Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Paket Perkerjaan MILYARAN Rupiah Terkedan Dilaksanakan Asal Asalan alias Asal Jadi

Senin, 23 Januari 2023 | 18:53 WIB | 0 Views Last Updated 2023-01-23T11:53:44Z


PAKET PEKERAJAAN MILYARAN RUPIAH
TERKESAN DILAKSANAKAN ASAL-ASALAN



Ketapang KALBAR, ALASANNEWS.COM-Seperti yang dikatakan Jumadi dari LAKI Ketapang (Lembaga Anti Korupsi Indonesia) menurut pantauan Tim Awak Media sejumlah paket pekerjaan Tahun Anggaran 2022 sampai hari ini masih dalam pelaksanaan kegiatan, sementara waktu pelaksanaan kegiatan sudah habis serta sudah memasuki tahun 2023, namun sayangnya pelaksanaan kegiatan masih saja belum selesai dan berjalan ditempat.

“Eronisnya, banyak pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan selama tahun 2022 tanpa pemasangan papan plang, seperti yang terjadi di Daerah Sungai Melayu, dan di tempat-tempat lainnya, dan ada juga pekerjaan yang di laksanakan tidak sesuai judul di dalam SPK plang proyek tersebut, bahkan ada paket pekerjaan yang belum sampai pada waktunya namun sudah ada yang roboh” cetusnya Jumadi.




Lanjut Jumadi, “akibat kurangnya kepengawasan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum, dan Tata Ruang Kabupaten Ketapang (KAL-BAR), sehingga terkesan lalai dalam melaksanakan tugasnya di lapangan, dan Dinas PUTR Ketapang bukanlah satu-satunya, namun masih ada lagi salah satunya Dinas Perkim-LH Ketapang, dan Dinas Prindakkop Kabupaten Ketapang.

“Jumadi meminta kepada Tim Media untuk dapat menayangkan langsung kepada publik agar Pemerintah Daerah maupun secara nasional mengetahui dengan jelas bahwa satu persatu proyek yang ditemukan semua di lapangan selama ini terutama sepanjang tahun 2022 merupakan suatu item kegiatan terburuk dari pada tahun-tahun sebelumnya, hal ini berdasarkan data-data yang sudah banyak dan sering kali terjadi di Kabupaten Ketapang (KAL-BAR), secara fakta hal ini tidak menjadi rahasia umum lagi dan bukan berita hoax, dikarnakan rekan lainnya maupun dari berbagai kalangan publik masyarakat juga angkat bicara berkaitan dengan pembangunan selama ini khususnya di sepanjang tahun 2022 sungguh sangat disayangkan, namun mirisnya tidak adanya tindakan dari instansi terkait maupun pemerintah, serta Aparat penegak hukum kepada pelaku", jelas Jumadi.


Tim Awak Media bersama-sama turun kelapangan untuk melakukan investigasi secara khusus seperti paket pekerajan yang dilaksanakan didaerah kecamatan Marau-Air Upas dan di tempat-tempat lainnya dibeberapa Kecamatan di wilayah Ketapang (KAL-BAR), banyaknya temuan baik pekerjaan yang belum tuntas, seperti salah satu temuan Tim Awak Media di lapangan, salah satunya Rosliyani dari Radenmedia.com pada saat melakukan konfirmasi ke Dinas PUTR Kabupaten Ketapang kepada H.Deneri selaku Kepala Dinas PUTR Kabupaten Ketapang bersama Kabid dan PPTK diantaranya Endrika Kabid Bidang Pengairan, ketika dipertanyakan berkaitan dengan pekerjaan yang belum tuntas apa tindakan dan kebijakan H. Deneri kepada pelaksana di lapangan yang sudah melalaikan suatu tanggung jawabnya dari pembangunan yang belum dapat melaksanakan pekerjaannya seperti yang diharapkan masyarakat Kabupaten Ketapang (KAL-BAR)? "H.Deneri menuturkan kepada tim media bahwa pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan sesuai dengan denda dan adapula yang kita putus kontrak kerjanya", tukasnya.


Sejumlah lapisan elemen masyarakat dari beberapa kalangan publik menyesalkan terhadap pihak instansi terkait, APH, Inspektorat, selain diduga tidak adanya temuan selama ini, juga telah terindikasi pembiaran kepada sekelompok oknum yang tidak bertanggung jawab, serta tiada sanksi hukum yang diberikan sesuai UU dan dari pasal yang berlaku tentang pengadaan barang dan jasa serta lainya.

Berdasarkan pantauan Tim Awak Media di lapangan, tidak sedikit anggaran yang masuk setiap tahunnya, terutama pekerjaan yang dengan anggaran yang cukup pantastis namun hanya sebagian kecil saja yang bisa dinikmati oleh masyarakat, diantaranya Pekerjaan Tahun Anggaran 2022 yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Paket Pekerjaan Peningkatan Jalan Air Upas – Manis Mata dengan nilai kontrak sebesar 15 milyar lebih sumber dana APBD Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penantaan Ruang Provinsi Kalimantan Barat.
selanjutnya Paket Pekerjaan Rekonstruksi Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan (Khusus Kabupaten) Penyiuran ,Karangan (Runjai Jaya).
Silingan – Deranuk Kecamatan Marau – Jelai Hulu dengan nilai kontrak 25 milyar lebih sumber dana DAK Kabupaten Ketapang melalui Dinas PUTR Kabupaten Ketapang.

Menanggapi hal tersebut Suryadi Ketua LSM Peduli Kayong Kab. Ketapang saat ditemui diruang kerjanya menyesalkan terhadap preses lelang pekerajaan yang terkesan dikondisikan oleh panitia lelang kepada kontraktor tertentu, sehingga dalam kegiatan pekerjaannya tidak bertanggung jawab diduga dengan sengaja melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat sehingga mencoreng nama pemerintah daerah Kabupaten Ketapang. Harapan Suryadi meminta kepada instansi terkait untuk melaksanakan kegiatan pekerjaan harus exstra hati-hati, jangan asal-asalan, seperti yang sudah terjadi ditahun-tahun sebelumnya," Tutupnya.

-Red-Gugun/Dedy S
×
Berita Terbaru Update