Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Tolitoli Utus Asisten Hadiri Pemusnahan 305 Gram Sabu, Nilainya Tembus Rp458 Juta

| 11:28 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-06T04:28:20Z

 


TOLITOLI, ALASANnews.com— Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Tolitoli. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bersih mencapai 305,6483 gram, yang jika dihitung berdasarkan estimasi harga rata-rata Rp1,5 juta per gram, nilainya mencapai sekitar Rp458,47 juta.

Pemusnahan barang bukti tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Tolitoli dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tolitoli H. Amran Hi Yahya mengutus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat untuk menghadiri langsung pemusnahan barang bukti sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

Kehadiran perwakilan pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pihak terkait lainnya sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah terhadap langkah penegakan hukum dalam pemberantasan narkotika.

Barang bukti sabu yang dimusnahkan berasal dari puluhan perkara narkotika. Pemusnahan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku dan disaksikan oleh pihak-pihak terkait guna memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.

Selain sabu-sabu, Kejari Tolitoli juga memusnahkan sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara narkotika. Di antaranya alat hisap atau bong, plastik pembungkus, telepon genggam, pakaian serta berbagai atribut lainnya.

Proses pemusnahan dilakukan dengan metode berbeda sesuai jenis barang bukti. Sabu-sabu dilarutkan menggunakan cairan khusus hingga tidak dapat digunakan kembali. Sementara alat dan pembungkus dihancurkan secara fisik, sedangkan pakaian dan atribut berbahan kain dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli Ali Toatubun, S.H., M.H. menegaskan, pemusnahan tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat penegak hukum untuk memastikan barang bukti narkotika tidak kembali beredar di tengah masyarakat.

“Pemusnahan ini menunjukkan keseriusan kami agar barang bukti tidak kembali beredar di masyarakat. Kami terus berupaya menindak tegas para pengedar dan pelaku kejahatan narkotika demi menjaga masa depan generasi bangsa,” ujarnya.

Besarnya jumlah sabu yang dimusnahkan menjadi pengingat bahwa ancaman narkotika masih membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak. Bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat.

Kejaksaan Negeri Tolitoli pun mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi lingkungan masing-masing serta segera melaporkan apabila menemukan dugaan aktivitas peredaran narkotika.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tolitoli, dukungan terhadap pemberantasan narkoba menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan.


×
Berita Terbaru Update