Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wakili Bupati, Sukirnov Larete Buka Gebyar SMKN 1 Tolitoli: Tujuh Jurusan, Sejuta Karya Menuju Masa Depan

| 06:32 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-21T23:32:47Z

 


TOLITOLI, ALASANNEWS – Staf Ahli Bupati Tolitoli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Sukirnov Larete, S.H., mewakili Bupati Tolitoli secara resmi membuka Gebyar SMK Negeri 1 Tolitoli Tahun 2026, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman SMKN 1 Tolitoli tersebut mengusung tema “Satu Sekolah, Tujuh Keahlian, Sejuta Karya Menuju Masa Depan”. Tema ini mencerminkan komitmen sekolah dalam mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan keterampilan siswa agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha.

Pembukaan Gebyar SMKN 1 Tolitoli ditandai dengan pemukulan gong oleh Sukirnov Larete sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari.

Gebyar ini menjadi momentum penting bagi SMKN 1 Tolitoli untuk memperkenalkan berbagai hasil karya dan kemampuan peserta didik dari tujuh program keahlian. Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas peran sekolah sebagai SMK Pusat Keunggulan dan SMK Model di Sulawesi Tengah.

Ketua Panitia, Hi. Ruslan, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran, keterampilan, serta inovasi yang dikembangkan selama menempuh pendidikan di sekolah.

Menurutnya, melalui Gebyar SMKN 1 Tolitoli, masyarakat dapat melihat secara langsung potensi dan kemampuan siswa dari tujuh program keahlian yang dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja.

Selain menjadi ajang unjuk karya, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan vokasi sebagai jalur pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan terampil, mandiri, dan siap bersaing.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tolitoli, Mudasir, S.Pd., menyampaikan bahwa Gebyar SMKN 1 Tolitoli bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan antara sekolah dengan dunia industri dan dunia usaha.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka peluang lebih luas bagi peserta didik, baik untuk memasuki dunia kerja, mengembangkan usaha secara mandiri, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Kolaborasi dengan berbagai pihak, lanjutnya, menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan agar selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

Dalam sambutan Bupati Tolitoli yang dibacakan Sukirnov Larete, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Gebyar SMKN 1 Tolitoli Tahun 2026.

SMKN 1 Tolitoli dinilai memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dan kompeten melalui pendidikan berbasis keahlian.

Bupati juga mendorong para siswa untuk terus mengembangkan kreativitas, menghasilkan karya inovatif, serta meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di tengah perubahan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Pendidikan vokasi, menurut pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut, memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui penciptaan tenaga kerja terampil dan tumbuhnya wirausaha muda.

Karena itu, para siswa diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan peluang usaha melalui keterampilan yang diperoleh selama belajar.

Selama tiga hari pelaksanaan, Gebyar SMKN 1 Tolitoli Tahun 2026 diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pameran produk hasil karya siswa, lomba kompetensi, pentas seni, serta pameran kewirausahaan.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan kemampuan teknis sekaligus mengasah kreativitas, kepercayaan diri, dan jiwa kewirausahaan.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara sekolah, pemerintah, masyarakat, serta mitra industri dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kejuruan di Kabupaten Tolitoli.

Pembukaan Gebyar SMKN 1 Tolitoli turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Dinas Tenaga Kerja, Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf), perwakilan Polres Tolitoli, sejumlah kepala sekolah, serta mitra industri.

Melalui kegiatan ini, SMKN 1 Tolitoli diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda terampil, kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Tujuh program keahlian, sejuta karya, dan peluang masa depan menjadi semangat yang diusung SMKN 1 Tolitoli dalam memperkuat pendidikan vokasi sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Wahyu | Alasannews

×
Berita Terbaru Update