ALSANnews.Bintan | Ketua DPC Laskar Merah Putih (LMP), rinduh akan kekompakan atau Persatuan dan Kesatuan Ormas, LSM, yang berada Wilayah hukum Kecamatan Bintan Utara Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau.
Ketua DPC LMP Kabupaten Bintan, Rahmadi sikumbang, mengatakan, Selasa (30/11), melihat situasi dan kondisi saat ini peran Ormas dan LSM khususnya yang berada di Kecamatan Bintan Utara, tidak pernah lagi terlihat Ketua LSM ,Ormas, dan Aliansi duduk bersama dialog berbicara dan diskusi untuk membahas situasi ke depan, apa langkah ataupun buah pemikiran bersama - sama untuk dirumuskan, demi kepentingan hajat hidup orang banyak, ujarnya.
Rohnya Ormas dan LSM tidak terwujud dalam suatu kinerja yang kongkrit yang berdampak secara umum, terkesan hanya untuk kepentingan kelompok atau golongan ,lanjut Rahmadi.
Ketua DPC LMP Kabupaten Bintan sangat terkesan dengan narasi " Kompak," yang ada group Forum Budak Kampong," salah satu group Whatshapp , Kompak melambangkan Kesatuan dan Kesatuan, apabila ini bisa terwujud maka kita akan mudah merumuskan sesuatu, kerena tanpa kekompakan kita akan sulit untuk mewujudkan sesuatu, dan marilah kita satukan niat dan persepsi kita semua, sudah saatnya kita revolusi mental merubah sedikit mindset kita agar kita maju selangkah, kata Rahmadi.
Pertanyaannya pernahkah seluruh elemen tersebut duduk satu meja,bersatu untuk membahas tentang aspek-aspek atau hal-hal tentang Kampong Kita Bintan Utara dan sekitarnya.ungkap Rahmadi.
Lebih lanjut Rahmadi menceritakan, Bintan dulu sekitar tahun 1990 - an sangat di segani oleh kampong-kampong sebelah dan bahkan sampai ke Kabupaten Karimun,
Dimana kala itu Bintan Utara memiliki Organisasi Pemuda Bintan Utara yg di singkat OPBU.lanjut Rahmadi.
Saya secara pribadi sangat merindukan kekompakan dari semua elemen yang ada di Bintan Utara ini,
Semoga ada di antara Bapak-bapak,
abang-abang saya hormati ada mampu mempelopori untuk agenda duduk satu meja,bersatu kompak dari segala hal untuk Bintan Utara Kampong Kita tercinta ini.
" Ada pepatah mengatakan, Yang tua tak selamanya benar, Yang Mude tak selamanya Salah, Mude Usia tua pendapat boleh kite numpang bertanya, Tua Usia tiada ilmu bagai mana kite nak bertanya, "
Kita harapkan yang lebih tua usianya mengayomi yang muda, dan yang muda juga menghormati yang tua, saling sayang menyayangi sehingga bila berjumpa mesralah selalu, jadikan tua yang dituakan kerena ilmu dan tua pendapat bukan tua kerena usia, dapatlah yang muda numpang bertanya.
Pohon rumbia tumbuh di pinggir hutan.
Ambil sagunya untuk di makan.
Jika ada salah apa yg telah saya katakan.
Saya susun sepuluh jari, tutup Rahmadi sikumbang.
Red/Jul


