Kamis, Desember 05, 2019
hut daerah
Pemred

Pemred

Jumat, 06 Desember 2019 06:38

Donald Trump Hadapi Pasal Pemakzulan

ANcom, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal menghadapi tiga pasal pemakzulan yang dikemukakan DPR (House of Repressentatives). Parlemen AS itu dikuasai oleh Demokrat. Dilansir AFP, Jumat (6/12/2019), Juru bicara Demokrat, Nancy Pelosi, mengumumkan hal ini pada Kamis (5/12) waktu setempat. Dia meminta pasal pemakzulan disusun untuk Trump. Panel yang didominasi Demokrat akan melakukan penghitungan suara mengenai pasal-pasal mana yang nantinya akan dipresentasikan ke 435 anggota dewan. Bila Trump dimakzulkan oleh DPR, maka dia bakal menghadapi pengadilan di Senat AS. Di Senat, Republikan punya 53 kursi atau lebih banyak ketimbang kursi Demokrat yang berjumlah 47. Trump sendiri berasal dari Republikan. Pasal II Bab 4 dari Konstitusi AS menjelaskan dasar dari pemakzulan terhadap presiden. "Presiden, Wakil Presiden, dan semua pejabat sipil dari Amerika Serikat, harus lengser dari jabatannya lewat pemakzulan untuk, dan diyakini melakukan pengkhianatan, suap, dan kejahatan tinggi lainnya serta perbuatan tidak terpuji," demikian bunyi pasal itu. Dalam dengar pendapat Komite Kehakiman Dewan Perwakilan Amerika Serikat, tiga ahli konstitusi dihadirkan sebagai saksi oleh Demokrat. Mereka menyampaikan pasal-pasal yang digunakan dalam pemakzulan Trump. Tiga pasal itu adalah: - Penyalahgunaan kekuasaan dan suap Trump dituduh menyalahgunakan kekuasaan lewat jabatannya dengan meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk membuka investigasi terhadap politikus Demokrat, Joe Biden, yang tak lain adalah saingan politiknya pada Pilpres 2020 nanti. Baca juga: Zelensky Sebut Ukraina 'Lelah' dengan Pertanyaan Dugaan Skandal Trump - Menghalangi Kongres Penolakan Trump untuk memenuhi panggilan Kongres AS yang diterbitkan investigator pemakzulan DPR bisa menjadi dasar pengenaan pasal 'menghalangi Kongres'. - Menghalangi proses penyidikan Pasal pemakzulan mengenai 'menghalangi proses penyidikan' bisa dikenakan untuk konteks laporan yang dirilis awal tahun 2019. Laporan itu bersal dari jaksa khusus Robert Mueller. Detik.com

ANcom, TOLITOLI | Pemda Tolitoli melalui Dinas Kelautan dan Perikanan mengapresiasi penerapan tehnologi budidaya pertambakan.

Hal itu terungkap pada acara Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Pekerjaan Detail Engineering Design (DED) tahun anggaran 2019 di Aula Suwot Pollimpungan Kantor Bupati Tolitoli, Kamis siang (5/12).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Tolitoli diwakili Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra, Ir. Muh Nur Munawar didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tolitoli Ir. Gusman dan Perwakilan Direktur Jenderal Budidaya Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI M. Nurzain.

Bupati Tolitoli dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Ir. Muh Nur Munawar mengatakan bahwa, tingginya kebutuhan udang dan ikan di pasar dunia, berimplikasi pada naiknya pendapatan devisa negara dan meningkatkan pendapatan masyarakat pembudidaya.

Olehnya itu, diperlukan percepatan produksi budidaya tambak yang berkelanjutan. Pembangunan budidaya perikanan tersebut harus mampu mendayagunakan teknologi budidaya intensif secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi sumber daya pesisir melalui kelayakan lahan budidaya tambak yang ada.

Selanjutnya, menurut Bupati, Kabupaten Tolitoli memiliki potensi perikanan darat yang perlu diupayakan secara maksimal guna mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Dengan adanya pembangunan infrastruktur perikanan darat di Kabupaten Tolitoli, tentu memerlukan kerja sama stakeholder terkait, akademisi dan pemerhati lingkungan dengan melakukan kajian secara komprehensif terhadap berbagai faktor.

"Jangan sampai, pembangunan proyek tersebut memberi dampak buruk bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, yang nantinya akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari. Bupati berharap dari kegiatan tersebut nantinya memberi manfaat bagi perekonomian daerah khususnya dalam membuka lapangan kerja sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar bupati.

Sementara perwakilan dari Dirjen Budidaya Perikanan KKP RI menjelaskan, FGD ini merupakan finalisasi penyusunan draft akhir penyusunan laporan DED pembangunan perikanan budidaya yang telah dilaksanakan di dua wilayah Kecamatan di Kabupaten Tolitoli yakni Kecamatan Baolan dan Kecamatan Dampal Selatan.

Program ini merupakan kerjasama dari 2 Kementrian yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Dipilihnya dua Kecamatan tersebut, karena dari hasil survey dinas terkait, dua wilayah itu berpotensi untuk dibangun perikanan budidaya, jelas Nurzain. Kegiatan ini turut pula dihadiri sejumlah pejabat dari Kementerian PUPR RI, Camat Baolan Abdullah Burhanuddin, S.Sos, Camat Dampal Selatan Salman Hi. Yahya, SH,MH serta para pemilik tambak dari 2 Kecamatan dimaksud.

