Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bertaruh pada Hujan, KTNA Desak Irigasi Perpipaan Segera Dibangun

| 08:11 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-05T01:11:03Z

 


TOLITOLI, alasannews.com,– Harapan petani di Kabupaten Tolitoli untuk meningkatkan produksi padi masih terkendala minimnya infrastruktur irigasi. Hamparan sawah seluas lebih dari 30 hektare yang dikelola Kelompok Tani Bololiong hingga kini masih mengandalkan air hujan pada setiap musim tanam.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tolitoli, Taufik, mengatakan ketergantungan terhadap curah hujan membuat tingkat keberhasilan produksi padi belum maksimal. Dalam kondisi normal, produktivitas lahan diperkirakan hanya mencapai sekitar 50 persen dari potensi yang dimiliki.

"Tanaman padi sangat bergantung pada ketersediaan air. Selama petani masih mengandalkan hujan, hasil panen sulit maksimal. Karena itu, pembangunan irigasi perpipaan menjadi kebutuhan yang sangat mendesak," kata Taufik, Minggu (5/7).

Menurut dia, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di satu lokasi, tetapi juga dialami sejumlah kawasan persawahan lain di Tolitoli. Akibatnya, petani menghadapi ketidakpastian setiap musim tanam, terutama saat curah hujan rendah.

Taufik berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jaringan irigasi perpipaan di hamparan sawah Kelompok Tani Bololiong. Ketersediaan air yang memadai dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung program swasembada pangan, khususnya beras.

"Kalau irigasi tersedia, produksi pasti meningkat. Petani akan lebih semangat mengolah lahannya karena risiko gagal panen bisa ditekan," ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan hasil panen juga akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani. Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan harus diawali dengan memastikan kebutuhan dasar petani, yakni ketersediaan air irigasi, dapat terpenuhi.

Taufik optimistis Tolitoli memiliki potensi besar menjadi salah satu daerah penyangga produksi beras di Sulawesi Tengah apabila pembangunan infrastruktur pertanian dilakukan secara berkelanjutan dan tepat sasaran. Ia berharap aspirasi petani segera mendapat perhatian agar lahan-lahan yang selama ini bergantung pada hujan dapat berproduksi secara optimal.

×
Berita Terbaru Update