Penulis Sultan
Palu, Alasanews com. Pada prosesi pelantikan ratusan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional lainnya di lingkungan Pemprov Sulteng yang berlangsung 31 Desember 2025 dan 15 Januari 2026, Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid melalui kebijakanya melakukan perombakan kabinetnya secara besar besaran, baik proses mutasi maupun promosi lainnya.
Kebijakan itu dilakukanya tentu tidak terlepas dari penilaian kompetensi dalam rangka mendukun program "Sulteng Nambaso" serta
" Program Berani" yang berhubungan dengan visi dan misi nya dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan secara berkelanjutan
Khusus pelantikan 389 pejabat eselon III, IV dan fungsional yang berlangsung 15 Januari 2026, Gubernur Anwar Hafid melakukan perombakan kabinetnya secara besar besaran pada OPD Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng.
Sesuai data, perombakan itu dilakukan mulai jabatan Kepala Dinas, Sekretaris hingga jabatan Kepala Bidang eselon III dan IV umumnya didominasi "Wajah Baru" dengan kategori promosi.
Sementara pejabat Kepala Dinas dan Sekretaris sebelumnya di mutasi menduduki jabatan eselon yang sama pada OPD lainya termasuk diantaranya sejumlah pejabat eselon III Kepala Bidang, seperti halnya Kepala Bidang Pembinaan SMA dan SMK serta beberapa eselon IV lainya.
"Dari seluruh OPD, perombakan kabinet yang paling mencolok adalah di Dinas Pendidikan. Ini benar benar terjadi sapu bersih atau istilah " Cuci Gudang", ujar salah seorang sumber resmi di lingkungan Dinas Pendidikan Sulteng kepada media ini.
Namun sumber lainnya berpendapat, kebijakan Gubernur itu dinilai hal yang lumrah sebagai upaya penyegaran. Karena sejumlah pejabat yang mutasi itu boleh jadi sudah jenuh dengan situasi dan kondisi karena sudah cukup lama bertugas pada Dinas Pendidikan, ujarnya menambahkan.***