Reporter : FITHRIYANI Dg, PAREBBA

Kamis, 05 Desember 2019 17:38

Kasus HD Buat Dirut Garuda Dipecat

ANcom, Jakarta - Nasib Dirut Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara, bakal berakhir setelah kasus Harley Davidson (HD).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mwngungkap akan mencopot Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara. Erick menyebut bahwa Harley Davidson adalah milik AA.

"Saya sebagai Kementerian BUMN akan memberhentikan direktur utama Garuda dan tentu proses pada ini karena perusahaan publik ada prosedurnya," ujar Erick di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (5/12).

Dikutip dari Detik.com, Erick mengatakan pihaknya juga akan menelusuri siapa lagi yang terlibat dalam kejadian ini. "Kita akan melihat lagi oknum-oknum yang tersangkut kasus ini," katanya.

Erick mengatakan bahwa AA memberikan instruksi untuk mencari motor Harley Davidson klasik dan dilakukan pembelian pada April 2019. "Komite audit mempunyai kesaksian motor Harley Davidson diduga milik AA," ujarnya.

Kamis, 05 Desember 2019 15:28

Ini 10 Daftar Orang Terkaya Indonesia

ANcom.Jakarta - Forbes Kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia untuk tahun ini 2019. Meskipun ekonomi global banyak mengalami perlambatan, Forbes mencatat bahwa jumlah kekayaan 50 orang terkaya Indonesia mengalami peningkatan, di mana hampir setengah dari mereka mengalami peningkatan jumlah harta. Secara keseluruhan, jumlah kekayaan 50 orang paling tajir Indonesia meningkat US$ 5,6 miliar atau sekitar Rp 78,4 triliun (dengan kurs Rp 14.000/US$). Tahun ini, jumlah kekayaan gabungan mereka menyentuh rekor US$ 134,6 miliar atau sekitar Rp 1.884,4 triliun. Berdasarkan laporan dari Forbes, tahun ini di Indonesia setidaknya terdapat tiga tahta orang terkaya di Indonesia telah diwariskan kepada anak-anaknya. Pendiri grup Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja, meninggal pada Januari, mewariskan kekayaannya pada penerusnya. Begitu pula dengan Achmad Hamami yang mewariskan Grup Tiara Marga Trakindo, serta Ciputra yang belum lama ini menutup usia. Berikut daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia tahun ini 1. Budi dan Michael Hartono: US$ 37,3 miliar atau setara dengan Rp 522,2 triliun 2. Keluarga Widjaja: US$ 9,6 miliar atau setara dengan Rp 134,4 triliun 3. Prajogo Pangestu US$ 7,6 miliar atau setara dengan Rp 106,4 triliun 4. Susilo Wonowidjojo US$ 6,6 miliar atau setara dengan Rp 92,4 triliun 5. Sri Prakash Lohia petrokimia US$ 5,6 miliar atau setara dengan Rp 78,4 triliun 6. Anthoni Salim US$ 5.5 miliar atau setara dengan Rp 77 triliun 7. Tahir US$ 4,8 miliar atau setara dengan Rp 67,2 triliun 8. Boenjamin Setiawan US$ 4,35 miliar atau setara dengan Rp 60,9 triliun 9. Chairul Tanjung US$ 3,6 miliar atau setara dengan Rp 50,4 triliun 10. Jogi Hendra Atmadja US$ 3 miliar atau setara dengan Rp Rp 42 triliun Sumber:detik.com

Rabu, 04 Desember 2019 08:12

Iskandar Nasir dapat Sinyal dari Golkar

ANcom. JAKARTA | Pilkada Tolitoli setahun lagi. Sejumlah kandidat mulai merapat ke partai. H Iskandar Natsir SH MM, terus merapat ke pohon beringin.

Hubungan mantan Sekda Tolitoli itu, semakin mesra dengan sejumlah petinggi partai berlambang pohon beringin semakin tampak.

Pantauan alasannews.com, Rabu (3/12) tampak Iskandar ngopi bareng pengurus partai itu areal Munas Golkar di Jakarta. Bahkan postingan salah seorang pengurus partai pimpinan Faisal Lahaja itu, memperlihatkan keakraban mereka ketika menikmati suguhan kopi di salah satu Cafe di bilangan Mega Kuningan. 

Iskandar disebut sebut telah mendapat sinyal dari Golkar untuk maju di Pilkada Tolitoli 2020. Siapa yang akan dipasangkan Golkar dengan Iskandar?

Terbetik kabar, pasangan mantan Kadis Pertambangan Sulteng itu adalah seorang birokrat yang masih menempati posisi eselon II di Kabupaten Tolitoli, Sulteng.

ANcom.JAKARTA | Munas Dijaga Ketat, Ailangga Bakal Pimpin Lagi Beringin. Sinyal aklamasipun beredar, meski jadwal pemilihan baru dijadwal tanggal 5 Desember.

Penjagaan saat pembukaan yang dihadiri presiden Jokowidodo semalam, juga menggambarkan sinyal kuat buat Airlangga untuk tetap memimpin partai ini.

Alasannews.com mendapatkan info, formalitas munas besok akan dilanjutkan meskipun calon kuat sudah bisa dipastikan dimenangkan Airlangga.

"Sudah menang ko pa Airlangga," ujar sumber kuat di arena Munas di Jakarta.

