Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Untad Menjadi Barometer Perubahan, Melahirkan SDM Unggul Sulteng melalui Kepemimpinan Rektor The Inspiring Leader Prof. Amar

| 09:41 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-31T02:41:47Z

 


  • Rektor Untad Prof Amar Silaturahmi dengan Bupati Tolitoli, Dorong Peningkatan SDM Lewat Program RPL belum lama ini.(Ist)

Oleh: Elkana Lengkong, Redaktur Eksekutif


ALASANNEWS, PALU — Sumber daya manusia (SDM) unggul merupakan fondasi utama dalam menentukan arah kemajuan dan daya saing suatu daerah. 


Kekayaan sumber daya alam, besarnya investasi, serta pembangunan infrastruktur tidak akan memberikan manfaat optimal tanpa dukungan manusia yang berpendidikan, kompeten, berintegritas, dan mampu menciptakan inovasi. 


Dalam konteks inilah Universitas Tadulako (Untad) memiliki tanggung jawab strategis untuk melahirkan generasi berkualitas sekaligus menjadi barometer perubahan pembangunan Sulawesi Tengah.


Tanggung jawab tersebut menempatkan Untad bukan sekadar sebagai institusi pendidikan tinggi, melainkan pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, penciptaan inovasi, dan penghasil sumber daya manusia yang menjadi kekuatan masa depan daerah.


Komitmen itu menjadi bagian dari arah kepemimpinan Rektor Untad petahana, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., yang Jumat (30/10/2026) kembali menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Untad periode 2027–2031 setelah menyerahkan formulir pendaftaran ke panitia Pilrek Untad diterima Ketua Panitia Prof Dr Jusman Mansur M.Si


Keputusan sebagai Rektor petahana, maju kembali dalam Pilrek tahun 2027-2031 disampaikan Prof. Amar, bukan semata-mata untuk mempertahankan jabatan, melainkan sebagai bagian dari upaya melanjutkan visi dan misi membawa Untad menjadi perguruan tinggi berkualitas, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki daya saing di tingkat internasional.


Menurutnya, kepemimpinan universitas harus dibangun dengan komitmen sebagai The Inspiring Leader, yakni pemimpin yang mampu memberikan inspirasi, menggerakkan potensi kelembagaan, dan menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


"Fondasi utama kemajuan suatu daerah justru terletak pada kualitas manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, integritas, dan kemampuan menciptakan perubahan. Untad sebagai universitas hadir untuk itu," kata Prof. Amar kepada ALASANNEWS, Sabtu (31/10/2026), melalui WhatsApp.


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan manusia yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi pelaku utama perubahan.


Untad dan Masa Depan SDM Sulawesi Tengah


Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri utama di Sulawesi Tengah, Untad mempunyai posisi strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.


Dikatakan Sulawesi Tengah memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, energi, dan industri pengolahan.


"Namun, pemanfaatan seluruh potensi tersebut membutuhkan tenaga profesional yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, manajemen, serta prinsip pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan" ujar Prof Amar


Karena itu, kata Prof Amar, orientasi pendidikan tinggi harus mampu mempertemukan kebutuhan pembangunan dengan kompetensi lulusan. Mahasiswa tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga membutuhkan keterampilan praktis, kreativitas, karakter, kemampuan beradaptasi, dan keberanian mengambil peluang.


"Untad dituntut menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dalam dunia kerja sekaligus memiliki kapasitas menciptakan lapangan pekerjaan (job creator). Penguatan kewirausahaan, penelitian terapan, inovasi teknologi, dan pengembangan potensi ekonomi lokal menjadi instrumen penting untuk mewujudkan tujuan tersebut" ujar Prof Amar


Dengan pendekatan itu, lulusan Untad diharapkan tidak hanya menjadi tenaga profesional di berbagai sektor, tetapi juga tampil sebagai wirausahawan, peneliti, inovator, dan pemimpin yang memberikan kontribusi langsung terhadap kemajuan masyarakat.


Berani Cerdas, Investasi Masa Depan Generasi Brilian


Salah satu momentum penting dalam memperkuat kualitas SDM Sulawesi Tengah adalah sinergi Untad dengan Program Berani Cerdas yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.


