TOLITOLI, AlasanNews – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah Keluarga Besar Alkhairaat di Kabupaten Tolitoli tidak sekadar menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah. Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid mengajak masyarakat menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam membangun daerah dan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H bersama Keluarga Besar Alkhairaat di MAS Alkhairaat Kalangkangan, Tolitoli, Jumat malam (4/9/2026).
Mengusung tema “Sholawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Indonesia”, kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan Barzanji, ayat suci Al-Qur’an serta tausiyah yang mengajak umat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Dalam hikmah Maulid, Gubernur menekankan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui sholawat, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku kehidupan sehari-hari.
“Sholawat untuk negeri merupakan wujud cinta kepada Nabi dan bangsa. Jadikan teladan Nabi untuk membangun Sulteng yang maju, beriman dan bertakwa,” ujar Anwar Hafid.
Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah seperti kejujuran, amanah, kasih sayang, persatuan dan kepedulian terhadap sesama sangat relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Sementara itu, Bupati Tolitoli H. Amran Hi. Yahya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah Muhammad SAW.
Ia berharap semangat Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan masyarakat melalui penguatan persaudaraan, kepedulian sosial dan keteladanan akhlak.
Peringatan Maulid tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tolitoli, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Tolitoli, jajaran Forkopimda serta sejumlah tokoh Alkhairaat dan tokoh masyarakat.
Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya peran nilai keagamaan dan tradisi Alkhairaat dalam kehidupan sosial masyarakat Tolitoli.
Pesan yang disampaikan Gubernur menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah bukan hanya soal infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan karakter masyarakat dan pemimpin yang berpegang pada nilai moral serta keteladanan Rasulullah SAW.


