Laporan Sultan
Palu, Alasanews com. Mengawali pelaksanaan kegiatan Januari 2026, Dinas Kehutanan dibawah Kepemimpinan Plt Kadishut Ir. Susanto Wibowo, S.Hut, M.Si, IPU, secara umum
berfokus pada agenda Strategis antara lain
Penyusunan dan Sinkronisasi Program Kerja 2026 serta
melakukan rapat kerja awal tahun untuk memastikan rencana pengelolaan hutan (reboisasi, konservasi, perlindungan hutan) berjalan sesuai target
Selain itu Penguatan Pengamanan Hutan dengan melakukan patroli pencegahan pembalakan liar dan perambahan hutan, terutama di wilayah rawan seperti Taman Nasional Lore Lindu atau hutan lindung lainnya
Selanjutnya perencanaan penanaman Pohon, mengingat Januari biasanya masih dalam musim hujan, fokus sering diarahkan pada persiapan bibit dan lokasi untuk kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL).
Berdasarkan informasi yang tersedia hingga Januari 2026, giat Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sulawesi Tengah di awal tahun fokus pada penguatan internal, koordinasi awal tahun, dan persiapan rehabilitasi.
Dan pertengahan Januari 2026 struktural kepemimpinan pada di Dishut itu mengalami perubahan melalui
Pelantikan/Mutasi Jabatan oleh Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid
Dimana melalui pelantikan tersebut, sebagian struktur jabatan berubah menyusul dilantiknya Basri, S.Hut, MP sebagai
Kabid Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan Dishut Sulteng.
Dan terkait Penyusunan Agenda 2026, Dishut Sulteng pada dasarnya masih tetap melanjutkan komitmen 2025, yang berfokus pada optimalisasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) serta penanganan konflik tenurial dengan mengutamakan mediasi.
Selain itu, Dishut Sulteng sedang mempersiapkan langkah-langkah untuk revitalisasi Hutan Kota Palu yang masuk agenda prioritas Pemprov Sulteng tahun 2026.
Seperti halnya prioritas revitalisasi Hutan Kota Palu dengan konsep modern dan pelestarian lingkungan. Serta
Penanganan PETI dimana Kadishut Sulteng terus menekankan kolaborasi untuk mengatasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak lingkungan ***


