Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kebakaran Marak di Palu, DPRD Desak Pemkot Perketat Pencegahan: Jangan Tunggu Api Membesar

| 14:19 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-21T07:19:32Z

 


PALU – Tingginya kejadian kebakaran di Kota Palu dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius. Pemerintah Kota Palu didesak meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berkepanjangan.

Desakan tersebut disampaikan Anggota Komisi B DPRD Kota Palu sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKS, Nurhalis Nur, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8/2026).

Nurhalis menilai upaya pencegahan harus diperkuat melalui edukasi yang lebih masif kepada masyarakat. Informasi mengenai berbagai potensi penyebab dan bahaya kebakaran dinilai perlu disampaikan secara luas dan berkelanjutan.

“Pemerintah juga perlu terus memberikan peringatan dan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai penyebab serta bahaya kebakaran. Edukasi tersebut harus dilakukan secara masif dengan melibatkan seluruh stakeholder,” ujar Nurhalis.

Menurutnya, edukasi tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah melalui sosialisasi terbatas. Camat, lurah, RT/RW hingga unsur masyarakat lainnya perlu dilibatkan agar pesan pencegahan kebakaran dapat menjangkau lebih banyak warga.

Nurhalis juga mendorong pemanfaatan rumah ibadah sebagai salah satu sarana penyampaian imbauan kepada masyarakat.

“Jika memungkinkan, imbauan dan edukasi pencegahan kebakaran juga dapat disampaikan melalui masjid dan rumah-rumah ibadah lainnya,” katanya.

Perhatian khusus, lanjut dia, juga perlu diberikan kepada lingkungan keluarga. Para orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama dalam penggunaan benda atau peralatan yang berpotensi memicu kebakaran.

“Orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya dalam penggunaan korek api, kompor, alat-alat listrik, dan berbagai peralatan rumah tangga lainnya yang berpotensi menimbulkan kebakaran apabila digunakan tanpa pengawasan,” jelasnya.

Selain faktor kelalaian di lingkungan rumah tangga, Nurhalis meminta Pemkot Palu memperketat pengelolaan dan penanganan sampah.

Sampah yang berserakan dan berada dalam kondisi kering dinilai dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kebakaran, terlebih saat kondisi cuaca panas dan kemarau.

Karena itu, menurut Nurhalis, pencegahan kebakaran tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran. Diperlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat.

“Dengan kesiapsiagaan, edukasi, pengawasan, serta pengelolaan lingkungan yang baik, kita dapat bersama-sama menekan risiko kebakaran di Kota Palu,” pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update