Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gerakan Nasional Anti Islamfobia (GNAI) Mengecam Penghargaan untuk Ashin WirathuI

Jumat, 20 Januari 2023 | 12:26 WIB | 0 Views Last Updated 2023-01-20T09:16:26Z




Jakarta - Alasannews.com- Sebagaimana yang telah tersebar di media baik nasional maupun internasional terkait penghargaan untuk “upaya luarbiasa demi Persatuan Myanmar” dan gelar kehormatan yang diberikan kepada Ashin Wirathu pada 3 Januari 2023 oleh Rejim Kudeta Junta Militer di Myanmar, Abdullah Al Katiri selaku Kordinator Presidium Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI) menyikapi beberapa hal sebagai berikut :

- Mengecam pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh anti-keberagaman, ultra-nasionalis, ekstrim sayap kanan atau kiri, intoleran, dan Islamofobik yang dapat menimbulkan disintegrasi antar warganya sendiri maupun bangsa bangsa atau komunitas lain.


- Senada dengan hal tersebut, GNAI secara terus-menerus menunjukkan sikap kontradiktif dan penentangan terhadap pelanggengan sikap dan perbuatan berdasarkan kebencian baik dalam retorika politik atau ucapan Islamofobis yang telah dilakukan baik sengaja maupun tidak disengaja oleh tokoh masyarakat maupun Pejabat Negara.

- Menghimbau Sekretariat ASEAN (Association of South East Asian Nations) dan Pemerintah Republik Indonesia untuk mengeluarkan nota protes, atau bahkan pencekalan/larangan perjalanan terhadap tokoh tersebut atau yang lainnya yang terbukti telah menyebarkan pesan kebencian dan anti-keberagaman.

-Bahwa GNAI akan mengajak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lain untuk turut dalam upaya penolakan dan pengecaman terhadad kelompok maupun tokoh-tokoh tertentu yang menggaungkan pesan-pesan kebencian yang dapat berdampak pada disintegrasi. ( 20/01/2023)

Menurut Abdullah Al Katiri untuk mendorong pesan-pesan kedamaian dan hubungan baik khususnya bagi komunitas negara-negara ASEAN agar hidup dalam harmoni keberagaman, toleransi dan penghormatan terhadap agama pungkasnya di akhir wawancara .

source : Anna
Editor : Gugun
×
Berita Terbaru Update