Alasannews.com | Pontianak – Peristiwa dugaan penembakan dan pembacokan yang disebut-sebut berkaitan dengan perselisihan antar pelaku peredaran narkoba terjadi di kawasan Gang Angket, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, pada Jumat dini hari hingga Sabtu subuh, 29–30 Mei 2026.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, seorang pria bernama (R) diduga mendatangi( A) di lokasi kejadian dan melakukan penembakan. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka tembak, masing-masing pada bagian dada dan paha.
Korban berinisial (A)diketahui mengalami luka tembak di bagian dada dan saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak. Sementara itu, Sidak mengalami luka tembak pada bagian paha dan juga mendapatkan perawatan di rumah sakit yang sama.
Usai kejadian penembakan, situasi di lokasi Tersebut sempat memanas. Tidak lama kemudian, Robet diduga mendapat serangan balasan berupa pembacokan oleh sejumlah orang yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.
Akibat serangan tersebut, inisial(R)dilaporkan mengalami luka dan melarikan diri dari lokasi. Ia kemudian diketahui menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Caritas Bakti.
Selain mendalami kronologi peristiwa, penyidik juga tengah menelusuri informasi yang menyebutkan bahwa Robet diduga sempat membuang senjata api yang digunakan dalam insiden tersebut.
Saat dikonfirmasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri mengatakan,Sabtu(29/5)"belum mendapat Informasi tersebut,"Ujarnya.aparat kepolisian.
Kapolresta Pontianak, Endang Tri Purwanto, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kasus tersebut masih berada dalam tahap penyidikan."Kami masih melakukan penyidikan."
Saat ini fokus kami adalah memastikan kondisi para pihak yang terlibat pulih terlebih dahulu sebelum dilakukan pemeriksaan secara mendalam," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menggelar konferensi pers resmi terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.
Belum adanya keterangan resmi secara lengkap membuat berbagai pertanyaan muncul di tengah masyarakat terkait motif kejadian, kronologi utuh peristiwa, serta status hukum para pihak yang terlibat.
Sementara itu, sejumlah awak media masih terus memantau perkembangan kasus dan menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian guna memperoleh informasi yang lebih lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,Media akan memperbarui pemberitaan secara detail dan intelektual.
(Tim - Liputan)
Editor/Redaksi*


