TOLITOLI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli bergerak cepat menangani kebakaran yang menghanguskan sembilan rumah semi permanen di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Sabtu (11/7/2026) malam.
Sejak menerima laporan kebakaran, personel BPBD langsung menuju lokasi untuk berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, pemerintah kelurahan, serta instansi terkait dalam proses penanganan darurat. Selain membantu proses penanganan di lapangan, BPBD juga segera melakukan pendataan terhadap warga terdampak.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tolitoli, Abdullah Haruna, menegaskan pihaknya menerapkan respons cepat agar penanganan korban tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan.
"Gerak cepat menjadi prioritas kami. Sejak kejadian, tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, mendata kebutuhan para korban, serta berkoordinasi dengan seluruh pihak agar bantuan darurat dapat segera disalurkan," tegas Abdullah Haruna.
Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan BPBD adalah memastikan kondisi para korban, mendata jumlah rumah yang terbakar, serta menginventarisasi kebutuhan mendesak bagi sembilan kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
BPBD juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tolitoli dan perangkat daerah terkait untuk menyiapkan bantuan masa tanggap darurat, termasuk kebutuhan logistik, perlengkapan dasar, dan dukungan bagi warga yang terdampak.
"Kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan sesuai prosedur. Setelah asesmen selesai, bantuan akan disalurkan berdasarkan kebutuhan di lapangan agar para korban dapat segera tertangani," ujar Abdullah.
Dalam musibah yang terjadi sekitar pukul 21.30 WITA itu, sembilan rumah semi permanen ludes terbakar. Berkat kerja sama warga dan petugas gabungan yang melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran Tolitoli, Damkar Kodim 1305/BT, TNI AL, PDAM, serta unsur terkait lainnya, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.15 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sembilan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan kini menjadi fokus penanganan pemerintah daerah melalui BPBD bersama instansi terkait.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara BPBD Tolitoli tetap bersiaga untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar para penyintas dapat segera terpenuhi.