Program ini bukan sekadar kebijakan bantuan pembiayaan pendidikan, melainkan investasi jangka panjang untuk membuka kesempatan lebih luas bagi putra-putri daerah dalam memperoleh pendidikan tinggi.


Hingga 2026, Program Berani Cerdas telah menjangkau 16.884 mahasiswa Untad. Dukungan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan menjadi wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan kesempatan pendidikan.


Bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, kebijakan tersebut memiliki arti penting. Anak-anak yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk melanjutkan pendidikan kini memperoleh peluang lebih besar untuk menggapai cita-cita akademiknya.


Di balik angka penerima manfaat tersebut, terdapat harapan ribuan keluarga agar generasi muda dapat menyelesaikan pendidikan, memperoleh pekerjaan yang layak, meningkatkan taraf kehidupan, dan kelak mengambil bagian dalam pembangunan daerah.


Namun, perluasan akses pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu akademik. Kesempatan memperoleh bantuan UKT perlu diikuti kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, fasilitas pendidikan, serta pembentukan karakter mahasiswa.


Di sinilah Untad memiliki peran menentukan. Kampus harus memastikan bahwa dukungan pembiayaan pendidikan benar-benar menghasilkan lulusan yang berkualitas, memiliki keahlian, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Kebutuhan tenaga profesional di Sulawesi Tengah juga semakin beragam, mulai dari guru, tenaga kesehatan, dokter, dokter spesialis, tenaga kefarmasian, insinyur, hingga berbagai tenaga ahli yang mendukung sektor strategis pembangunan.


Melalui pendidikan yang inklusif dan berkualitas, Untad bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mempunyai peluang besar menyiapkan generasi brilian yang akan menjadi pemimpin, akademisi, profesional, peneliti, serta penggerak ekonomi pada masa mendatang.


RPL Memperluas Akses Pendidikan Sepanjang Hayat


Komitmen Untad dalam meningkatkan kualitas manusia juga tercermin melalui pengembangan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).


Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki pengalaman kerja, pendidikan nonformal, maupun kompetensi tertentu untuk memperoleh pengakuan akademik sesuai ketentuan yang berlaku.


Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Untad berupaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi aparatur pemerintah dan masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi serta kapasitas profesional.


RPL menjadi pendekatan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Pengalaman dan kompetensi yang diperoleh seseorang melalui perjalanan pekerjaan dapat dipertimbangkan dalam proses pengakuan pembelajaran sesuai standar akademik.


Kebijakan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan sekolah menengah, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang telah memiliki pengalaman panjang dalam dunia kerja.


Semangat lifelong learning atau pembelajaran sepanjang hayat menjadi landasan penting dalam menghadapi perubahan kebutuhan kompetensi. Setiap individu harus mempunyai kesempatan untuk terus memperbarui pengetahuan dan meningkatkan profesionalitasnya.


Dengan demikian, Untad tidak hanya mempersiapkan generasi muda, tetapi turut memperkuat kualitas sumber daya manusia yang telah bekerja dan mengabdi di tengah masyarakat.


Kolaborasi Akademik sebagai Penggerak Pembangunan


Persaingan pendidikan tinggi pada era globalisasi menuntut perguruan tinggi membangun jaringan kerja sama yang semakin luas. Universitas tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah, dunia usaha, industri, lembaga penelitian, serta jaringan akademik nasional dan internasional.

Kolaborasi tersebut harus menghasilkan hubungan produktif antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembangunan.


Sulawesi Tengah membutuhkan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, mengembangkan perikanan, memperkuat industri pengolahan, mengoptimalkan pariwisata, serta memastikan pemanfaatan sumber daya alam tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.


Untad memiliki kapasitas akademik dan sumber daya intelektual untuk mengambil bagian dalam menjawab tantangan tersebut.


Melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan teknologi, dan kemitraan lintas sektor, hasil pemikiran para akademisi diharapkan mampu diterapkan dalam kehidupan nyata.


Penelitian tidak seharusnya berhenti sebagai dokumen ilmiah atau publikasi akademik, tetapi perlu menghasilkan inovasi yang meningkatkan produktivitas, memperkuat ekonomi lokal, dan memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat.