Disebutkan, sebelumnya sejumlah kader Golkar digiring ke Denpasar Bali untuk rembuk politik. Usai dari Bali, kemudian kembali dilakukan pertemuan di Banten dalam kaitan pemenangan Airlangga.

Puncaknya, beberapa jam sebelum Munas dibuka, pesaing berat Arlangga menyatakan menarik diri dari pencalonan ketua umum. "Pa Bamsoet, pagi sudah mendaftar untuk maju sebagai calon ketua umum," tandas sumber itu. 

Tapi, kemudian pa Bamsoet pada sore hari menyatakan mundur dari pencalonan ketua Mundurnya Bamsoet memuluskan jalan bagi Airlangga untuk memimpin Partai Golkar ke depan. Dinamika sepekan sebelum Munas, kubu Bamsoet menguat karena beberapa DPD II pemilik suara melirik Ketua MPR RI untuk memimpin Golkar. Sampai berita ini tayang, Munas Golkar masih berlangsung.

Sejumlah pengurus Golkar menyebut kalau Munas sudaha 'Selesai' karena Airlangga di luar Munas sudah aklamasi "Ya sudah aklamasilah. Tinggal de yure nya saja, de facto seluruh pemilik suara sudah bulat dukung Airlangga,' tandas salah seorang pengurus DPD di Kalteng.****

ANcom. JAKARTA | Ketua DPD Golkar Tolitoli, Faisal Lahaja boyong sejumlah petinggi di jajarannya ke Jakarta untuk menghadiri Munas partai berlambang pohon Beringin.

Kepada Alasannews.com, siang ini di JW Mariot Hotel, anggota DPRD Sulteng itu mengatakankan, selain menghadiri Musyawarah Nasional, anggota Golkar yang duduk di legislatif juga hadiri untuk agenda Bimtek. Golkar Tolitoli, pemilu lalu meraih 4 kursi untuk DPRD Tolitoli, atau sebagai peraih suara terbanyak ketua setalah PPP. 

Sedangkan kehadiran sejumlah petinggi Golkar dari kabupaten penghasil cengkeh itu di Munas, diharapkan bisa berkontribusi positif bagi perkembangan Golkar ke depan dan khusus menghadapi Pilkada 2020 nanti.

Munas Golkar yang akan memilih pengurus terutama Ketua Umum DPP periode lima tahun ke depan, bagi Golkar sangat strategis mengingat ke depan ada agenda Pilkada langsung 2020. 

Dan bagi Golkar Tolitoli pun tahun depan merupakan ujian bagi Ketua Moh Faisal karena di era kepemimpinannya agenda Pilkada, sukses Golkar akankah bisa diulangi setelah sukses Pileg mengantarkan partai meraih kursi pimpinan di legislatif.

Tarik ulur aturan bagi anggota DPRD, cuti atau mundur jika mencalonkan diri sebagai kepala daerah pun sudah merupakan ujian bagi Isal sapaan akrab Moh Faisal Lahaja. Namunpun Isal tak mendapat tugas maju ke Pilkada, tanggung jawan besar tetap ada di pundaknya bagaimana Golkar bisa melahirkan calon kepala daerah yang bisa memenangi Pilkada nanti.**

ANcom, TOLITOLI -- Lagi, warga di Kecamatan Lampasio, lajukan unjuk rasa ke DPRD Tolitoli terkait perusahaan sawit di kecamatan mereka? Selasa 03 Desember 2019

Masa aksi yang berjumlah lebih kurang 150 orang itu, diterima wakil ketua DPRD Azis Bestari dan anggota lainnya, di Gedung DPRD kabupaten Tolitoli.

Masyarakat yang  mengatasnamakan  FORUM MASYARAKAT LAMPASIO OGODEIDE itu mengajukan beberapa tuntutan:

1.Stop Proses HGU Sebelum persoalan lahan dan posisi kebun plasma clean dan clear.

2.Buktikan perjanjian  Kerjasama dengan prinsip kebun inti berhasil kebun plasma berhasil.

3.Hentikan Alih fungsi Lahan pertanian menjadi kebun sawit.

4.Hentikan pembangunan Pabrik tanpa izin di atas Area persawahan dan bngun pabrik sesuai  rencana awal yaitu di Desa Pengaitan, Pulau Sioteng.

5.Bentuk kembali Team Verifikasi dan indentifikasi agar semua persoalan lahan antara petani dan perusahaan Sawit agar semua dapat segera Clear dan Clean 

Masa di terima lngsung di gedung DPRD Kabupaten Tolitoli untuk nengadakan RDP, RDP dipimpin langsung  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli H.Azis Bestari ST.MM dan beberapa Anggota DPRD lainya yang dihadiri juga Sekretaris Dewan Budi Katiandago** .

Menteri Teten Masduki Dan Sekaratnya Koperasi Indonesia ? (Bagian I)

Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia. Terutama pada masaawal kemerdekaan. Koperasi mengalami banyak fase perubahan dari jaman ke jaman.

Konsepsi Koperasi dalam idealisme Bung Hatta menjadi sebuah harapan masa depan kesejahteraan Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan berdikari. Koperasi sempat menjadi primadona dierah Presiden Suharto.

Saat itu Penguasa Orde Baru itu memanjakan Koperasi dengan berbagai kebijakan politik negara.Termasuk kucuran anggaran dan perangkat kebijakan 'monopolistik' sacara berjenjang dari desa, kabupaten, provinsi dan pusat.

