Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dari Lakea untuk Indonesia Sehat, Dinkes Buol Galakkan Gerakan Cegah Penyakit Tidak Menular

| 16:08 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-26T09:08:11Z

 



Penulis: SULEMAN DJ.LATANTU 

Buol —Alasanews.com  Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif melalui Gerakan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). 


Kegiatan itu dilakukan sebagai salah satu langkah nyatanya yang  diwujudkan lewat kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buol di Desa Lakea I, Kecamatan Lakea, pada Jumat (24/10).


Dikutif dari Info Terkini,  kegiatan yang dihadiri oleh Plh. Sekda Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim, SH., MH., bersama Kadis Kesehatan Gamar A. Lahamade, S.Farm., Apt., M.AP., dan unsur pemerintahan kecamatan serta masyarakat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif tentang pentingnya pencegahan penyakit tidak menular melalui gaya hidup sehat.



Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa kesehatan adalah investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.


“Masyarakat yang sehat akan melahirkan generasi cerdas, produktif, dan mampu melanjutkan pembangunan. Karena itu, gerakan ini adalah bentuk nyata komitmen Pemkab Buol untuk mendorong pencegahan penyakit tidak menular,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi Kecamatan Lakea yang secara konsisten mencetak prestasi di bidang kesehatan. Setelah Desa Lakuan dan Desa Tuinan meraih Juara I Lomba Posyandu dan Kader Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah pada 2023 dan 2024, kini Desa Lakea I kembali dipercaya mewakili Sulteng dalam Lomba Desa Germas Nasional 2025.


Sementara itu, Kadis Kesehatan Gamar A. Lahamade menekankan bahwa keberhasilan Germas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.


> “Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan skrining penyakit tidak menular. Langkah preventif ini penting agar kita bisa mengetahui kondisi tubuh sebelum terlambat,” jelasnya.


Ia juga mengajak warga menjadikan olahraga, konsumsi makanan bergizi, dan pemeriksaan kesehatan berkala sebagai bagian dari gaya hidup.


Ketua Panitia Hadijah Abdulrahman, S.ST., M.Kes., menambahkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar kampanye, tetapi juga edukasi langsung bagi masyarakat usia produktif untuk memahami pentingnya deteksi dini dan pengendalian faktor risiko penyakit.


 “Kepercayaan yang diberikan kepada Desa Lakea I untuk mewakili Sulteng adalah tanggung jawab besar. Ini bukti bahwa masyarakat Buol mampu menjadi contoh penerapan perilaku hidup sehat,” tuturnya.


Kegiatan yang diikuti unsur pemerintah desa, PKK, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan itu juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan massal dan senam bersama, sebagai bentuk nyata gerakan “Buol Bergerak Sehat”.

×
Berita Terbaru Update