hpn2020
Kamis, 06 Februari 2020 08:32

Peran DPR RI Dalam Melahirkan PUIC atau OKI

  • Cetak
  • Email
Nilai butir ini
(1 Pilih)

JAKARTA -- alasannews.com | Delegasi DPR RI turut andil dalam lahirnya lima konsensus hasil diselenggarakannya Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau Konferensi Persatuan Parlemen Negara Anggota OKI ke-15 di Ouagadougou, Burkina Faso pada 27-30 Januari 2020. Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Muhammad Farhan menyatakan bahwa isi dari lima consensus ini mencakup soal posisi Islam terhadap dunia global. Serta sikap Negara-Negara Anggota OKI terhadap terorisme juga peran yang akan mereka jalankan. “Pertama adalah pernyataan bahwa kerja sama parlemen negara anggota OKI adalah bentuk kerja sama global untuk mewujudkan ajaran Islam sebagai rahmatan lil alamin. Kedua, seluruh anggota PUIC mengutuk semua bentuk kekerasan dan terorisme yang merengut korban kemanusiaan! Sehingga adalah sebuah kesalahan fatal jika mengindetikan kekerasan dengan Islam,” ucap Farhan dalam rilis kepada Parlementaria, Jumat (31/1/2020). . . Politisi Fraksi Partai NasDem ini kemudian melanjutkan kesepakatan antara Negara-Negara OKI yang ketiga. “Dengan semangat rahmatan lil alamin, kami ingin Islam dan parlemen anggota OKI bisa mencari solusi inovatif untuk implentasikan ide-ide perdamaian Dunia, Regional maupun di semua negara anggota Persatuan Parlemen Negara Anggota OKI,” jelas Anggota Komisi I DPR RI itu. . . Keempat, seluruh parlemen negara OKI secara konsisten dan sungguh-sungguh menegakan nilai kemanusiaan di seluruh dunia. Untuk itu OKI menolak kekerasan sistematis terhadap bangsa Rohingya, Uighur dan Palestina. Terakhir, OKI mengajak semua parlemen negara Anggota OKI untuk melihat masa depan dengan optimis dengan semangat tinggi. Walaupun tantangan makin besar baik dibidang keamanan, sosial dan ekonomi, peluang untuk menjadikan Dunia ini lebih baik dengan nilai-nilai Islami tetap terbuka lebar. Farhan menjelaskan bahwa dalam konferensi yang berlansung selama tiga hari tersebut juga dibahas secara khusus kondisi di Palestina terkait proposal damai yang diajukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. “Khusus terkait Palestina, seluruh delegasi PUIC sepakat mendesak seluruh pihak yang terlibat sengketa di Palestina untuk menghormati resolusi yang telah dikeluarkan PBB,” tutup legislator dapil Jawa Barat I itu. #DiplomasiDPR #PUIC15al

Baca 47 kali
Umroh

Terkait Politik

  • Power Full, Bacagub Cudy Masuk Tolitoli
    Foto:ist/fb TOLITOLI (alasannews) -- Rusdy Mastura alias Cudy, salah satu bakal calon gubernur Sulawesi Tengah yang sudah star bersosialisasi ke…
  • Isal, Serius Dong
    Isal, Serius Dong Moh Faisal Lahaja (ist) POLITIKA (alasannews) -- Ramai bicara kandidat Cabup Tolitoli, menjadi berita menarik baik di medsos maupun media…
  • NDB Menuju Cagub Sulteng (2) "Apa Kabar Ibu-ibu"
    NDB Menuju Cagub Sulteng (2) "Apa Kabar Ibu-ibu" Foto ist POLITIKA (alasannews) -- Sulteng punya Gubernur wanita? Kenapa tidak! Kalau saja ibu Nurmawaty Dewi Bantilan (NDB) menjadi Cagub…
  • Isu ARB dan MNB 'pecah konksi' merebak
    Isu ARB dan MNB 'pecah konksi' merebak M Faisal Lahaja (ist) TOLITOLI (alasannews) -- Perhelatan Pilkada baru akan digelar akhir 2020. Pasangan kandidat pun masih labil alias…
  • NDB Menuju Cagub Sulteng (1)
    NDB Menuju Cagub Sulteng (1) Foto:ist POLITIKA (alasannews) -- Politisi Dewi Nurmawaty Dewi Bantilan, setapak lagi akan menajdi calon gubenur Sulteng 2020 dari Partai Golkar.…

Kontak Polisi

RESOR PALU