Perguruan tinggi yang memiliki reputasi kuat adalah institusi yang mampu menghubungkan keunggulan akademik dengan manfaat nyata bagi pembangunan.


The Inspiring Leader, Kepemimpinan yang Menggerakkan Transformasi


Sebutan The Inspiring Leader bagi Prof. Amar merepresentasikan harapan terhadap kepemimpinan yang mampu membangun optimisme, menghadirkan visi perubahan, dan menggerakkan seluruh potensi universitas menuju tujuan bersama.


Memimpin perguruan tinggi bukan pekerjaan sederhana. Tanggung jawabnya mencakup pengelolaan kelembagaan, peningkatan mutu akademik, pengembangan sumber daya manusia, penguatan penelitian, hingga kemampuan mengikuti perkembangan teknologi dan persaingan pendidikan tinggi global.


Karena itu, seorang rektor membutuhkan visi yang jelas, keberanian mengambil keputusan, kemampuan membangun komunikasi, serta konsistensi dalam menjalankan kebijakan.


Transformasi Untad harus menjadi agenda kelembagaan yang melibatkan seluruh sivitas akademika. Peningkatan kualitas dosen, penguatan penelitian, inovasi pembelajaran, transformasi digital, internasionalisasi, dan pelayanan pendidikan profesional merupakan fondasi untuk mewujudkan perguruan tinggi berdaya saing.


Keberhasilan kepemimpinan juga tidak cukup diukur melalui capaian administratif maupun pengakuan kelembagaan. Ukuran yang lebih substansial adalah perubahan yang dirasakan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta masyarakat luas.


Pemimpin yang menginspirasi adalah sosok yang mampu membangun sistem kelembagaan semakin kuat, menumbuhkan budaya akademik produktif, dan mempersiapkan generasi penerus untuk melanjutkan kemajuan institusi.


Dalam konteks Pilrek Untad 2027–2031, kesinambungan visi pembangunan universitas menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian seluruh pemangku kepentingan.


Untad Menjadi Barometer Perubahan Sulawesi Tengah


Membangun universitas pada hakikatnya merupakan bagian dari membangun peradaban manusia. Gedung, fasilitas, teknologi, dan prestasi kelembagaan memang menjadi indikator perkembangan, tetapi nilai terbesar perguruan tinggi terletak pada kualitas manusia yang berhasil dilahirkannya.


Ketika anak-anak daerah memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi, mahasiswa mampu menghasilkan inovasi, tenaga profesional meningkatkan kompetensi, dan penelitian akademik memberikan solusi bagi masyarakat, saat itulah universitas menjalankan fungsi strategisnya.


Untad memiliki peluang besar untuk semakin memperkuat posisi sebagai barometer perubahan pendidikan tinggi di Sulawesi Tengah.


Kepemimpinan Prof. Amar menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Tantangan ke depan adalah memastikan setiap capaian berkembang menjadi kemajuan berkelanjutan, terukur, dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun mendatang.


Sinergi dengan Program Berani Cerdas, perluasan akses melalui RPL, peningkatan kualitas akademik, transformasi digital, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan langkah strategis untuk membangun masa depan pendidikan Sulawesi Tengah.


Pada akhirnya, kemajuan daerah tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi, besarnya investasi, kekayaan sumber daya alam, ataupun kemegahan infrastruktur. Keberhasilan pembangunan sejati tercermin dari kemampuan manusia mengelola seluruh potensi tersebut secara cerdas, inovatif, berintegritas, dan bertanggung jawab.


Universitas Tadulako memiliki tanggung jawab sejarah untuk terus melahirkan generasi yang bukan sekadar menjadi penonton perubahan, melainkan tampil sebagai pelaku, pemikir, dan pencipta masa depan.


Universitas besar bukan hanya institusi yang memiliki fasilitas megah atau reputasi akademik tinggi. Lebih dari itu, universitas besar adalah lembaga yang mampu membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan, melahirkan pemimpin berkualitas, menciptakan inovasi, serta mengubah kehidupan masyarakat. Dari Tadulako untuk Indonesia dan dunia.

×
Berita Terbaru Update