Alasannews.com,Ketapang KALBAR--Disparbud Kabupaten Ketapang (KAL-BAR) melakukan Pengembangan Obyek Wisata Agropolitan Ditiap Wilayah Kab.Ketapang serta lainnya, (Kamis, 15 Desember 2022), Pemerintah Kabupaten Ketapang Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan beralamat Jl.Jend Sudirman no 61. 78813, Nomor : P/703.A/DISPARBUD-B.556/XII/2022, Disparbud Kabupaten Ketapang (KAL-BAR) mengadakan dalam rangka acara hasil laporan penyusunan wacana aksi Objek Wisata Agropolitan Disparbud di sebagian wilayah Kabupaten Ketapang.
Dari rangka paparan hasil laporan akhir penyusunan rencana aksi Objek Wisata Riam Rayo Kecamatan Tumbang Titi Kabupaten Ketapang (KAL-BAR), pengembangan kepariwisataan Kecamatan Muara Pawan dan Pengembangan Wisata Agropolitan tepatnya di Desa Pematang Gadung Kecamatan Matan Hilir Selatan, yang dilaksanakan tepatnya di Aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab.Ketapang, yang dimulai pada pukul : 13:30 s.d - selesai, di dalam acara dihadiri dan diikuti oleh Kaban Balitbang Kab.Ketapang, Camat Muara Pawan, Kepala Camat (MHS), Camat Tumbang Titi, Kepala Desa Sungai Awan Kanan, Kades Sungai Awan Kiri, Kepala Desa Pematang Gadung, Kepala Desa Beringin Rayo, Pokdarwis Air Mata Permai, Pokdarwis Tanjung Belandang, Pimpinan PT.Tri Wahana Konsultan, Pimpinan CV.Prima Konsultan, Masata Ketapang, Pimpinan Politeknik Negeri Ketapang, beserta para Kabid dan Subkor di Lingkungan Disparbud Kabupaten Ketapang.
"Dicky Anthony Aphen,SE.M.AP selaku PLH Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab.Ketapang disaat diwawancarai oleh tim media mengatakan untuk kedepannya dengan adanya kegiatan ini harapan saya sekiranya mendapatkan masukan - masukan untuk pengembangan obyek wisata di Kabupaten Ketapang yang merupakan saran baik motivasi dalam mewujudkan tempat-tempat wisata yang strategis dan tepat sasaran maupun itu dalam bentuk Budidaya, Seni, dan Khas kita Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Ketapang", tuturnya.
"Lanjut Dicky, adapun tambahannya saya juga berharap agar apapun yang kita bangun untuk kepentingan bersama yaitu obyek wisata yang perlu kita jaga dan perlu kita lestarikan, tentu hal ini tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari lapisan elemen masyarakat, dikarenakan tanpa ada dukungan dari masyarakat dan lainnya pemerintah juga tidak akan tau apa saja yang sekiranya dapat dikembangkan di suatu wilayah yang tentu berpotensi cukup baik untuk di jadikan obyek wisata maupun itu dari kelebihan maupun kekurangannya, dan semoga saja dengan hal ini bisa memberikan manfaat tidak secara saya pribadi namun untuk kepentingan bersama", pungkasnya.
(M.supandi)


