Dahulu kala, potongan potongan wilayah ini menyatu dalam semangat. Menuntut dari Penjajah, kemerdekaan Indonesia. Kini, mereka mulai menuntut dari Indonesia. Kemerdekaannya masing-masing.
By, Prof Dr Ir Muhd Nur Sangadji DEA
Berbagai kejadian menyangkut relasi pemerintah dan masyarakat di era ini membuat saya menggeleng kepala. Terakhir, Kapolda Aceh diusir dari ruang publik oleh massa di Banda Aceh. Pemicunya tidak tunggal. Tapi secara umum, oknum rezim ini kurang belajar dari sejarah...., Bangsa ini dibangun dengan darah dan mayat leluhur kita. Tapi, dirusak oleh mereka yang mendapat mandat mengelola negara dengan ceroboh..
Selaku pendidik mata kuliah Pancasila, Kewarganegaraan, pendidikan Karakter dan anti korupsi selama lebih 30 an tahun sy prihatin. Dari sejarah kita tahu. Daud Beureueh, Kahar Muzakkar dan Kawilarang adalah contoh dari sengketa kebangsaan yg hadir rasa keadilan di negeri yang baru merdeka.
Sekarang, setelah 81 tahun kita merdeka, kita masih saja gagal belajar dari sejarah. Tentang bangsa yang beradab dan bermartabat. _Nation Character Building_ belum selesai. Leluhur kita merumuskannya dengan sentuhan langit dengan kalimat yang sangat agung.
"Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya."
Meris dan sedih..
Satu hari lagi kita peringati hari keramat, kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2026. Inilah momentum bendera merah putih dinaikan dengan hikmat. Tapi, baru saja kita saksikan bendera Merah putih itu diturunkan. Diganti dengan bendera Aceh Merdeka.
Di Papua juga terjadi. Kebalikan dari tindakan masa silam. Ketika bendera Belanda, Merah putih biru diturunkan. Dan, diganti oleh pejuang heroik dengan bendera merah putih. Bagaimana kalau menjadi inspirasi bagi semua wilayah..??
Maka, waspada dan antisipasi sebelum semuanya telah terlambat... Sebab, nanti ada saat dimana, senjata secanggih apapun, digenggam aparatur negara yg terlatih, tidak akan meletus saat hendak menembak rakyatnya sendiri...!


