Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Meski Kondisi Efisiensi Anggaran, Pemda Buol Tetap Prioritaskan Pembangunan Sejumlah Infrastruktur Tahun 2026

| 09:35 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-04T02:35:50Z

 



Penulis Sultan 

Buol–Alasanews com.  Meski ditengah efisiensi anggaran,  Pemerintah Kabupaten Buol dibawah  kepemimpinan Bupati Buol Risharyudi Triwibowo dan Moh Nasir Dj Daimaroto, kini terus menata program seluruh aspek pembangunan daerah ke arah yang lebih baik


Guna menunjang arah kebijakan program pembagunan daerah sesuai visi  misi, saat ini Bowo - Nasir bersama DPRD dan seluruh Stakeholder telah menyusun strategi perencanaan pembangunan daerah secara komprehensif terutama dalam hal pembangunan sejumlah  infrastruktur,  seperti gedung BLK dan PSDKU serta infrastruktur peningkatan ruas jalan sebagai fasilitas penunjang untuk kelancaran akses transportasi yang layak untuk dilalui

 

Dan untuk peningkatan infrastruktur jalan,   tahun anggaran 2026 akan mengalokasikan anggaranya dengan nilai cukup pantasis sebesar Rp 22,9 milyar dari APBD.


Dilansir dari IDTIMESz cod. id. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Buol, Darsyad, menyatakan bahwa pemerintah daerah menghargai setiap kritik dan masukan dari masyarakat, termasuk yang disampaikan para pemuda dan pemerhati sosial.


“Suara publik adalah bagian penting dari proses perbaikan pemerintahan dan menjadi pengingat bahwa pelayanan kepada rakyat harus terus ditingkatkan,” ujar Darsyat kepada awak media, Rabu (03/12/2025).


“Angka itu akan meningkat drastis menjadi Rp 22,9 miliar pada RAPBD 2026, atau naik 28,64 persen,”jelasnya


Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buol, Kasim Ali, mengakui adanya beberapa titik jalan yang kondisinya kurang baik di wilayah Kabupaten Buol.


“Kami memaksimalkan anggaran yang ada untuk perbaikan jalan di tengah kondisi fiskal yang rendah,” katanya


Menurutnya, kenaikan anggaran dilakukan di tengah kondisi fiskal yang ketat akibat berbagai belanja wajib seperti gaji ASN dan belanja mandatori nasional untuk pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial.


Pemerintah memprioritaskan perbaikan jalan pada ruas yang menjadi jalur ekonomi masyarakat, akses penghubung antarkecamatan, jalur distribusi pertanian dan perdagangan, serta wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.


“Pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi lapangan dan justru menjadikan kritik tersebut sebagai motivasi untuk mempercepat perbaikan pelayanan publik,” tegasnya.


“Pemerintah daerah juga berupaya mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat. Saat ini tengah berlangsung pengerjaan jalan di Ruas Bunobogu-Inalatan dengan anggaran lebih dari Rp 34 miliar yang dibiayai APBN,”jelasnya


Kasim Ali menambahkan, untuk tahun 2026 Kabupaten Buol mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar lebih dari Rp 13 miliar.


“Buol menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah yang memperoleh anggaran DAK untuk jalan,”ujarnya


“Insyaallah perlahan-lahan semuanya akan kami perbaiki sesuai dengan kondisi keuangan daerah,” pungkasnya.


Disituasi efesiensi saat ini, ia meminta masyarakat bersabar dan berharap pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan daerah.***

×
Berita Terbaru Update