×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gempa M5,3 Kembali Guncang Toli-Toli, BMKG Catat 33 Aftershock – BPBD: Meski Lemah, Warga Tetap Waspada

| 22:44 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-02T15:44:19Z

  




ALASANnews.com,– Wilayah Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah kembali diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 2,8 pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 16:46:02 WIB. Gempa dangkal ini merupakan bagian dari rangkaian susulan pascagempa kuat M5,3 yang terjadi pada 28 Februari 2026 lalu.

Berdasarkan analisis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 1,14 Lintang Utara dan 120,74 Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 29 kilometer arah utara Toli-Toli, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 5 kilometer.

Gempa Dangkal Akibat Sesar Aktif

BMKG menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Hasil estimasi peta guncangan (Shakemap) serta laporan masyarakat menunjukkan gempa dirasakan di wilayah Toli-Toli dengan skala intensitas II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

33 Kali Gempa Susulan Tercatat

BMKG memastikan gempa M2,8 ini merupakan bagian dari rangkaian susulan gempa M5,3 yang mengguncang Toli-Toli pada 28 Februari 2026 pukul 13:52:07 WIB.

Hingga Senin, 2 Maret 2026 pukul 17:10:00 WIB, hasil monitoring BMKG mencatat telah terjadi 33 kali gempa susulan (aftershock), dengan kekuatan terbesar mencapai M4,4. Aktivitas ini masih terus dipantau oleh Stasiun Geofisika Kelas I Palu.

BPBD Tolitoli: Jangan Panik, Tetap Siaga

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tolitoli, Abdullah Haruna, mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya, meskipun guncangan gempa kali ini tergolong lemah, warga tetap diminta siaga mengingat masih berlangsungnya rangkaian gempa susulan.

“Meski goyangannya hanya terasa lemah, kami tetap mengimbau masyarakat untuk waspada. Pastikan kondisi bangunan aman dan jangan mudah terpancing isu yang tidak jelas sumbernya,” ujar Abdullah Haruna.

Ia juga meminta warga untuk terus memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah.

BMKG kembali menegaskan agar masyarakat tidak terpengaruh informasi hoaks dan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi terverifikasi seperti Instagram dan Twitter @infoBMKG, website bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS_BMKG, serta aplikasi mobile WRS-BMKG dan InfoBMKG.

Pemerintah daerah bersama BPBD memastikan terus melakukan koordinasi dan pemantauan guna mengantisipasi dampak lanjutan dari aktivitas gempa di wilayah Toli-Toli.***

×
Berita Terbaru Update