- Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Muhidin Said (kanan) bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati. (Ist)
ALASANNEWS Jakarta: Akhir-akhir ini nama H Muhidin HM Said politisi partai Golkar Wakil Ketua Banggar DPRRI ini cukup ramai disebut salah satu penerima dana CSR BI-OJK saat jabat anggota Komisi XI di lembaga Legislatif berkantor di Senayan Jakarta dan itu telah ditepis tidak benar
H Muhidin Said merupakan anggota DPR‑RI petahana terlama,Dapil Sulteng dengan rekam jejak legislatif yang mencakup total 32 tahun lebih di lembaga tinggi negara jika dihitung sejak awal masa jabatannya di MPR pada 1 Oktober 1992 hingga saat ini.
Setelah tiga periode di MPR (1992–2004), ia terpilih menjadi anggota DPR‑RI pada Pemilu 2004 dan berhasil mempertahankan kursinya selama lima periode berturut-turut (2004–2029), menjadikannya legislator aktif dengan masa tugas terpanjang di kalangan rekan sejawatnya.
Menurut politis partai Golkar Muhidin,mengapa dirinya sampai begitu lama duduk di kursi di legislatif Senayan, dari Dapil Sulawesi Tengah (Sulteng)? Tentu masyarakat itu sendiri yang bisa menjawab apasih peran dirinya bagi masyarakat sehingga dipilih mereka setiap pesta demokrasi Pemilu Legislat lima tahun. Bahkan dirinya tidak turun ikut berkampanye namnaya bisa perolehan suaranya capai sinifikan 150 ribu.
"Bagi saya itu suatu kehormatan luar biasa sebagai individu maupun sebagai politis partai Golkar. Tak mungkin saya bisa dipilih kembali hingga saat ini jika azas manfaat saya yang diberi amanah wakil rakyat di Senayan tak beri dampak bagi kesejahteraan mereka" kata H Muhidin said kepada Alasannews Rabu (13/8/25) lewat kontak WhatsApp.
Menurut politisi partai Golkar Wakil Ketua Banggar DPRRI ini keperdulian dirinya bagi konstituen, sebagai wakil rakyat yang ia lakukan saat berada di komisi XI untuk Dapil Sulteng termasuk perolehan dana CSR BI-OJK yang tentu peruntukan sesuai mekanisme dan sudah itu dirasakan azas manfaatnya oleh masyarakat itu sendiri.
"Dana CSR BI-OJK yang ada itu sesuai mekanisme peruntukan dan itu langsung diterima bagi Yayasan ataupun kelompok masyarakat yang bermohon untuk dibantu. Seperti pembangunan rumah ibadah apakah itu pembangunan Mesjid dan Gereja itu langsung ditransfer ke yayasan atau panitia pembangunan.Setelah dichek oleh Tim pemilik dana CSR BI-OJK" jelas Muhidin.
Dikatakan dirinya terpanggil jadi anggota DPRRI Dapil Sulteng tekad untuk wujudkan kepentingan masyarakat Sulawesi Tengah bisa melihat daerahnya berkembang pesat dalam pembangunan terutama bagai mana melibatkan dana pusat APBN terutama pembangunan bidang infrastruktur jalan dan jembatan, pelabuhan laut dan bandara. Sebab maaf berharap dana APBD belum maksimal
Karena ini kata dia, untuk kepentingan rakyat menuju sejahtera, pembangunan infrastruk adalah hal penting guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah Sulteng secara signifikan. Sebab dana APBD maaf masih lebih diarahkan infrastruktur jalan dan jembatan Provinsi maupun Kabupaten dan Kota. Jika kita menoleh kebelakang melihat kondisi masa lampau Sulteng dari infrastruktur jalan dan jembatan darurat terbuat dari batang kelapa dari ibukota provinsi ke Kabupsten dan kota serta pelabuhan laut dan bandara belum memadai.
"Tapi saat ini Alhamdulilah boleh dilihat semua jalan trans Sulawesi Tengah sudah beraspal hot mix sudah bisa dilalui dengan mulus transportasi darat antara Provinsi, Dari Makassar kendaraan bus mewah lewat Mamuju ke Palu PP, DariI palu ke Gorontalo-Manado juga bus mewah sudah ada tiap hari dan pelabuhan laut juga bandara" ujar Muhidin Said
Muhidin menjelaskan selama dirinya jadi wakil rakyat di senayan Jakarta, bukan mau tepuk dada, tapi masyarakat Sulteng sudah menikmati perhatiannya membangun infrastruktur di wilayah Sulteng, ruas jalan trans Sulawesi yang mulus, jembatan.untuk kelancaran nadi ekonomi masyarakat.
Bahkan tak kalah penting membangun kembali dari reruntuhan bencana gempa, likuefaksi Bandara Mutiara SIS Aldjufri Palu yang saat ini sudah jadi Bandara Internasional.
"Inilah mungkin yang membuat setiap Pemilu Legislatif saya dipilih kembali masyarakat sebagai Caleg DPRRI partai Golkar Dapil Sullteng dengan jumlah suara diatas 150 ribu mencapai dua kursi" ujar Muhidin
Muhidin Mohamad Said diketahui menjabat sebagai anggota DPR RI pada periode 2004-2009, 2009-2014, 20147-2019, dan 2019-2024. Pada Pileg 2024, Muhidin Mohamad Said kem
bali terpilih duduk di Senayan dan dilantik pada Selasa (1/10/2024). Periode 2024-2029 menjadi periode kelimanya menjabat di DPR RI. Muhidin Mohamad Said meraup 154.301 ribu suara pada Pileg 2024.***elle


