Alasannews.com | Pontianak, Kalimantan Barat — Turnamen bola voli profesional paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2026, kembali digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kehadiran ajang ini tidak hanya menjadi agenda penting dalam kalender olahraga nasional, tetapi juga diproyeksikan mendorong geliat ekonomi lokal serta memperkuat posisi Pontianak sebagai salah satu pusat sport tourism di kawasan barat Indonesia.
Proliga 2026 dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 11 Januari 2026, dengan opening ceremony digelar pada Kamis, 8 Januari 2026. Turnamen ini diikuti oleh 12 tim, terdiri dari 5 tim putra dan 7 tim putri, yang akan bersaing pada putaran pertama kompetisi dengan format profesional berstandar nasional.
Ketua Seksi Pertandingan Proliga 2026 Pontianak, Kombes Pol Agung, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan sistem penjualan tiket yang terstruktur dan transparan.
Tiket dibagi dalam tiga kategori, yakni VIP 1 seharga Rp150.000, VIP 2 seharga Rp100.000, dan Reguler Rp50.000.
“Seluruh kategori tiket tersebut sudah termasuk voucher UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal,” ujar Agung.
Ia menambahkan, penjualan tiket hanya dilakukan secara offline dan mulai dibuka pada 7 Januari 2026 di tiga titik, yakni GOR Terpadu A. Yani, Warkop 5 CM Untan, serta Ayani Mega Mall.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama selama penyelenggaraan Proliga 2026 di Pontianak. Untuk itu, Polda Kalbar menyiapkan 255 personel gabungan guna melakukan pengamanan terpadu.
“Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari lokasi pertandingan, area penonton, pengaturan lalu lintas, hingga titik-titik strategis di sekitar venue. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi atlet, official, maupun masyarakat,” jelas Bambang.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk bersama-sama menyukseskan Proliga 2026 dengan menjaga ketertiban, keamanan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.
Dengan kolaborasi antara panitia, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, Proliga 2026 di Pontianak diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga ruang konsolidasi sosial, promosi daerah, dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif lokal berbasis olahraga.
Sumber : Kabid Humas Polda Kalbar*
Red/Gun*


