Anak korban, Andi Supriadi yang pertama kali menyaksikan peristiwa kebakaran, menjelaskan, sebelum kejadian, yang bersangkutan sempat mencium bau kabel terbakar dan melihat asap mulai mengepul dari dalam rumah.

Menyaksikan kejadian tersebut, Andi Supriadi langsung melapor ke Mako Polres Kepulauan Selayar yang selanjutnya menghubungi posko Damkar, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam kebakaran.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tiga unit armada damkar langsung diterjunkan ke tkp dan melakukan proses pemadaman api.

Tidak ada korban jiwa dalam insident kebakaran yang melalap dua petak rumah kontrakan bernomor 4, dan 6 itu. Akan tetapi, kerugian material ditaksir mencapai tiga ratus juta rupiah.

Pemilik rumah Andi Sirajuddin mengutarakan, selain kerugian material, api turut melalap uang tunai senilai delapan juta rupiah dan perhiasan emas seberat dua puluh gram.

Beruntung, uang tunai, berikut perhiasan emas berhasil diselamatkan oleh regu pemadam kebakaran yang mendatangi tkp pada sekitar pukul 01.30, hari Jum'at dini hari, usai menerima laporan kejadian kembali munculnya titik api di tkp.
Pemadaman titik api berakhir pada sekitar pukul 02.00 dini hari. Sampai berita ini diturunkan, garis police line telah dipasanh aparat Kepolisian di TKP. (Fadly Syarif)

Halaman 1 dari 142

Kontak Polisi