Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kepala Regional Program MBG Propinsi Sulteng Di Minta Tindak Tegas SPPG Tolitoli Baolan Tuweley

| 08:36 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-08T01:36:20Z

 



Laporan Sudah Masuk, Masyarakat Menunggu Keputusan

 

Tolitoli, ALASANnews.com,— Desakan agar Kepala Regional Program Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) selaku perwakilan regional Badan Gizi Nasional (BGN) di Sulawesi Tengah mengambil langkah tegas terhadap SPPG Tolitoli Baolan Tuweley semakin menguat. Laporan resmi telah masuk ke layanan pengaduan provinsi, dan masyarakat serta LSM secara tegas meminta pihak KPPG di Palu tidak segan-segan menjatuhkan sanksi berat hingga penutupan total jika terbukti melanggar standar berulang kali.

 

Laporan yang disampaikan oleh Ketua LSM Bumi Bhakti Tolitoli, Ahmad Pombang, bersama perwakilan wali murid TK Pembina, memuat rangkaian pelanggaran berat,v Nasi & 

Dan lauk belum matang sempurna disajikan selama dua hari, Makanan tidak higienis berisiko menyebabkan gangguan kesehatan pada anak-anak usia dini, Keluhan diabaikan tidak ada tindakan perbaikan cepat meski sudah dilaporkan sejak hari pertama, Pengawasan dinilai absen, Koorwil SPPG Tolitoli Fauzi dinilai melakukan pembiaran, Pelanggaran berulang menunjukkan masalah sistemik, bukan sekadar kelalaian individu


Dalam surat pengaduan yang diterima pihak layanan KPPG Palu, para pelapor menuntut, Kami meminta Kepala KPPG Palu selaku pimpinan regional MBG di Sulawesi Tengah untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menjatuhkan sanksi tegas kepada SPPG Baolan Tuweley serta pihak-pihak yang bertanggung jawab. Jangan sampai program mulia ini justru membahayakan anak-anak kita."

 

Tuntutan konkret yang disampaikan, Pemeriksaan langsung ke lokasi — tim KPPG Palu turun ke dapur SPPG Baolan Tuweley, Pemberhentian sementara operasional, hingga hasil pemeriksaan keluar, Sanksi tegas, mulai dari evaluasi, pergantian personel, hingga penutupan total, Tindakan terhadap Korwil & Kepala SPPG, Fauzi dan Andi Faisal diminta pertanggungjawaban, Transparansi hasil, masyarakat berhak mengetahui keputusan yang diambil

 

Informasi yang di himpun media ini, KPPG Palu sebelumnya telah menutup puluhan SPPG di Sulteng yang tidak memenuhi standar sanitasi, kebijakan konsistensi harus ditegakkan


Ahmad berharap pihak pengelola regional tidak menunda-nunda lagi dan menunjukkan bahwa standar berlaku sama untuk semua SPPG di seluruh Sulawesi Tengah. 

 

"Jika 51 SPPG di Sulteng bisa ditutup sementara karena belum memenuhi standar sanitasi, mengapa SPPG yang sudah terbukti menyajikan makanan belum matang dan berulang kali melanggar dibiarkan beroperasi?" Tegas Ahmad Pombang. Tim

×
Berita Terbaru Update