Penulis Suleman Dj. Latantu
ALASANNEWS Pemerintah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah melalui Dinas Kesehatan di tahun 2025 ini mulai membangun sebuah Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) dengan anggaran sebesar Rp15 miliar.
Lokasi pembangunan Labkesmas ini terletak di kelurahan Leok II, kecamatan biau berada di depan Bank Sulteng
Biaya pembangunan Labkesmas ini diketahui berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kode lelang 10044107000. Besaran pagu Rp 15 Milyar Pemerintah Kabupaten Buol tahun anggaran 2025.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol Gamar A.Lahamade Peletakan batu pertama pembangunan Labkesmas ini Gamar A Lahamade teknisnya pembangunan Labkesmas merupakan implementasi misi daerah yaitu menyediakan akses layanan kesehatan yang berkualitas, bermutu, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, ” Kata Kadis.
Dia berharap bahwa setelah gedung LABKESMAS ini selesai dibangun, dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat. Adanya Labkesmas masyarakat Kabupaten Buol tidak perlu lagi keluar kota untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, ” Ucapnya
Alhamdulillah di tahun 2026 Dinkes Kabupaten Buol akan mendapatkan bantuan Alkes peralatan laboratorium dari kementerian kesehatan RI
” Labkesmas (Laboratorium Kesehatan Masyarakat) ini berfungsi untuk melakukan pengujian dan analisis sampel kesehatan masyarakat
✓ Melakukan pengujian sampel kesehatan masyarakat, seperti sampel darah, urin, dan lain-lain.
✓ Menganalisis data dan hasil pengujian untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat.
✓ Melakukan surveilans penyakit dan kondisi kesehatan masyarakat untuk memantau dan mengendalikan penyebaran penyakit.
✓ Membantu pengendalian penyakit dengan melakukan pengujian dan analisis sampel untuk mengetahui penyebab penyakit.
✓ Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan dan pengujian laboratorium.
Labkesmas ini juga dapat berfungsi sebagai referensi untuk laboratorium lain di wilayah Kabupaten Buol. Dan tempat pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kesehatan serta sebagai tempat penelitian kesehatan masyarakat, ” Ungkap Kadis Kesehatan. Ungkap Sekretaris dinas
Sementara Bupati Buol Risharyudi Triwibowo mengatakan, Senin 4 Agustus 2025 pembangunan Labkesmas bukan hanya tentang pembangunan fisik sebuah gedung, tetapi merupakan langkah konkret dalam mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih akurat bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati saat peletakan batu pertama pembangunan gedung Labkesmas Kabupaten Buol pada Senin 14 Agustus 2025 11.00 WITA
"Laboratorium ini kelak akan menjadi pusat pemeriksaan, pengujian, dan deteksi dini terhadap berbagai penyakit, serta menjadi garda terdepan dalam pengendalian penyakit menular maupun tidak menular di daerah kita.
Dengan fasilitas yang lebih representatif dan teknologi yang memadai, kita berharap labkesmas ini akan mampu mendukung program kesehatan secara menyeluruh," ujarnya.
Pembangunan labkesmas ini kata Risharyudi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih profesional, modern, dan berbasis bukti ilmiah.
"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan ini.
Khususnya jajaran Dinas Kesehatan, mitra pembangunan, serta seluruh stakeholder yang terlibat," ujarnya.
Risharyudi mengingatkan, Pastikan kontraktor dan konsultan memperhatikan kualitas dan kuantitas dalam pengerjaan fisik bangunan laboratorium kesehatan masyarakat.
Pastikan bahan-bahan yang digunakan sesuai dengan standar. Dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas, bangunan fisik laboratorium kesehatan masyarakat dapat berfungsi dengan baik dan memberikan hasil daya tahan bangunan yang akurat.