Sisa-sisa kejayaan itu masih nampak dari "fosil-fosil" bangunan dan aset-aset KUD, PUSKUD dan INKUD. Sayangnya semua itu hanyalah bangunan yang menjadi saksi utama sekaratnya Koperasi masa kini.

Mati tak rela hidup pun segan. Keengganan itu muncul karena pengurusnya tersandera aset koperasi yang hanya angka-angka dalam catatan namun minus dalam kenyataan. Dalam banyak kesempatan, saya berdiskusi dengan pelaku Koperasi dan juga birokrat daerah yang menanganinya.

Cerita mereka sungguh memilukan. Bahkan seorang teman senior menuturkan saati ini ia sibuk mengunjungi daerah untuk memeriksa dan mensertifikasi Koperasi.

Tujuannya tentu berujung pada kelayakan untuk mendapat suntikan vitamin dari pemerintah. Alhasil ia pun menuturkan segitu banyak Lembaga Keuangan Rakyat Kecil itu terpaksa dibubarkan karena tak lagi layak.

Segera timbul pertanyaan, kenapa sedemikian parah nasib model perekonomian yang awalnya diyakini sebagai fundamen perekonomian rakyat Indonesia itu? Entah bagaimana awalnya, belakangan ini berbagai stigma lahir menggambarkan sikap apriori dan ketidakpercayaan masyarakat di tingkat bawah.

Tak jarang saya mendengarkan pelesetan mereka: KUD, Ketua Untung Duluan. Perilaku pengurus Koperasi telah memudarkan makna esensial dari konsep Koperasi. Kepercayaan anggota ja sedemikian rupa akibat perilaku menyimpang oknum pengurusnya. Akibatnya, kesadaran untuk bekerja sama serta keswadayaan anggota koperasi menghilang.

Padahal kedua hal itu adalah ruh dan jiwa lembaga yang dilahirkan Sang Proklamator Bung Hatta.(Bersambung)....... Ma'ruf Asli, Mantan Pemred Alasannews.com....

Ketua Presidium Nasional Gerak KPK, Ma'ruf Asli saat audience bersama Seniman Menggugat dengan Fraksi PDIP DKI Jakarta Rabu 27 November 2019

Alasannews.com, JAKARTA | Seniman Jakarta menolak, pembangunan hotel di Tamain Ismail Marzuki (TIM). Mereka mengelar panggung, sebagai bentuk gugatan mereka ke pemerintah
 
Selain seniman menyampaikan orasi dan aspirasinya, tampil juga ketum Presidium Nasional Gerakan Rakyat Anti Korupsi dan Penyalagunaan Kewenangan (Gerak KPK), Maruf Asli.
 
Gerak KPK salah lembaga yang prihatin dan peduli pada seniman dalam menghadapi kebijakan gubernur Anies Baswedan yang ditolak oleh para senimam.
 
Maruf pun tampil di panggung orasi meneriakkan "satu kata, tolak Jakpro, Satu 
 
Menyampaikan Orasi Pda Aksi Seniman Menggugat Revitalisasi TIM di Taman Ismail Marzuki, Jum'at Malam 29 November 2019
 
Kehadiran Jakpro yang menurut seniman yang tidak melibatkan seniman dalam rencana dinilai suatu langka pembunuhan.
 
"Tolak Jakpro, hentikan bila perlu blokir lokasi ini dan usir orang orang itu," ujar Bang Didin seniman yang sejak tahun 1970 an sudah nginap di TIM hingga sekarang.
 
"Ini rumah pertama saya, setelah rumah.asli saya yang hanya dalam tiga jam sehari saya tempati," teriaknya.
 
 
Foto: Seniman Indonesia ssedang mengikuti aksi Lawan Anis menolak RevitalissiTIM dibawah kendali Perushan Daerah PT. Jakpro, 'Jum'at 29 November 2019
 
Sebelumnya, mereka diterima Fraksi PDIPDPRD Jakarta, dimana pada kesempatan itu juga mereka menyebut, gubernur melalui Jakpro tidak paham apa kebutuhan para seniman yang selama ini bergelut di TIM.
 
"Mereka menganggap seniman beban," tutur Radar Panca Dahana, ketika bersama puluhan seniman lainnya menyambangai Fraksi PDIP di DPRD Jakarta, Rabu 27/11.
 
Menurut Radar, apa yang dilakukan gubernur Anies Baswedan, telah melakukan 'Pembunuhan' karakter para seniman..... (Suardi Yadjib).

Alasannews.com, Jakarta | Ketua fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyatakan akan pasang badan untuk moratorium Revitalisasi Proyek TIM Jakarta.

 
Politisi gaek kelahiran Wonogori itu menyatakan, usai mendengarkan penyampaian Seniman dan Pegiat Seni, Rabu (27/11) di ruang Fraksi PDIP DPRD Jakarta.
 
"Menyimak pwmbicaraan, saya simpulkan yang harus digaris bawahi adalah Moratorium proyek revitalisasi TIM yang di tangani Jakpro," tandas Gembong Warsono.
 
Pertemuan antara seniman, pegiat seni dengan Fraksi PDIP, berlangsung akrab. Pembicaraan terkadang riuh dan kadang juga mengharukan. Bahkan sampai seniman menyampaikan keluhannya. Ada yang terisak hingga meneteskan air mata.
 
Salah seorang pegiat seni bernama, Ucok Hutagaol ketika mendapat giliran bicara mengaku tak tahu apa lagi yang hendak diungkapkan, rasa pilu tak tertahankan membuat anggota fraksi pun tampak mwngusap mata mereka.
 
