hpn2020
×

Peringatan

JUser: :_load: Tidak dapat memuat pengguna denga ID: 675
Selasa, 08 Oktober 2019 05:49

Pasha Sulteng-1, Kader PAN Sulteng Tanggapi Dingin Rekomendasi DPP PAN

  • Cetak
  • Email
Nilai butir ini
(2 pemilihan)
Alasannews.com, Palu-Sulteng | Rekomendasi Pilkada Silteng DPP PAN untuk Sigit Purnomo Syamsuddin atau yang lebih populer dengan nama Phasa telah keluar sejak tanggal 6 Bulan September Lalu.
 
Dalam surat DPP PAN bernomor 5/Pilkada/IX/2019 itu menyebutkan bahwa DPP PAN telah menetapkan Sigit Purnomo Syamsuddin (SPS) sebagai Calon Gubernur / Wakil Gubernur Sulteng Periode 2020-2025.
 
Selanjutnya dalam surat itu, Phasa yang juga Wakil Wali Kota Palu tersebut ditugaskan mencari pasangannya untuk maju. Sementara untuk memenuhi persyaratan dukungan ia ditugaskan menjalin koalisi partai pengusung.
 
Terkait rekomendasi itu dengan munculnya nama SPS sebagai Cagub/Cawagub, direspon dingin sejumlah kader PAN di daerah.
 
Ardin misalnya, salah seorang Ketua DPC PAN di Tolitoli sampai saat ini mengaku tak pernah tahu jika Pasha direkomendasi maju Cagub/Cawagub. Demikian pula sejumlah Kader PAN di Kota Palu yang sempat dikonfimasi, menanggapi dingin.
 
Sepinya respon itu sepertinya dsebabkan kurangnya komunikasi dan pendekatan kepada kader hingga tingkat bawah. Padahal salah satu penugasan dari DPP PAN adalah melakukan komunikasi intensif dengan DPW, DPD, DPC hingga DPRt PAN SE Sulteng.
 
Sekertaris DPD PAN Toltoli, Abdul Halik saat dikonfirmasi, Minggu (6/10/2019) menajawab dengan normatif.  
 
"Siapa pun yang direkomendasi DPP, maka akan didukung," terangnya melalui sambungan telefon.
 
Beberapa kader lainnya merasa tak memiliki keharusan untuk mendukung. Pasalnya menurut mereka, keberadaan Pasha sejauh ini tak berkorelasi positif dengan perolehan PAN dalam Pileg 2019 lalu.
 
Perolehan PAN Provinsi Sulteng bukannya terdongkrak malah menyusut dari 3 kursi tersisa 2 kursi. 
 
Bahkan parahnya lagi di Kota Palu dimana Pasha jadi Wawako, malah harus menelan pil pahit kehilangan 2 kursi dari 4 kirsi. Padahal pada saat ia maju Wawako Palu, ia menggunakan kekuatan 4 kursi DPRD Kota Palu.
 
Kondisi tersebut ditengarai sebagai penyebab dinginnya respon kader PAN di Sulteng untuk Pasha walaupun Baliho besar pamitannya telah tersebar merata di Kota Palu..........(Ma'ruf Asli).
 
Baca 212 kali
Umroh

Terkait Politik

  • Isal, Serius Dong
    Isal, Serius Dong Moh Faisal Lahaja (ist) POLITIKA (alasannews) -- Ramai bicara kandidat Cabup Tolitoli, menjadi berita menarik baik di medsos maupun media…
  • NDB Menuju Cagub Sulteng (2) "Apa Kabar Ibu-ibu"
    NDB Menuju Cagub Sulteng (2) "Apa Kabar Ibu-ibu" Foto ist POLITIKA (alasannews) -- Sulteng punya Gubernur wanita? Kenapa tidak! Kalau saja ibu Nurmawaty Dewi Bantilan (NDB) menjadi Cawagub…
  • Isu ARB dan MNB 'pecah konksi' merebak
    Isu ARB dan MNB 'pecah konksi' merebak Moh Nurmansyah Bantilan (ist) TOLITOLI (alasannews) -- Perhelatan Pilkada baru akan digelar akhir 2020. Pasangan kandidat pun masih labil alias…
  • NDB Menuju Cagub Sulteng (1)
    NDB Menuju Cagub Sulteng (1) Foto:ist POLITIKA (alasannews) -- Politisi Dewi Nurmawaty Dewi Bantilan, setapak lagi akan menajdi calon gubenur Sulteng 2020 dari Partai Golkar.…
  • LSM GIAK Minta RDP dengan KPU di DPRD Tolitoli
    LSM GIAK Minta RDP dengan KPU di DPRD Tolitoli Ketua LSM GIAK Hendri Lamo (dok/ist) TOLITOLI (alasannewscom) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah terus menuai kritik.…

Kontak Polisi

RESOR PALU