Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Reses Donal Payung Mangawe di Palu Selatan Banjir Aspirasi, Lampu Jalan hingga Kerusakan Jalan Malaya Jadi Sorotan

| 08:58 WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-04T01:58:11Z

 


PALU, ALASANNEWS.COM – Reses anggota DPRD Kota Palu dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Donal Payung Mangawe, SE, berlangsung semarak. Rumah kediamannya di Jalan Pena Garden, Kecamatan Palu Selatan, dipadati warga yang datang untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan terkait kondisi lingkungan mereka.

Kegiatan yang berlangsung Selasa malam (3/11/2026), tepat pukul 19.00 WITA, menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat. Berbagai persoalan mencuat dalam pertemuan tersebut, mulai dari minimnya penerangan jalan umum, kebutuhan fasilitas lingkungan, hingga kerusakan infrastruktur jalan.

Donal mengaku, reses kali ini menjadi pengalaman pertamanya menggelar pertemuan bersama konstituen di kediaman pribadi.

"Ini pertama kalinya saya melaksanakan reses bersama konstituen di kediaman saya. Ternyata antusiasme warga yang hadir memenuhi undangan cukup baik," ungkap Donal.

Berdasarkan keterangan Idris, salah seorang staf yang mendampingi kegiatan tersebut bersama Lidia, undangan yang disebarkan mencapai 105 lembar. Jumlah warga yang hadir bahkan melampaui kuota yang diperkirakan sebelumnya.

"Alhamdulillah, jumlah yang hadir melebihi kuota, Pak," ungkap Idris.

Menariknya, meskipun tidak ada perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas terkait yang hadir, suasana reses tetap berlangsung hangat dan interaktif. Warga diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyampaikan keluhan, masukan, maupun harapan mereka.

Sesi dialog bahkan berlangsung cukup dinamis. Pertanyaan demi pertanyaan disampaikan warga tanpa pembatasan, mencerminkan besarnya harapan masyarakat agar aspirasi mereka mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Sejumlah persoalan kemudian menjadi catatan penting bagi Donal untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif, khususnya dalam pembahasan program dan anggaran tahun mendatang.

Salah satu aspirasi yang paling banyak disorot adalah minimnya penerangan lampu jalan di sejumlah titik wilayah Palu Selatan. Warga menilai kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam hari.

Selain itu, warga mengusulkan pengadaan tenda dan kursi untuk mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan. Permintaan pembangunan pos keamanan lingkungan (poskamling) di sejumlah titik rawan pencurian dan tindak kejahatan juga turut disampaikan.

Aspirasi lainnya menyangkut kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Warga mengusulkan pembentukan kelompok tanam sebagai salah satu upaya menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Menanggapi usulan tersebut, Donal menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi pembentukan kelompok tani, sepanjang masyarakat memiliki lahan yang dapat dimanfaatkan.

Tak hanya itu, perhatian terhadap generasi muda juga menjadi bagian dari dialog. Warga meminta adanya pelatihan keterampilan bagi pemuda di sejumlah wilayah daerah pemilihan Donal. Program tersebut dinilai penting untuk membuka peluang kerja, meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan dunia kerja.

Persoalan infrastruktur turut menjadi sorotan. Warga mendesak adanya perhatian terhadap kerusakan ruas Jalan Malaya, Palu Selatan, yang disebut terdampak aktivitas lalu lintas truk pengangkut pasir di kawasan tersebut.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Donal menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dan koordinasi dengan pihak terkait.

Meski sejumlah usulan berada di luar lingkup kewenangan Komisi B DPRD Kota Palu, tempat dirinya bertugas, Donal menyatakan tidak akan mengabaikan aspirasi tersebut.

Ia berkomitmen membangun komunikasi dengan komisi lain maupun berkoordinasi dengan Wali Kota Palu agar persoalan yang disampaikan masyarakat dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut.

Terkait kerusakan Jalan Malaya, Donal secara khusus menyampaikan akan berupaya mengoordinasikan persoalan tersebut dengan dinas teknis terkait.

"Saya akan coba koordinasikan persoalan itu ke dinas terkait. Ini sangat urgen, apalagi saya sudah melihat langsung kondisinya," tegasnya.

Reses tersebut bukan sekadar agenda formal anggota legislatif untuk menyerap aspirasi konstituen. Lebih dari itu, pertemuan tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat membutuhkan ruang komunikasi langsung dengan wakil rakyat untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Kini, tantangan berikutnya adalah memastikan berbagai aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebagai catatan reses, tetapi benar-benar diperjuangkan hingga menjadi program dan kebijakan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.***


×
Berita Terbaru Update