"Itu tempat kami segalanya, mau diapakan kami ini kalau hal itu, tempat itu akan ditangani orang yang tak paham seni," ujarnya sambil mengusap air matanya.
 
Fraksi PDIP secara kompak mengagendakan pembahasan soal revitalisasi Taman Ismail Marzuki untuk dihentikan sementara atau moratorium.
 
Gembong Warsono meyakinkan para seniman dibawah komando Radar Panca Dahana itu untuk moratorium pembangunan di kompleks kebudayaan bersejarah itu........(Suardi Yajib)
 

Alasannews.com, Jakarta Seniman dan pegiat budaya Indonesia, Radar Phanca Dahana beserta 20 orang pegiat seni dan budaya sambangi DPRD DKI Rabu sore, (27/11/2019). Rombongan seniman yang belakangan ini ramai dalam pemberitaan terkait proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki itu disambut dan di terima Fraksi PDI Perjuangan dipimpin langsung ketua fraksinya, Gembong dalam ruang rapat fraksi Partai Kepala Banteng itu.

Kepada seluruh yang hadir, Radar Panca Dahana menyampaikan sejumlah persoalan merisaukan terkait proyek revitalisasi kompleks Taman Ismail Marzuki. iya menyampaikan kegelisahan mendalam para seniaman dan pegiat kebudayaan Indonesia atas langkah Pemprov DKI Jakarta yang dinilainya tidak mengabaikan aspirasi para pejuang dan pegiat seni dan kebudayaan.

Langkah Revitalisasi TIM yang kini telah mulai berproses itu merisaukan semua pihak. Pasalnya, proyek yang bakal menghabiskan dana 1,8 Triliun itu mengagendakan pembangunan fasilitas hotel berbintang Lima dan melibatkan penyertaan modal dari PT Jakpro yang santer didiperbincangkan bakal mengendalikan pengelolaannya hingga 30 Tahun ke depan.

"Kami meminta proses pembangunan itu dihentikan karena tidak merepresentasikan aspirasi para seniman. Kami semua para seniman yang akan menggunakannya. TIM itu rumahnya para seniman. Kok kami tak didengar? Lantas untuk siapa itu dibangun," ungkapnya dihadapan pimpinan dan seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD DKI yang hadir.

Masih menurut Radar Panca Dahana, Pemprov DKI yang dipimpin Gubernur Anis Baswedan mereduksi nilai kebudayaan dengan mengedepankan Revitalisasi TIM yang mengagendakan proyek besar dengan nilai fantantis. Pasalnya pembangunan infrastruktur mewah yang jauh dari jangkauan seniman terutama dari aspek fasilitas tarif Bintang Lima itu hanya akan memanjakan pihak lain, sementara pembinaan SDM dan fasilitas para seniman dibeberapa tempat banyak yang belum tersedia.

Tak heran jika pada akhirnya proyek revitalisasi itu lebih bermotiv komersil dari pada motivasi kebudayaan. Fakta pendukung dari motif itu menurutnya adalah pelibatan PT. Jakpro dengan penyertaan modal ( PMD) dan bakal berorientasi pada profit yang desas-desunya hingga 30 Tahun.

Radar menolak pola semacam itu kareana dianggapnya kelak para seniman bakal tergantung pada pemodal. Padahal semestinya seniman dan kebudayaan itu adalah investasi masa depan suatu bangsa.

"Nah. kalau Jakpro ternyata tidak untung, apakah kami para seniman juga harus berhenti? Lantas dimana tanggungjawab negara dalam memajukan kebudayaan", tandasnya.

Lontaran lebih keras lagi disampaikan oleh seniman lainnya yang menilai Gubernur Anis Baswedan akibat kebijakannya itu merendahkan kebudayaan.

'Gubernur Anis saya anggap tidak memahami kebudayaan dan tidak berkeadaban. Itu sama saja menghianati peradaban," tandas Ucok Hutagaol yang pada akhir pertemuan membacakan puisi yang menurutnya titipan Putu Wijaya

Lontaran yang bernada kekcewaan dan kemarahan para seniman disambut dengan semangat oleh pimpinan dan anggoata Fraksi Kepala Banteng Moncong Putih itu. Mereka sepakat dengan apa yang dikemukakan oleh Radar Panca Dahana dan kawan-kawan yang antara lain, Iwan Burnami, Ucok Hutagaol, Ical Vrigar ,Mmas Padik , Mogan Pasaribu , Santoso , Imam Ma’srif dan David Karo-Karo

Bahkan menurut Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, pihaknya telah mengangkat persoalan TIM tersebut dalam pembahasan APBD Rabu pagi (27/11).

"Kami berterimakasih atas kedatangannya. Kita memiliki kesamaan pandangan dalam soal TIM ini. Sebelum kedatangan senior Radar Panca Dahana dan kawan-kawan, Tadi dalam pembahasan APBD, kami itelah membahas hal ini," Tutur Gembong Warsono saat menyambut kehadiran para seniman senior Indonesia tersebut.

 

Gembong pun menjamin pihaknya akan memperjuangkan aspirasi tersebut dan berjanji akan berkomunikasi dengan semua fraksi di DPRD DKI Jakarta ........(Suardi Yadjib)

Jumat, 22 November 2019 17:11

Sanggar Betawi Bintang Yani Siap Bersaing

Jakarta | Ondel - Ondel adalah sebagai ikon Jakarta, tak sedikit warga DKI Jakarta atau diluar DKI Jakarta yang kerap menampilkan hiburan Ondel - Ondel baik di hajatan, khitanan, peresmian dan lain - lain.

