Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepala BPBD Buol Optimis Pekerjaan Abrasi Pantai Tahun 2025 Rampung 100 Persen Hingga Bulan Desember

| 11:09 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-05T04:09:52Z

 


Penulis: SULEMAN DJ.LATANTU

Buol, Alasanews com.  Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Buol Sulteng melalui perusahaan kontraktor pemenang tender kegiatan rekontruksi pembangunan pengaman pantai ( Abrasi ) tahun 2025 hingga saat ini  terus berupaya melaksanakan penyelesaian pekerjaan tersebut hingga bulan Desember 2025 sesuai dokumen kontrak yang telah ditandatangani sebelumnya.


Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol Moh Kafi Mardjuni, berdasarkan laporan capaian progres pekerjaan dilapangan hingga per-31 Oktober 2025 rata  rata sudah mencapai antara 75 - 85 persen 


Dikatakan untuk pembangunan Abrasi di Desa Monano Kecamatan Karamat, realisasi pasangan batu saat ini sudah mencapai 305 meter dari target kubikasi sepanjang 325 meter


Menyusul di Desa Busak dari target panjang 350 meter, capaian pasangan kubikasi batu mencapai  298 meter, termasuk di Kwala Besar Kecamatan Paleleh dari target panjang 550 meter,  kubikasi pasangan batu  sudah 382 meter 


" Jadi sisa pasangan kubikasi batu khusus ketiga lokasi Abrasi tersebut, insyaallah dapat terpenuhi sesuai target kontrak penyelesaian pekerjaan tersebut hingga bulan Desember" ujar Kachfi optimis


Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Buol melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendapatkan dana rekonstruksi pengaman pantai pascabencana di Kecamatan Karamat, dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp 6 miliar.


Proyek ini dijadwalkan terealisasi pada tahun anggaran 2025 dan dibangun sejajar garis pantai untuk meminimalkan dampak hempasan gelombang laut terhadap permukiman warga.


Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPBD Kabupaten Buol, Affaan, ST., mengatakan pembangunan pengaman pantai ini merupakan langkah strategis mencegah kerusakan pesisir akibat abrasi dan erosi.


“Sepanjang bibir pantai di Desa Busak 1 dan Desa Monano, Kecamatan Karamat, mulai dikerjakan pada awal Agustus 2025 dengan panjang kurang lebih 200 meter. Anggarannya masing-masing di Busak 1 sebesar lebih dari Rp 3 miliar dan di Monano lebih dari Rp 3 miliar,” jelasnya seperti dilansir salah satu media online 


Menurut Affaan, pembangunan ini bukan hanya bertujuan melindungi aset fisik masyarakat, tetapi juga keselamatan mereka yang kerap terancam akibat gelombang besar.


“Dengan adanya pengaman pantai ini, masyarakat akan merasa lebih aman untuk tinggal di sekitar pesisir. Selama ini bukan hanya kerugian material yang mereka alami, tapi nyawa pun sering jadi taruhan,” tegasnya. ***

×
Berita Terbaru Update