Palu AlasanNews.com.--Akibat terlalu lama janji yang sering diucapkan pemerintah Kota maupun Propinsi Sulawesi Tengah, tentang lahan pekuburan Talise yang tak terealisasi hingga saat ini.
Akhirnya segelintir warga Talise mulai melakukan upaya pengambil alihan lahan milik Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah seluas kurang lebih 5 hektar di areal eks Hutan kota Palu.
Tentu saja menimbulkan beragam tanggapan, banyak warga atas persoalan tersebut. Adapun lahan seluas 5 hektar itu, nantinya akan diperuntukan sebagai lahan pekuburan umum warga Talise. Sebagai pengganti lahan pekuburan lama, yang dianggap sudah tidak lagi bisa digunakan.
Adapun bukti pengambil alihan lahan tersebut oleh warga. Diarea tersebut sudah dilakukan penguburan warga sebanyak tiga jenazah baru. Oleh karena itu guna mendapat info yang layak AlasanNews menemui Rusman Ramli anggota DPRD Palu atas aksi tersebut.
Serta mencari info tentang asal usul status tanah. Saat ditemui AlasanNews diruang Komisi Rusman Ramli mengatakan. "Kita ini hidup di negara yang mempunyai tata aturan dan hukum yang berlaku. Terus terang saya prihatin dengan kondisi lahan pekuburan di Talise. Yang memang tidak memungkinkan lagi digunakan." Ujar nya lagi.
Saya juga sangat mendukung. Bila ada upaya warga untuk mencari lahan pekuburan yang baru. Namun kembali lagi kita hidup di negara yang memiliki tata aturan dan hukum. Sehingga kita tidak melabrak aturan-aturan yang ada di negara ini. Lakukan dengan melalui prosesural yang tepat terus bangun komunikasi secara intens dengan pemerintah Kota maupun Propinsi selaku pemilik lahan.
Diakui pula oleh politisi PKS Dapil Palu timur Mantikolore ini. Walikota memang akan memberi lahan baru untuk taman pekuburan warga Talise di kota Satelit nanti.
Dan kita bersabar saja untuk hal itu. Karena kewajiban dari pemerintah Walikota dalam hal ini,adalah memenuhi kebutuhan dasar watga Kota Palu termasuk didalamnya pekuburan rakyat.
Sedangkan Renny Lamadjido selaku Wawali sangat terkejut atas adanya kejadian tersebut. Namun Wawali tidak ingin berkomentar. Saat ditemui AlasanNews usai rapat khusus DPRD Kota. "Silahkan tanyakan langsung ke Walikota karena dia pemegang keputusan".@gus