Banyaknya sanggar Betawi yang menawarkan atau promosi ondel - ondel kini Sanggar Betawi Bintang Yani menancapkan sayapnya untuk berkiprah turut mempromosikan kebudayaan Betawi di tengah masyarakat.

Sanggar Ondel - Ondel Bintang Yani yang terletak di Kramat Pulo Pasar Gaplok bukan kali pertama, namun Sanggar ini telah ada sejak tahun 2017 lalu. Kini sanggar yang dipimpin oleh A.yani ini siap bersaing dengan sanggar lainnya.

Dikatakan A.yani apa yang dipersembahkan adalah untuk pembinaan terhadap remaja di sekitar.

"Iya, kita melakukan pembinaan terhadap anak - anak disini untuk tidak melakukan hal - hal yang negatif seperti narkoba dan tawuran. Dan Alhamdulillah kita baru merekut 7 anggota," ucap Yani, Jumat (22/11/2019).

Sanggar Betawi Bintang Yani

Kami Menerima Penyewaan Ondel Ondel dan Pemesanan Pembuatan Ondel Ondel, Hubungi A.yani No Hp: 0812 9963 0065.

Ondel Ondel Yang Kami Sewakan :

- Ondel Ondel Pajang
- Ondel Ondel dan musik

Ondel Ondel Bisa Disewa Untuk Dipajang Atau Diarak Pakai Musik Khas Betawi dengan Pemain Musik nya. (nv).

Reasons Travel News, Tolitoli | Usually, doing MTMA is only professional or trained people. At the very least, understand the natural conditions and know how safe he is. But, even the children of the Oyom hinterland, Lampasio Tolitoli do not care about that.

they just cool to mingle with water as their nature. Excited to see their style and behavior. Plain without knowledge, as people do, My Trip My Adventure.

Everyday viewers in the village of Oyom, they usually middle-aged children do ahead of the afternoon sun.

this place is one of the hamlets in Oyom Village, Lampasio District, Tolitoli, Central Sulawesi. This hamlet is inhabited by most of the Dondo tribes, as are other hamlets in the village.

Middle-aged children are agile and nimble, and this is their toy every time they go home from school, said Amir, one of the residents in the village. Similar MTMA ... this is MTMA Ala Anak Kampung, said Tolitoli Tourism stap.

meanwhile, other attractions in Lalos Beach, Galang Tolitoli offer the roar of the waves and the Sun Set. Place, is the most favorite visited by residents every weekend.

Playing on the waves with clean sand and water, the place is the belle of most local tourists Cengkeh City, Tolitoli. 12 Km from the city of cloves, it can be reached within 15 to 20 minutes.

In the afternoon, the amazing view is the sun set. The sunset is an incredible natural panorama on this beach. as said Tolitoli Regent, Moh Saleh Bantilan, the sun looks exactly flat with 18.00 pulul water.

Both places, can be your choice on a holiday weekend. How, just choose! (Ladies)

 

Alasannews.com MATARAM | Terkait Persoalan dugaan penyimpangan Dana Reses DPRD Sumbawa Tahun 2018, kini sudah temui titik terang karena kasus tersebut di ekspos langsung oleh Kejaksaan Tinggi NTB. Dan ekspos perkara dugaan penyimpangan Dana Reses DPRD Sumbawa tersebut tidak ditemukan adanya unsur kerugian negara.

Turut pula hadir pada ekspos tersebut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB Arif, SH, MH.,Wakil Kajati NTB Dr. Anwaruddin,SH.,MH., Koordinator Satgas Tipikor Kejati NTB, Kajari Sumbawa, serta para Kasi kejari Sumbawa dan Tim Penyelidik.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB, Arif, SH., MH mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan Kejari Sumbawa yang berdasarkan pada hasil Audit Kinerja Badan Pemeriksa Keuangan Negara (BPK) Perwakilan NTB menyatakan terjadi kelebihan dalam pembayaran uang makan minum Anggota DPRD Kab. Sumbawa sekitar Rp. 867 juta pada kegiatan Reses tersebut. ujar Kajati NTB, Arif saat dikonfirmasi Jayantaranews.com, Selasa (19/11).

Lanjut Kajati NTB Arif menjelaskan bahwa dimana BPK memerintahkan Bupati Kab. Sumbawa untuk menindak lanjuti hasil temuan tersebut, Bupati menugaskan inspektorat agar menindak lanjuti hasil Audit kinerja tersebut dengan hasil tindak lanjut ditemukan kelebihan dalam pembayaran sekitar Rp. 218.000.000 juta.

Dan hasil temuan BPK tentang kelebihan dalam pembayar tersebut disanggah oleh inspektorat, tidak sebesar yg diperhitungkan (Rp. 867.000.000, Juta) tetapi nilainya hanya sebesar Rp. 218.000.000, juta. Dan akhirnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menerima, dengan diterimanya hasil klarifikasi inspektorat Kab. Sumbawa maka telah dilakukan pengembalian ke Kas Negara atas jumlah kelebihan dalam pembayaran tersebut sebesar Rp. 218.000.000, juta. terang Kajati NTB.

