Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mencegah Penyakit Tidak Menular, Dinkes Buol Gelar. Sosialisasi Gaya Hidup Sehat

| 19:52 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-25T12:52:39Z

 



Penulis : SULEMAN DJ.LATANTU

BUOL, Alasanews com.Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Gerakan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Kebugaran di Kecamatan Lakea pada Jumat (24/10/2025). 


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyakit tidak menular.


Mengawali kegiatan tersebut Ketua Panitia Pelaksana  Hadija Abdurahman S.ST   dalam laporannya  menyampaikan bahwa  jumlah  peserta yang diharapkan hadir dalam kegiatan ini adalah sebanyak 250 orang, tapi yang sempat hadir hanya sekitar 70 orang dengan rincian sebagai berikut. 


Dari Dinas PMD dan camat beserta ketua penggerak PKK masing masing 2 orang, Kepala Desa se kecamatan Lakea 7 orang termasuk Ketua Tim Penggerak PKK juga 7 orang,  Kader Posyandu 45 orang serta dari Dinas Kesehatan sebanyak 17 orang. 


Dan biaya kegiatan itu bersumber dari dana DAK non fisik DPA Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan tahun 2025, jelas Hatija yang juga selaku Kabid Kesehatan pada  Dinkes Buol


Sementara Kepala Dinas Kesehatan Buol Gamar A Lahamade, S.Farm, Apt, M.AP  dalam sambutannya menyampaikan, penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan stroke masih menjadi masalah kesehatan utama yang tidak hanya membebani biaya kesehatan, tetapi juga menurunkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.



"Banyak kasus penyakit tidak menular yang sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat," ujarnya.


Gamar menekankan tiga poin penting dalam kegiatan tersebut. Pertama, pentingnya deteksi dini karena banyak penyakit tidak menular yang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapat fasilitas pemeriksaan kesehatan termasuk skrining PTM.


Kedua, meningkatkan aktivitas fisik melalui senam bersama atau jalan sehat. Aktivitas fisik rutin minimal 30 menit setiap hari sangat efektif untuk menjaga daya tahan tubuh, melancarkan metabolisme, dan menurunkan risiko PTM.


Ketiga, pemberdayaan masyarakat dengan mengajak seluruh pihak, mulai dari keluarga, komunitas, hingga instansi untuk terus menggalakkan gaya hidup sehat.


"Gerakan ini tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Jadikan olahraga dan pemeriksaan kesehatan rutin sebagai bagian dari budaya hidup kita sehari-hari," tegasnya.


Selanjutnya Bupati Buol diwakili PLH Sekertaris Daerah Moh Yamin Rahim, SH.MH dalam sambutannya juga menekankan bahwa kesehatan adalah investasi paling berharga bagi sebuah daerah. Karena masyarakat yang sehat akan melahirkan generasi-generasi yang cerdas produktif sehingga mampu melanjutkan pembangunan. Dan sebaliknya pula masalah kesehatan juga dapat menjadi penghambat utama bagi suatu daerah.


Oleh karena itu lanjutnya melalui gerakan pencegahan penyakit tidak menular ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan tangguh. Dan pencegahan ini jauh lebih efektif dan bijak daripada pengobatan. Sehingga dengan upaya pencegahan ini tidak hanya menyelamatkan nyawa tetapi juga mengurangi beban biaya kesehatan yang besar baik pemerintah maupun masyarakat secara  berkesinambungan, tandasnya. ***



Kegiatan ini dihadiri Pejabat Eselon III Dinas PMD, Plt Camat Lakea beserta jajarannya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Buol, Kepala Desa dan Ketua TP-PKK se-Kecamatan Lakea, serta Kepala Puskesmas dan kader posyandu.


"Saya Kesehatan berharap momentum ini menjadi awal perubahan kebiasaan masyarakat ke arah yang lebih baik, serta membangun masyarakat yang lebih produktif, bahagia, dan sejahtera,"pungkasnya

×
Berita Terbaru Update