Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemda Buol Melalui BKPSDM Resmi Gelar Kegiatan Profiling ASN Tahun 2025, Diikuti 400 Peserta

| 11:49 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-26T04:49:16Z

 



Penulis Sultan 

 Buol, Alasanews com.Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo MM, membuka secara resmi kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol yang berlangsung  Rabu di Aula CAT BKPSDM Rabu (26/11-2025 dan dihadiri Pj Sekda Buol, BKN Regional IV Makasar dan Kepala OPD di lingkungan Pemda Buol 




Kegiatan ini merupakan bagian penting dari implementasi reformasi birokrasi yang menjadi prioritas Nasional maupun Daerah saat ini


Dalam sambutan pembukaan kegiatan itu, Bupati mengatakan  seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan transformasi digital yang cepat, Pemerintah Daerah harus mampu memanfaatkan teknologi sebaga enabler utama. Digitalisasi Pemerintahan bukan hanya soal mengadopsi perangkat teknologi melainkan juga mengubah proses budaya kerja, dan paradigma pelayanan publik.


Bupati menekankan ada beberapa poin aspek  penting yang perlu diperhatikan antara lain :



* *Integrasi sistem pelayanan publik digital* 


untuk memastikan layanan pemerintahan dapat diakses secara daring, cepat, transparan dan akuntabel 


* *Peningkatan kafasitas aparatur ASN*  


harus menguasai literasi digital, memahami data  driven decision making 


* *Pemanfaatan data sebagai aset strategis*


Hasil profiling pengukuran kinerja, potensi pegawai dan kebutuhan organisasi harus digitalisasi agar menjadi basis pemetaan analisis dan kebijakan manajemen talenta yang tepat


* *Keamanan dan privasi data* 


Dalam digitalisasi Pemerintahan penting sekali memastikan data aparatur dan publik terkelola dengan baik, aman dari penyalahgunaanzdan sesuai aturan perlindungan data


Digitalisasi Pemerintahan di Kabupaten Buol lanjut Bupati akan memperkuat daya saing daerah, mempercepat pelayanan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. 


Oleh karena itu menurutnya kegiatan Profiling ASN ini juga harus terpadu dengan proses digitalisasi agar seluruh data Kompetensi dan potensi Aparatur dapat diolah secara sistematis, digital dan terintegrasi.


Selajutnya melalui pelaksanaan profiling ASN di Kabupaten Buol ini Bupati menegaskan bahwa ini  langkah strategis dalam manajemen talenta aparatur.


*Kegiatan ini akan memastikan bahwa*: 


 Aparatur ditempatkan sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki 


Pengembangan karier dilakukan secara adil , obyektif dan berbasis kinerja, 


Pemerintah Daerah memiliki data yang kuat untuk merumuskan kebijakan Kepegawaian, rotasi, Mutasi, pengembangan kompetensi dan promosi 


Sistem pemerintahan berjalan lebih profesional adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat 


Bupati  berharap setiap peserta kegiatan ini mengikuti dengan penuh kesungguhan dan integritas. Hasil yang didapat bukan merupakan akhir tetapi awal  bagi proses pengembangan diri, peningkatan kafasitas dan peningkatan kualitas kinerja,


"Jangan menjadikan ini sebagai kegiatan seremonial semata melainkan sebagai kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi lebih optimal kepada masyarakat" tandas Bupati


Sementara Kepala BKPSDM Buol Drs Asrarudin, M.Si dalam laporannya menjelaskan dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada ketentuan peraturan perundang undangan tentang Aparatur Sipil Negara dan  peraturan pemerintah tentang Menajemen PNS


Selain itu Surat BKN RI tanggal 10 Oktober 2025 perihal program percepatan penyediaan data  potensi dan kompetensi melalui Profiling ASN untuk mendukung pembangunan dan penerapan Menajemen talenta pada instansi pemerintah.


Termasuk surat Kepala BKN Regional IV Makasar tanggal 9 Nopember 2025 perihal jadwal Profiling ASN di titik lokasi mandiri instansi 


Waktu pelaksanaan kegiatan ini lanjut Asrarudin akan berlangsung mulai Kamis 26 - 27 Nopember 2025. Dan di ikuti sebanyak 400 orang ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Buol


Menurut Asrarudin Kegiatan pemetaan pegawai melalui ProASN yang  diikuti sebanyak 400 ASN itu antara lain Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional 


Adapun penilaian kompetensi berbasis Profiling ASN (ProASN) menggunakan berbagai alat ukur baru dalam pelaksanaannya, diantaranya tes potensi kompetensi, tes manajerial dan sosio-kultural (Mansoskul), tes literasi digital, serta tes Tripatha Karir.***

×
Berita Terbaru Update