Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pengamat Aprisiasi Program Beasiswa Bank Kalbar: SDM Berkualitas Penentu Masa Depan Investasi Daerah

| 01:05 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-10T18:05:32Z

Alasannews.com | PONTIANAK — Di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia di daerah, langkah Bank Kalbar menyalurkan program beasiswa pendidikan mendapat apresiasi dari kalangan pengamat kebijakan publik. Program tersebut dinilai bukan sekadar agenda seremonial perusahaan, melainkan bentuk nyata investasi jangka panjang dalam membangun kualitas generasi masa depan Kalimantan Barat.


Pakar hukum dan kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menilai kebijakan Bank Kalbar tersebut mencerminkan keberpihakan dunia usaha terhadap pembangunan manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah.


Menurut Herman, penyaluran beasiswa yang dilakukan Bank Kalbar menunjukkan bahwa prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tidak berhenti sebagai slogan administratif semata, tetapi telah diterjemahkan menjadi langkah konkret yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.


“Langkah Bank Kalbar menyalurkan beasiswa ini merupakan manifestasi strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat. Ini adalah eksekusi nyata, bukan sekadar perayaan simbolis,” ujar Herman, Minggu (10/5/2026).


Ia menegaskan, persoalan pendidikan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah maupun institusi pendidikan formal. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pembangunan SDM yang berkelanjutan.


Dalam pandangannya, sektor perbankan dan dunia pendidikan memiliki hubungan kemitraan strategis yang saling berkaitan. Dunia usaha membutuhkan SDM unggul untuk menopang pertumbuhan ekonomi, sementara pendidikan memerlukan dukungan konkret agar mampu mencetak generasi berkualitas dan kompetitif.


“Mahasiswa dan siswa penerima beasiswa adalah aset masa depan yang nantinya akan menggerakkan ekonomi daerah serta memperkuat iklim investasi. Semakin tinggi kualitas SDM lokal, maka dunia usaha juga akan semakin berkembang di Kalimantan Barat,” katanya.


Herman menilai, langkah Bank Kalbar semestinya menjadi tolok ukur atau benchmark bagi perusahaan lain, baik badan usaha milik negara maupun sektor swasta, agar lebih aktif berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan di daerah.


Menurut dia, paradigma dunia usaha terhadap program pendidikan harus mulai bergeser. Kepedulian terhadap pendidikan tidak boleh lagi dipandang sebagai beban biaya perusahaan, melainkan investasi sosial jangka panjang yang berdampak langsung terhadap daya saing daerah.


Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga ditentukan oleh kemampuan daerah menciptakan SDM unggul yang mampu bersaing di tengah dinamika global.


“Pendidikan adalah kunci pembuka pintu kesuksesan. Bank Kalbar telah membuktikan peranannya bukan sekadar sebagai lembaga keuangan, melainkan juga sebagai mitra strategis pembangunan peradaban di Kalimantan Barat,” tegasnya.


Di akhir keterangannya, Herman berharap langkah yang dilakukan Bank Kalbar dapat memicu kesadaran kolektif dunia usaha lainnya untuk ikut mengambil peran aktif dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kalimantan Barat.


“Warga Kalbar menunggu dunia usaha lainnya agar turut peduli terhadap pembangunan pendidikan di daerah ini,” tutup Herman.



Sumber: Dr Herman HOFI Munawar,SH.

Editor / Gun*

×
Berita Terbaru Update