Alasannews.com | Sintang,Kalbar - Kehadiran rokok baru ternyata memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat Kalbar. Lapak kecil, gerobak dan warung kampung, tempat dagangan mereka, terbukti mampu meraup keuntungan ratusan ribu dari hasil penjualan rokok perharinya.
" Dulu susah bang mau cari laba perhari Rp. 50 ribu dari hasil penjualan rokok. Sekarang semenjak ada rokok baru dengan harga murah, kami agak mudah mendapat tambahan pendapatan buat makan, " ujar pedagang alakadarnya di Kabupaten Sintang.(23/6).
Disini, hampir disetiap tempat, terutama di pasar-pasar tradisional maupun toko kecil, katanya, para penjual rokok baru senantiasa laris manis dibanding rokok jenis lama yang harganya selangit.
" Jadi secara ekonomis, kami pedagang kecil, maupun masyarakat bawah lainnya, jujur merasa terbantu dengan adanya puluhan jenis rokok baru tersebut bahkan menjadi peluang penyerapan tenaga kerja arus bawah, " ungkapnya sambil menambahkan mudah-mudahan kondisi ini tetap berjalan baik.
Tukang rumah dan pekerja serabutan juga mengakui kalau dia kini bisa irit setelah mengkonsumsi rokok baru yang harganya tidak menguras kantong. " Masyarakat kecil seperti saya ini tetap cari rokok yang murah meriah dan itu sangat membantu, " ucap And, warga Kabupaten Sintang.
" Kalau itu sih pasti. Apalagi kerjaan saya serabutan, tentu barang murah, sesuai kemampuan, yang kami konsumsi. Mau beli rokok lama, uang tidak cukup, jadi agar ada sisanya, ya kita cari rokok murah dan jenisnya banyak, " celetuk kawan sebelahnya.
Rokok merk baru ini, sambungnya, memang sangat diminati seluruh masyarakat susah se Kalimantan Barat. Mulai dari buruh, petani, tukang, pekerja serabutan, ojek, tukang parkir, karyawan pabrik, supermarket maupun pelayanan toko.(*/Red)


