Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kondisi APBD Kabupaten/Kota Se- Sulteng 2025. Buol dan Bangkep Posisi Terendah, Banggai Pegang Rekor Angka Tertinggi

| 09:15 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-13T02:15:25Z

 


  • Ilustrasi

Laporan: Suleman Dj. Latantu

Jakarta Alasanews com --- Ketimpangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) antar kabupaten/kota di Sulawesi Tengah (Sulteng) masih cukup mencolok. 



Dilansir dari Media Pikiran Rakyat, Data terbaru dari Kementerian Keuangan RI menunjukkan bahwa Kabupaten Banggai menempati posisi teratas dengan APBD tertinggi di tahun 2025, 


sementara Kabupaten Banggai Laut dan Kabupaten Buol berada di posisi terbawah 


Berdasarkan laporan resmi dari laman Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan hingga Mei 2025, Kabupaten Banggai mencatat pendapatan daerah sebesar Rp3,071 triliun dengan belanja daerah mencapai Rp3,256 triliun. Angka ini menempatkan Banggai sebagai daerah dengan kemampuan fiskal terbesar di wilayah Sulteng, mengungguli Kota Palu dan kabupaten-kabupaten lain. Di sisi lain, Banggai Laut hanya mampu mengumpulkan pendapatan daerah sebesar Rp774 miliar, dengan belanja daerah Rp775 miliar. 


Nilai ini menjadi yang terendah di antara seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut. 


Sementara itu, secara keseluruhan, APBD Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025 mencatat pendapatan sebesar Rp5,302 triliun, dengan belanja daerah menembus angka Rp5,502 triliun, menandakan adanya defisit anggaran.



Berikut rangkuman data APBD 2025 sejumlah daerah di Sulawesi Tengah:   * 


* Morowali: Pendapatan Rp2,523 triliun | Belanja Rp2,875 triliun 


* Palu: Pendapatan Rp1,809 triliun | Belanja Rp1,808 triliun 

 

* Morowali Utara: Pendapatan Rp1,538 triliun | Belanja Rp1,615 triliun


* Poso: Pendapatan Rp1,478 triliun | Belanja Rp1,502 triliun 


* Donggala: Pendapatan Rp1,386 triliun | Belanja Rp1,385 triliun 


* Sigi: Pendapatan Rp1,307 triliun | Belanja Rp1,371 triliun


* Tojo Unauna: Pendapatan Rp1,252 triliun | Belanja Rp1,295 triliun Parigi


* Moutong: Pendapatan Rp1,755 triliun | Belanja Rp1,776 triliun 


* Tolitoli: Pendapatan dan belanja seimbang di angka Rp1,209 triliun 


* Banggai Kepulauan: Pendapatan Rp998 miliar | Belanja Rp1,040 triliun 


* Buol: Pendapatan Rp966 miliar | Belanja Rp1,021 triliun 



Perbedaan APBD ini dipengaruhi banyak faktor, mulai dari potensi sumber daya alam, PAD (pendapatan asli daerah), hingga alokasi dana transfer dari pusat. 


Pakar ekonomi daerah menilai, dominasi Kabupaten Banggai dalam struktur fiskal Sulteng tak lepas dari sektor migas dan industri pengolahan yang cukup berkembang di wilayah tersebut. 


Sebaliknya, daerah-daerah seperti Banggai Laut dan Buol masih bergantung pada dana transfer karena minimnya potensi PAD. 


Ke depan, pemerataan pembangunan dan penguatan fiskal daerah menjadi tantangan serius bagi pemerintah provinsi maupun pusat, agar setiap daerah di Sulawesi Tengah mampu tumbuh secara inklusif.***

×
Berita Terbaru Update