Olehkarena itu atas dugaan kerugian sudah dipulihkan dan telah dilakukan pembayaran atau dikembalikan kekas daerah sebelum tindakan penyidikan maka penyelidikan oleh tim intel Kejari sumbawa ditutup, Namun Apabila dikemudian hari ada terdapat bukti baru dapat dibuka kembali. pungkasnya (Zi JN)

Selasa, 19 November 2019 23:35

Wapres KH Maruf Amin Akan Buka Rakernas MOI

Alasannews.com, JAKARTA | Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin akan menghadiri Rapat Kerja Nasional ( Rakernas) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) yang akan digelar di Jakarta, Kamis (21/11/19).                      Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum ( Ketum) MOI Rudi Sembiring Meliala di graha Fareza, Jakarta Pusat Selasa (19/12/19).                 

Sekjen MOI Jusuf Rizal, kata Rudi, telah menerima kepastian tersebut  dari protokol istana Wapres. "Insya Allah pak Wapres akan hadir", ujar Rudi menunjukan WA yang diperoleh dari protokol dan diteruskan pada dirinya dari Sekjen Yusuf Rizal.                   

Sementara itu berdasarkan inventaris yang tercatat dipanitia, sampai Selasa sore jumlah peserta yang akan hadir telah mencapai 700 orang dari jumlah 1000 yang ditargetkan Pantia.                         

 Mereka yang hadir tersebut, tandas Rudi merupakan  wartawan, pemilik media, DPW dan DPC MOI serta pemangku kepentingan media lainnya dari seluruh seluruh Indonesia.       Mengusung Thema Indonesia Kuat tanpa Hoak, Radikalisme dan Intoleransi Pada Pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin (Rel)

Minggu, 17 November 2019 11:08

Penampilan Wapres KH Maruf Amin di CFD

Alasannews.com, JAKARTA | Sporty, itulah penampilan Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Maruf Amin saat mengisi akhir pekan dengan menghadiri kegiatan jalan santai di kawasan car free day (CFD) Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta,  Minggu (17/11).

Jalan santai yang diikuti Maruf merupakan bagian dari acara “Interfaith Walk 2019 Pemuda Lintas Agama” yang bertujuan menumbuhkan kerukunan umat beragama.

Dalam kegiatannya pagi ini, Maruf turut mengajak sang istri, Ibu Wury Estu Handayani dan ditemani Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.


Yang menarik, Maruf Amin tidak mengenakan sarung dan jas putih sebagaimana yang biasa dipakai. Dia hadir dengan pakaian sporty, kaos oblong dibalut celana training dan sepatu sneakers.

Di kepalanya juga terpasang sebuah topi, sehingga tampak lebih milenial.

"Tokoh lintas agama mengadakan Interfaith Walk. Interfaith Walk sarana dari kita menyatukan umat beragama di Indonesia," ungkap Maruf saat memberi sambutannya.

Usai memberi sambutan, Maruf beserta rombongan mulai berjalan dari Sarinah menuju Bundaran Hotel Indonesia.

Sepanjang jalan, Maruf menjadi pusat perhatian warga yang tampak antusias dan penasaran melihatnya dari dekat.

Masyarakat pun tak henti-hentinya membidikan mata kamera ke arah Maruf demi mengabadikan momen tersebut. (Rmol/puan)


Alasannews.com, SELAYAR | Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 H yang diselenggarakan secara terpusat oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Benteng, bertempat, di gedung Pusat Da’wah Muhammadiyah (Pusdam) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, dan sederhana.

Kondisi fisik bangunan gedung Pusat Da’wah Muhammadiyah (Pusdam) yang masih sementara dalam tahap pembangunan, tidak sedikitpun menggeser nilai-nilai ukhuwah Islamiah dan ikatan kekeluargaan yang terjalin di antara warga, keluarga, dan kader Muhammadiyah.

Satu hal yang istimewa, karena rangkaian acara Peringatan Maulid yang dilaksanakan pada hari, Sabtu, (16/11) malam tersebut, sempat dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, dari Partai Amanat Nasional (PAN), H. Andi Idris, S.Sos yang terpilih, mewakili daerah pemilihan empat (Dapil 4) Kecamatan Pasimasunggu-Pasimasunggu Timur, dan Kecamatan Takabonerate.

Bersama Andi Idris, turut hadir, sejumlah mantan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, diantaranya, Muchtar Tanete, S.Pdi, Arfianto, STP, dan Syamsul Ma’arif. di tengah kemeriahan acara Peringatan Maulid, tampak hadir pula, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs. Saharuddin yang ikut tercatat sebagai salah seorang pimpinan kolektif (PK) PDM Selayar.

Rangkaian acara ini juga turut dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah kader Muhammadiyah lain, dantaranya, Kasubag TU Kementerian Agama, H.Firman, SAg, M.AP, Ketua Lazismu Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Zaenuddin Nur, S.Ag, ketua karang taruna kabupaten, Ahmad Zulfikar, bersama jajaran, dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin, S.Pd., M.SI yang datang bersama koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU, Mansur Sihaji, SKM., M.Kes,

Acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 H yang digagas dan diselenggarakan oleh Pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Benteng, tampil mengangkat dan mengetengahkan thema “Meneguhkan Ukhuwah Menjaga Eksistensi Gerakan Muhammadiyah Menuju Selayar yang berkemajuan”

Kesempurnaan suasana, rangkaian acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1441 H yang dihadiri langsung oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Abdullah, menampilkan, Pembina Rumah Qur’an Pondok Pesantren Babussalam, Ustadz Muhammad Yamril Fakhruddin yang bertindak selaku pembawa hikmah Maulid.

