ALASANnews.com, — Kebakaran yang terjadi di Kabupaten Tolitoli menyisakan duka dan kerugian besar. Empat rumah dilaporkan habis terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami rusak ringan.
Berdasarkan penjelasan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tolitoli Abdullah Haruna, sedikitnya 6 kepala keluarga dengan total 15 jiwa terdampak langsung akibat kebakaran tersebut.
Ironisnya, di antara warga terdampak terdapat seorang balita berusia 5 tahun, empat lansia, serta tiga anak sekolah yang terdiri dari satu siswa SMA dan dua siswa SMP.
EMPAT RUMAH LUDES
Empat rumah yang dilaporkan habis terbakar ditempati oleh:
Saadia (63 tahun) dan Amran (24 tahun) — 2 KK, 4 jiwa, termasuk 1 balita berusia 5 tahun dan 1 lansia.
Siti Salakea (60 tahun) dan Deni Rivandi (38 tahun) — 2 KK, 5 jiwa, termasuk 2 anak sekolah tingkat SMP dan SMA serta 1 lansia.
Samsudin (70 tahun) — 1 KK, 2 jiwa, keduanya lansia.
Edi Salakea (52 tahun) — 1 KK, 4 jiwa, termasuk 1 anak sekolah tingkat SMP.
Selain kehilangan tempat tinggal, kebakaran juga menyebabkan dua warga mengalami luka-luka, yakni Samsudin (70) dan Kartini (60).
SATU RUMAH RUSAK RINGAN
Sementara itu, satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Rumah tersebut dihuni oleh Ilyas Miu (50 tahun), Ismail Kasim (32 tahun), dan Mariam Igrisa (64 tahun).
Terdapat 3 KK dengan 7 jiwa yang terdampak. Di dalamnya terdapat seorang balita berusia 4 tahun, seorang anak berusia 6 tahun, dan seorang lansia berusia 64 tahun.
Total sementara, kebakaran ini berdampak pada 9 KK dengan 22 jiwa, jika seluruh penghuni rumah yang terbakar dan rumah terdampak rusak ringan dihitung.
Hal ini kembali menunjukkan betapa cepat sebuah musibah dapat menghilangkan tempat tinggal dan harta benda warga. Perhatian terhadap kebutuhan para korban, khususnya balita, anak sekolah, lansia, serta dua warga yang mengalami luka, kini menjadi hal mendesak.
BPBD Tolitoli bersama pihak terkait diharapkan memastikan penanganan para korban, mulai dari kebutuhan tempat tinggal sementara, makanan, pakaian, hingga kebutuhan anak-anak sekolah yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Dari catatan Alasannews bahwa, Musibah bukan sekadar angka. Di balik 4 rumah yang ludes, ada keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harus kembali memulai hidup dari nol.***


