Pontianak -- Perlombaan Karaoke Suka suka yang digelar oleh, Mustafa selaku panitia dalam rangka Milad PT Kabim yang ke 2 (Kalimantan bersatu Indonesia maju) diduga kuat adalah bodong alias tidak benar.
Acara tersebut gelar di Cafe Syakilla Jalan Johar, kecamatan Pontianak Kota, Kalbar pada tanggal 04/09/2022, yang lalu acara karoke tersebut dimulai.
Berakhir sampai pada hari Minggu 10/10/2022,Dengan di iming imingi hadiah juara pertama, sepeda motor matic Merk Vario 125 dan juara kedua uang sebesar 5 juta dan lain sebagainya.perlombaan karaoke suka suka tersebut di ikuti sekitar 26 peserta Komunitas.
"Namun sampai saat ini hadiah dan dooprezs tersebut tidak bisa di tampilkan oleh Mustafa dengan berbagai macam alasan," jelas Mila salah ketua komunitas saat di wawancarai awak media, Minggu 10/10/2022, malam.
Sambung Ia, bahwa Mustofa selaku panitia tidak bisa menepati janji nya, dan terus berjanji janji saja akan tetapi tidak bisa menampilkan hadiahnya,oleh karena itu,kami berserta para perwakilan komunitas karoke merasa di tipu, maka pada malam ini kami bersama sama melaporkan Mustafa(panitia)ke pihak berwajib Kapolresta kota Pontianak, pada tanggal pada pukul 10.00 wib malam," tutur Mila.
Di tempat yang sama ketua komunitas Feni KF,Liliayani mengatakan," kami di situ di KF Syakilla karena adanya lomba karoke suka suka dan mendapat undangan,kami hadir dan sudah mendapat kupon dan kami juga berharap mendapatkan hadiah makanya kami mendapatkan kupon, seiringnya waktu berjalan karoke itu, kami merasa heran kenapa tidak ditampilkan hadiah sepeda motor merk matic Vario 125, yang telah di janjikan panitia,pada hal ia sudah berjanji akan menampilkan pada tanggal 05atau 06 Oktober," ungkapnya.
Lanjutnya," kemudian Panitia berjanji lagi akan tampil hadiah pada malam penutupan( final) 10/10/2022, malam ini akan tetapi belum ada titik terangnya, bahkan beliau sudah mengeluarkan statement bahwa, kalau tidak ada hadiah tanggal 09 sampai 10 Oktober ,saya bersedia dilaporkan ke pihak berwajib,atas peristiwa ini kami merasa kecewa, dirugikan dan ditipu oleh panitia. Maka kami dari beberapa perwakilan komunitas melaporkan pelaku ke Polrestabes," tegas Liliayani.
Hal serupa juga di sampaikan oleh Muhammad Azis ketua Komunitas KF Muara Kakap menjelaskan, bahwa dari pihak Mustafa(panitia) akan menampilkan hadiah(Sepada Motor) pada tanggal 05 di pesta, ternyata hal tersebut tidak bisa dia lakukan, maka kami berpendapat bahwa panitia sudah ingkar janji. Maka kami melaporkan pihak panitia kepada kepolisian, saya berharap kepada pihak APH ini menangani secara adil,kita bukan mencari masalah akan tetapi kita minta solusi yang terbaik," harapnya.
Trusnya, kalau kita sama kita lakukan mediasi tentunya kurang tepat, tapi kalau sudah ditangani pihak kepolisian kita sudah tenang, jikalau ia ingkar pada janjinya,saya berharap kepolisian lakukan tindak sesuai hukum yang berlaku," tutup Muhammad.
Selain itu kami awak media mencoba mengkonfirmasi terkait laporan dari pihak komunitas kepada pihak APH di ruang Reskrim, tidak dapat jawaban yang pasti ia hanya berkata ," nanti saja yang pasti menunggu koordinasi pihak pelapor," tutur salah satu pihak kepolisian yang enggan menyebutkan Namanya.
(Gugun).




