Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Longki Djanggola Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rumah Adat Minang, Pemuda Diminta Jadi Garda Terdepan Jaga NKRI

| 10:20 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-26T03:20:21Z

 


PALU, ALASANNEWS — Anggota DPR/MPR RI Drs. H. Longki Djanggola, M.Si kembali menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung menjelang siang tersebut digelar di Rumah Adat Minang dan dihadiri ratusan peserta. Sebagian besar peserta merupakan mahasiswa dari berbagai kalangan di Kota Palu.

Dalam kegiatan tersebut, Longki Djanggola menghadirkan Prof. KH. Zainal Abidin sebagai pembicara tunggal. Diskusi mengangkat sejumlah isu kebangsaan, termasuk peran pemuda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Prof. KH. Zainal Abidin menekankan bahwa pemuda harus berada di garis terdepan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya muncul dalam bentuk gerakan di dunia nyata, tetapi juga melalui ruang digital, termasuk media sosial.

Karena itu, pemuda dinilai perlu memiliki kemampuan berpikir kritis serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Pemuda harus berada di garis terdepan, termasuk menangkal gerakan separatis di media sosial,” ujar Prof. Zainal Abidin dalam pemaparannya.

Ia juga mengingatkan agar pembangunan daerah tidak hanya didasarkan pada kepentingan kedaerahan. Kepentingan bangsa dan negara harus tetap menjadi prioritas.

“Kita bangun daerah bukan mementingkan kedaerahan saja, tetapi mengutamakan kepentingan negara di atas segalanya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, nilai toleransi juga menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian. Prof. Zainal Abidin mengingatkan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, termasuk dalam kehidupan beragama.

“Nilai toleransi itu yang harus kita jaga sampai kapan pun agar NKRI tetap utuh, termasuk sendi perbedaan dalam kita memeluk agama,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan tertulisnya, Longki Djanggola mengajak mahasiswa untuk tetap kritis, jujur dan bertanggung jawab dalam menyikapi berbagai persoalan.

Menurutnya, derasnya arus informasi melalui media sosial membutuhkan kecerdasan dalam berpikir sebelum seseorang mengambil sikap atau menyebarkan informasi.

“Mahasiswa juga lewat dialog ini tetap harus kritis, jujur, bertanggung jawab. Apalagi cepatnya informasi media sosial sekarang membutuhkan kecerdasan berpikir dan mengambil sikap,” kata Longki dalam sambutan tertulisnya.

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan dialog bersama peserta. Forum ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan dan berdiskusi mengenai tantangan kebangsaan, toleransi, persatuan serta peran generasi muda dalam mempertahankan keutuhan NKRI.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI itu dipandu Ibrahim Lagandeng, yang juga merupakan Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi II bidang daerah.@gus


×
Berita Terbaru Update