ALASANNEWS, PALU – Anggota Komisi II DPR RI/MPR RI, Drs. H. Longki Djanggola, kembali melaksanakan Pendidikan Demokrasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Jalan Elang, Kota Palu, Kamis pagi (6/2/2026).
Kegiatan pendidikan kebangsaan tersebut menghadirkan Prof. Zainal Abidin sebagai pemateri tunggal, dengan peserta yang didominasi oleh kalangan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palu.
Dalam sambutannya, Longki Djanggola menekankan pentingnya penguatan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—di tengah tantangan demokrasi dan derasnya arus informasi digital saat ini.
Ia mengingatkan, media sosial yang berkembang sangat pesat tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga menyimpan potensi ancaman berupa informasi hoaks, fitnah, dan provokasi yang dapat merusak persatuan bangsa.
“Sebagai warga negara yang cerdas, kita harus mampu memfilter setiap informasi yang beredar di media sosial. Jangan mudah percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang mengandung unsur fitnah dan hoaks,” tegas Longki di hadapan peserta.
Menurutnya, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai kebangsaan yang moderat, rasional, dan beretika.
Sementara itu, Prof. Zainal Abidin dalam paparannya mengulas secara mendalam makna Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menegaskan bahwa penguatan demokrasi harus berjalan seiring dengan karakter kebangsaan dan semangat persatuan.
Kegiatan pendidikan demokrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran politik, literasi digital, serta komitmen generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).@gus