Seremonial acara peringatan Maulid, diawali dengan penampilan group qasidah Al Amanah yang dilanjutkan dengan Pembacaan Qalam Ilahi dan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Jamaluddin Efendi, S.Ag.

Hikmah Maulid yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Yamril Fakhruddin menempati urutan acara ketiga, sebelum rangkaian acara sambutan Pimpinan Daerah Muhammadiyah yang diantarkan oleh Ustadz, Drs. Abdullah. (fadly syarif)

Sabtu, 16 November 2019 16:51

Ini Larangan Anggota Polri di Media Sosial

Alasannews.com, JAKARTA | Polri mengeluarkan surat imbauan yang mengatur anggotanya menampilkan gaya hidup sederhana di tengah-tengah masyarakat. Setiap anggota Polri dilarang menampilkan hal-hal bersifat kemewahan di media sosial (medsos).

Aturan itu tertuang dalam telegram dari Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM. Aturan ini diteken pada 15 November 2019.

"Itu memang arahan langsung dari Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis terkait dengan profil Polri berada di tengah-tengah masyarakat tentunya harus menampilkan sebagai Polri yang dekat dengan masyarakat. Terhadap hal-hal yang sifatnya hedonis, mem-posting hal-hal yang sifatnya pamer jadi sesuatu yang seharusnya kita hindari," kata Irjen Listyo saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/11/2019).

Irjen Listyo mengatakan hendaknya anggota Polri di media sosial menampilkan gaya hidup sederhana. Aturan ini, menurutnya, juga berlaku bagi anggota keluarga Polri.

"Instruksi dari pimpinan Polri agar semua anggota Polri, termasuk keluarga, tampil bersahaja dan tidak berlebihan. Gunakan media sosial untuk kegiatan hal yang bersifat positif. Hindari tampilan yang bersifat hedonis. Ini merupakan bagian dari reformasi mental untuk menjauhi pelanggaran dan lebih mendekatkan diri ke masyarakat, melayani masyarakat dan tentunya mewujudkan Polri yang lebih dekat dan dicintai masyarakat," ucapnya.

Dalam telegram tersebut dijelaskan, Polri sebagai alat negara bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, anggota Polri harus ikut mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melalui penerapan pola hidup sederhana dengan tidak bergaya hidup mewah atau menunjukkan hedonisme dalam kehidupan sehari-hari baik di internal Polri maupun dalam bermasyarakat.

Pegawai Polri harus menyesuaikan kemampuan ekonomi sebagai cerminan sifat prihatin untuk mencegah terjadinya kesenjangan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Pola hidup sederhana juga dalam rangka mewujudkan aparatur negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.


Ada 6 poin yang tertuang dalam telegram tersebut terkait larangan pamer kemewahan bagi anggota Polri. Masing-masing adalah:

1. Tidak menunjukkan, memakai, memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.

2. Senantiasa menjaga diri, menempatkan diri pola hidup sederhana di lingkungan institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat.

3. Tidak mengunggah foto atau video pada medsos yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

4. Menyesuaikan norma hukum, kepatutan, kepantasan, dengan kondisi lingkungan tempat tinggal.

5. Menggunakan atribut Polri yang sesuai dengan pembagian untuk penyamarataan.

6. Pimpinan kasatwil, perwira dapat memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik, tidak memperlihatkan gaya hidup yang hedonis terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.

7. Dikenakan sanksi yang tegas bagi anggota Polri yang melanggar. (hri/idh)

Puan/detik.com
Influencer Pa

Sabtu, 16 November 2019 13:16

Tolitoli Surplus Beras untuk Empat Bulan

Alasannews. com TOLITOLI | Stok atau persediaan beras di Tolitoli, jelang natal dan tahun baru dalam posisi aman. Bahkan untuk empat bulan ke depan, perberasan di Tolitoli, Sulawesi Tengah tersedia dan mencukupi.

Kepala dinas TPH H Rustan Rewa usai menghadap Bupati Tolitoli H Saleh Bantilan, hari ini di Tolitoli mengatakan, walaupun iklim tidak begitu menentu petani di Tolitoli tetap melakukan aktivitasnya dengan baik dan profesional.

"Dalam bulan ini dari Oktober lalu kita--Tolitoli--melakukan panen sehingga stok beras benar benar dalam posisi mencukupi," ujar Rustan.

Memang, ada beberapa daerah atau kecamatan yang minus tetapi dari jumlah yang surplus beras kita masih memiliki harapan sebagai daerah penghasil beras.

Menurut data yang ada, surplus beras untuk empat bulan itu mencapai 19.664 ton. 

"Itu data rill persediaan beras yang kita miliki," papar Rustan sambil menunjukkan data sbb:

Perberasan Kab Toli Toli tahun 2019 Data Januari sd September 2019
Damsel Surplus 9.067 ton
Damput minus 1.695 ton
Dondo Surplus 10.226 ton
Ogodeie minus 1.115 ton
Basidondo minus 227 ton
Baolan minus 9.002 ton
Lampasio surplus 1.057 ton
Galang surplus 8.267 ton
Tolut surplus 3.331 ton
Dakopamean surplus 247 ton
Total surplus 19.664 ton

Halaman 1 dari 163

Kontak Polisi