ALASANnews Tolitoli – Ada angin segar bagi petani di Desa Salugan dan sekitarnya. Wakil Bupati Tolitoli, Moh. Besar Bantilan, atau yang akrab disapa Esar Bantilan, membawa pulang kabar baik usai kunjungan kerjanya ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian PUPR di Palu, Jumat (11/7/2025).
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Esar mengabarkan bahwa pembangunan lanjutan irigasi Salugan akan kembali dilanjutkan. Proyek ini sebelumnya sempat terhenti dan telah lama dinanti masyarakat tani di Kecamatan Lampasio.
“Alhamdulillah, tahun ini dimulai dengan penyusunan teknis, dan insyaallah tahun depan pembangunannya dimulai,” tulis Esar dengan penuh optimisme.
Lebih dari sekadar irigasi, Esar juga membawa sejumlah usulan penting untuk daerah rawan banjir dan kekeringan. Di antaranya, penanganan Sungai Lembe di Desa Lemba dan pembangunan tanggul di Bambuan yang kerap terdampak saat musim hujan tiba.
Pihak Balai Wilayah Sungai pun memberikan respon cepat. Mereka berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran rehabilitasi jaringan irigasi di 7 desa di 4 kecamatan pada tahun ini. Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mendorong ketahanan pangan di Tolitoli.
“Kerja keras ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk memberikan kepastian dan kesejahteraan bagi para petani,” kata Esar.
Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada Bupati Tolitoli, Moh. Saleh Bantilan, yang disebutnya selalu memberikan dukungan terhadap berbagai langkah strategis demi kemajuan daerah. Tak lupa, Esar juga menyampaikan apresiasi untuk masyarakat yang terus mendoakan pembangunan daerah.
“Kita ingin Tolitoli menjadi kabupaten yang tidak hanya subur, tapi juga mandiri dalam mengelola sumber daya airnya,” ujarnya menutup.
Dengan kabar ini, harapan pun kembali tumbuh di hati para petani. Irigasi bukan sekadar proyek fisik, tetapi napas kehidupan bagi mereka yang menggantungkan hidup dari tanah dan air.whyu


