ALASAnews. Tanjungpinang | Membaca putusan PTUN Tanjung Pinang, terkait gubernur Kepri vs Buruh, satu kata amazing buat PTUN.Minggu 12/12/2021.
Dalam putusan tersebut , sudah jelas dan terperinci , kenapa Keputusan gubernur dinyatakan batal terkait UMP 2021.
Artinya pengesahan UMP 2022 oleh gubernur Kepri, Jelas dipertanyakan ..
Lalu , kenapa gubernur Kepri ngotot sampai kasasi, apakah tim gubernur hanya modus" , agar anggaran perkara keluar, Patut diduga kasus perkara gubernur vs buruh sama.dengan kasus perkara gubernur vs Kemenhub terkait retribusi labuh jangkar dengan dugaan anggaran 800 juta.
Mempertahankan potensi jasa jangkar 200 miliar pertahun bahkan triliunan hanya cerita angin surga bagi masyarakat Kepulauan Riau, ujar pengamat kebijakan publik Kepri Aldi.
Gubernur Kepri telah melakukan jalur Diplomasi atau silaturahmi namun masih belum membuahkan hasil, sehingga Gubernur akan melakukan perlawanan dengan Yudisial Review, bahkan DPRD Provinsi Kepri telah menganggarkan 800 juta agar membentuk tim percepatan labuh jangkar.ujar Aldi lagi.
Adapun altarnatif terkait gagalnya labuh jangkar adalah pengoperasian pelabuhan dikelola oleh Pemerintah Kepri tertuju pada pelabuhan Kota Sagara Tanjunguban salahnya, namun Pelabuhan Kota Sagara harus jelas dulu peruntukannya, saat ini salah satu Aliansi Boedak Kampung berupaya mendorong pemanfaatan pelabuhan dengan menjadikan Free Trade Zone ( FTZ ) pelabuhan bebas agar menarik investor masuk.
Sehingga Ketua Pembina Boadak Kampung Jamhur Ismail bersilaturahmi ke BP Kawasan Kabupaten Bintan untuk menanyakan wilayah FTZ , Plt BP Kawan Abimayu menyambut baik, dan mengatakan belum ada SK dari Gubernur, untuk menentukan pelabuhan Kota Sagara tersebut, ujarnya.
Banyak program - program Gubernur Kepri belum mampu di optimalkan, sehingga terjadi persoalan lagi dengan serikat pekerja yang saat ini menjadi persoalan serius, yang mana seharusnya serikat pekerja harus menjadi anak kandung yang mengerakkan perindustrian di Kepri.tambah Aldi.
Kementerian terkait harus atensi dan evaluasi kinerja gubernur Kepri , jika tidak, investor tentu akan berpikir panjang untuk berinvestasi di Kepri.tutup Aldi.
Red/Jul


