Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peduli Rakyat, Gubernur Sulteng Anwar Hafid Tinjau Langsung Korban Gempa di Sigi

| 11:18 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-18T04:42:54Z

 


Oleh: Elkana Lengkong – Redaktur Eksekutif


ALASANNEWS, SIGI – Kepedulian terhadap rakyat kembali ditunjukkan Gubernur Sulawesi Tengah, . Di tengah agenda nasional yang sangat penting di Jakarta, Anwar Hafid memilih membatalkan berbica sebagai perwakilan gubernur se-Indonesia di hadapan anggota DPD RI di Gedung Parlemen Senayan pada 17 Juni 2026.


Dan memutuskan segera kembali ke Sulawesi Tengah untuk menemui warga yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 di Kabupaten Sigi.


Langkah cepat tersebut menjadi bukti nyata bahwa bagi Anwar Hafid, keselamatan dan penderitaan rakyat harus menjadi prioritas utama seorang pemimpin. Setibanya di Sulawesi Tengah, gubernur juga sebagai "Tadulako" (Pemimpin). itu langsung menuju lokasi terdampak untuk melihat kondisi warga secara langsung.


Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Tengah itu membawa harapan dan semangat baru bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa-masa sulit akibat bencana alam yang merusak ratusan rumah dan fasilitas umum.


Saat berada di lokasi, Gubernur Anwar Hafid mendatangi satu per satu warga yang kehilangan rumah dan harta benda mereka. Ia berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan keluhan, serta memastikan kebutuhan mendesak warga segera ditangani pemerintah.


"Sebagai pemimpin, saya dengan iba merasakan denyut jantung mereka. Saya datang untuk memberi bantuan dan kekuatan agar mereka tahu bahwa saya sebagai pemerintah ada bersama mereka dan akan memulihkan kehidupan mereka," ujar Gubernur Anwar Hafid kepada Alasannews, Kamis (18/6/2026), melalui pesan WhatsApp.


Menurut Anwar Hafid, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan sebuah kewajiban moral. Karena itu, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten akan terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan selesai.




Meninjau Rumah Rusak dan Berdialog dengan Warga


Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anwar Hafid meninjau langsung rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Ia juga memastikan seluruh warga yang terdampak memperoleh perlindungan dan pelayanan yang memadai selama masa tanggap darurat.


Gubernur menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menjamin kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, mulai dari ketersediaan makanan, air bersih, layanan kesehatan, hingga tempat pengungsian yang layak dan aman.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat membantu masyarakat sejak hari pertama pascabencana.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, relawan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan seluruh pihak yang telah bekerja tanpa mengenal lelah membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa," katanya.


Lima Desa Terdampak Parah

Berdasarkan laporan lapangan, terdapat lima desa di Kecamatan Nokilalaki yang mengalami dampak cukup serius akibat gempa bumi tersebut, yakni:


Desa Kamarora A, Desa Kamarora B

Desa Kadidia. Desa Sopu dan

Desa Bulili


Warga di lima desa tersebut saat ini sangat membutuhkan pasokan air bersih, tenda darurat, dan terpal sebagai tempat berlindung sementara.


Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah juga mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian segera.

Gubernur meminta seluruh aparat pemerintah mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten untuk mempercepat pendataan rumah yang rusak.


Menurutnya, data yang cepat, akurat, dan valid sangat penting agar proses penyaluran bantuan serta rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan tepat sasaran.


Waspada Ancaman Longsor Susulan

Selain kerusakan bangunan, Gubernur juga menyoroti adanya beberapa titik longsor di kawasan pegunungan sekitar Kamarora yang berpotensi menimbulkan ancaman baru bagi masyarakat.


Ia meminta TNI, Polri, BPBD, dan instansi teknis terkait segera melakukan pemantauan serta pemeriksaan lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan maupun banjir bandang.


Meski berdasarkan informasi BMKG aktivitas gempa susulan cenderung menurun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana lanjutan.


"Kita tidak boleh lengah. Keselamatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Semua potensi ancaman harus diantisipasi sejak dini," tegasnya.


Serahkan Bantuan Darurat untuk Warga


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid juga menyerahkan bantuan darurat berupa paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat terdampak.


Bantuan tersebut disalurkan melalui pemerintah desa setempat agar pendistribusiannya dapat berjalan tertib, merata, dan tepat sasaran.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat hingga seluruh proses pemulihan selesai dan kehidupan warga kembali normal.


800 Rumah Terdampak Gempa

Berdasarkan data sementara BPBD Sulawesi Tengah, jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa di Kabupaten Sigi mencapai sekitar 800 unit.


Rinciannya sebagai berikut:

Rusak ringan: 720 unit rumah

Rusak sedang: 68 unit rumah

Rusak berat: 12 unit rumah


Pemerintah saat ini terus melakukan verifikasi dan pendataan lanjutan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan sesuai tingkat kerusakan yang dialami.


Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Anwar Hafid didampingi Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Arnila H.M. Ali, Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB, Agus Riyanto, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.


Kehadiran langsung Gubernur di tengah masyarakat terdampak menjadi simbol bahwa pemerintah tidak meninggalkan rakyatnya dalam masa-masa sulit. Di tengah reruntuhan akibat bencana, kepedulian, kehadiran, dan tindakan nyata menjadi harapan  RTbagi warga untuk bangkit kembali membangun kehidupan yang lebih baik.



×
Berita Terbaru Update