Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mengurai Capaian dan Tantangan Sulteng, Gubernur Anwar Hafid Sampaikan LKPJ 2025 di Depan DPRD

| 19:27 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-30T12:27:13Z

 


  • Gubernur H Anwar Hafid

ALASANNEWS, (Palu) – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. memaparkan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (30/3/2026). 


Di hadapan legislatif  Anwar Hafid menggaris bawahi dinamika pembangunan Sulawesi Tengah yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi impresif, namun tetap jujur mengakui adanya tantangan besar yang masih mengganjal.


Rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulteng, Arus Abdul Karim, ini menjadi momentum krusial bagi pemerintah daerah untuk mempertanggung jawabkan serangkaian kebijakan strategis yang telah dijalankan sepanjang tahun lalu.


Ekonomi Melaju, Kemiskinan Jadi Atensi


Dalam pidatonya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa secara makro, Sulawesi Tengah masih menjadi salah satu "mesin" pertumbuhan ekonomi nasional dengan angka pertumbuhan yang konsisten berada di atas rata-rata pusat. Indikator positif lainnya terlihat dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus merangkak naik.


Meski demikian, Gubernur tidak menutup mata terhadap realitas sosial. Ia menyebutkan bahwa tren penurunan angka kemiskinan memang terlihat, namun skalanya masih menjadi "pekerjaan rumah" (PR) besar bagi pemerintah daerah.


“Pembangunan tidak hanya soal capaian angka di atas kertas, tetapi bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke akar rumput,” tegas Anwar Hafid dengan nada lugas.


"Sembilan Berani" dan Intervensi Pendidikan


Implementasi program strategis bertajuk “Sembilan Berani” menjadi ruh dalam laporan gubernur kali ini. Di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah melakukan intervensi masif melalui bantuan pendidikan bagi puluhan ribu siswa di 13 kabupaten/kota.


Namun, Anwar Hafid memberikan catatan terkait transisi lulusan. Data menunjukkan bahwa dari 37.993 lulusan SMA/SMK pada tahun 2024, hanya sekitar 40 persen yang mampu melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. 


Hal ini memicu pemerintah untuk memperkuat pelatihan vokasional dan digitalisasi sekolah guna menyiapkan generasi muda yang siap kerja.


Transformasi Kesehatan dan Infrastruktur


Di sektor kesehatan, fokus utama diarahkan pada penguatan fasilitas kesehatan agar mampu menjadi rujukan berstandar tinggi, serta perluasan cakupan jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu.


Sementara itu, pada aspek infrastruktur dan energi, Pemprov mencatatkan progres signifikan:


Konektivitas: Peningkatan kualitas jalan di wilayah-wilayah strategis.


Elektrifikasi: Perluasan jaringan listrik desa yang kini menjangkau puluhan ribu kepala keluarga yang sebelumnya terisolasi dari akses energi.


Hilirisasi: Pengembangan kawasan ekonomi berbasis pertanian dan perikanan, termasuk penguatan komoditas unggulan seperti rumput laut.


Menutup penyampaian LKPJ tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan unsur Forkopimda yang hadir. Ia berjanji akan terus mendorong pola pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan program pembangunan berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh rakyat Sulawesi Tengah,” pungkasnya.***

×
Berita Terbaru Update